Teman2
yang terhormat,
Beda
pendapat itu suatu yang biasa dan bahkan suatu keharusan, tidak perlu
over-reacted. Bayangkan jika dalam satu tim/institusi pendapatnya sama, berarti
hanya 1 yang harus dipertahankan, yang lain harus dipecat karena
mubazir......Inilah indahnya hidup yang selalu ada pro dan kontra, hehehe......
Komentar
saya, niat baik MM harus di-appreciate, tapi MM jangan tersinggung jika ada
yang mengkritik, ini berarti kita semua masih sayang MM UGM. Setiap orang wajib
memperbaiki attitude-nya masing2 yang dirasa kurang bagus. Bisa gawat kalo
mahasiswa yg diterima cuman bermodal tampang, duit dan hanya ingin show-off.
Makanya saringan MM UGM selain memperhatikan IQ, EQ juga perlu dipertimbangkan.
Pada akhirnya mahasiswa MM itu sendiri yang akan mempengaruhi reputasi dan
citra MM UGM.
Jika
semuanya diperbaiki gradually, maka saya yakin tidak akan ada lagi lulusan yang
suka ngeluh, sampai pekerjaan pun harus dicarikan oleh MM. Kalo pun iya, itu
hanya fasilitas, bukan suatu keharusan..........
Gak
perlu saling menyalahkan dan disalahkan. Mari yang jelek diperbaiki, yang bagus
ditingkatkan. Semua kritik dan saran ataupun feedback apapun harapnya diterima
jadi inputan untuk memperbaiki diri dan MM UGM.
Bravo
MM UGM
-----Original Message-----
From: Aena Hidayati [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Saturday, December 11, 2004
11:25 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Spam:RE: [mm-ugm]
Beasiswa MMUGM 2005 (Setengah hati?!)
Sebenernya saya punya uneg2 juga nih berkaitan dengan
beberapa kasus yang pernah ada di milis kita ini,
Kenapa hampir di tiap diskusi yang 'Booming' kesannya yang
memberi kritik menjadi pihak yang salah ya??? Bukannya semua kritik yang muncul
justru merupakan masukan berarti buat perkembangan MM kita ini???
Dan kenapa juga mba Asih jawabannya selalu jutek gitu?? Ato
karena trauma dengan kasus kita yang lalu soal 'karir day' itu ya?
Sehingga langsung membentengi diri...
Padahal akan lebih arif dan bijaksana (sebagai orang yang
dituakan..) kalo bisa memberi komentar yang justru mampu membuka
wawasan,memberi jalan keluar atau bahkan menyejukkan hati...
Yang dimaksud m.asih tentu hanya oknum2 mahasiswa
tertentu yang karena kekayaan ortunya bisa pamer2 baju di kampus, tesis
dibuatin orang lain,translate aja pake bayar sm orang lain,kerjaannya cuman
maen bilyard, kalo ada guest lecture duduknya paling buncit, etc...karena kalo
boleh jujur, sebagai salah satu mahasiswa yang waktu kuliah idupnya pas2an, ada
juga loh oknum pegawai kita yang milih2 mahasiswa tajir untuk dapet pelayanan
baik dari mereka...(mgk karena waktu itu saya ga bisa pake baju
modis...) sehingga bisa dikatakan memang para oknum ini hidupnya
saling mendukung.
Jadi tidak adil klo kita berkomentar berdasarkan segelintir
oknum mahasiswa atau segelintir oknum pegawai sehingga terkesan jadi jelek
semuanya.
-----Original Message-----
From: Sumardy Ma
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: 10 Desember 2004 11:11
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: RE: [mm-ugm] Beasiswa
MMUGM 2005 (Setengah hati?!)
saya sih tetap merasa bahwa point itu jangan dihapus dan tetap penting
yang perlu diklarifikasi adalah tidak mampu itu definisnya seperti apa
kalau dibandingkan dengan harvard, NTU etc ya bisa saja sih meskipun
tidak tepat 100%
mampu di sini sih saya melihat gini aja sederhana nya, kalau seseorang punya
penghasilan cukup sandang dan pangan tetapi tidak punya uang lebih tiap
bulannya untuk membayar kuliah anaknya maka ini tergolong tidak mampu
alias disposable incomenya 100% digunakan untuk consumption
ini sama saja dengan Sampoerna Foundation yang ngasih beasiswa juga ada
kriteria seperti itu tetapi kan dilihat secara relatif, ada teman saya yang
kerja dengan gaji cukup bisa beli ini itu tetapi tidak mampu untuk kuliah di
Kellogg yang butuh 2 M sampai lulus, nah mampu di indo tetapi untuk kuliah di
kellogg tidak punya yang berlebih hasil saving dan sisa disposable income, ya
terpaksa lamar beasiswa sampoerna foundation, bukan?
jadi menurut saya point nya tetap penting karena saya melihat banyak
talenta yang pinter2 tetapi sering terhambat karena ndak punya dana, buktinya
Sampoerna Foundation aja memberikan beasiswa tuk MM dan bukan hanya MBA
so kenapa harus dihilangkan? karena jangan sampai dihilangkan dan
justru membuat orang tertarik kuliah karena GRATISAN dan menganggap beban nya
lebih ringan wong gratisan
kalau pakai uang sendiri dalam hal tertentu kan ada beban karena you
earn the money and you spend the money on your own risk
sama aja seperti kalau ikut training (berdasarkan pengalaman), kalau
dibayarin perusahaan biasanya ya senin kamis alias datang juga ogah2an,
kalaupun ikut ya ngantuk2an, tetapi kalau pesertanya bayar sendiri itu berarti
since the first time memang orang tersebut sudah memiliki intention to learn
more
sama seperti kuliah, jadi bagi saya point itu tetap harus perlu untuk
mengurangi aji mumpung dan persepsi gratisan dan masalah mampu tidak mampu ya
masing2 orang harus sadar sendiri, kalau merasa punya additional saving ya
kenapa tidak memberi jalan untuk orang yang tidak punya cukup additional saving
untuk membayar kuliah? bersyukurlah atas apa yang kita miliki dan berikan jalan
untuk orang yang lebih membutuhkan (dengan persepsi relatif untuk definisi
mampu dan tidak mampu)
biar diskusi menarik, ya saya mengambil posisi point itu tetap harus
ada biar jadi satu setengah hati heheheheh
Dear all,
Wah topik mengenai beasiswa ternyata sampai sejauh
ini ya... Mungkin sebenarnya masalah yang tadinya ditilik hanya masalah
"surat keterangan tidak mampu". Ada baiknya semua kritikan dan usulan
yang masuk ditampung dulu untuk kemajuan bersama di kemudian hari karena saya
yakin semua kriktikan dan masukan tidak ada yang didasari dengan maksud jelek
malah mungkin didasari oleh rasa cinta yang sangat terhadp almamater.
Terus terang saja email dari mbak Asih saya fw ke
rekan2 kantor saya. Banyak banget yang tertarik Cuma ya itu "surat
keterangan tidak mampu" yang menjadi barrier. Ada pegawai yang biasa saja
di kantor yang ingin anaknya yang sudah lulus S1 ingin agar anaknya juga kuliah
s2,dia mampu (dalam arti pangan sandang papan), hanya dia belum mampu untuk
menyekolahkan anaknya di MMUGM.
Cuma usul aja... Kenapa option itu tidak
dihilangkan saja? Biarkan applicant bersaing berdasarkan kecerdasan dan potensi
akademik seperti halnya beasiswa-beasiswa yang diberikan oleh NTU, Nanyang atau
Harvard (bahkan UPH, Binus dan President university mampu ngasih biaya full).
Toh apllicant masih harus menanggung biaya hidup dan lainnya. Sehingga MMUGM
tidak terkesan hanya setengah hati. Tul gak?
Anyway, niat MMUGM patut diacungi jempol ditengah
terpuruknya pendidikan Bangsa.
Ahmad Eka Prasetia
Exe Jakarta II
Kerja di Jakarta
- kuliah sambil kerja, nggak pernah pake
translator nor jasa bikin thesis, nggak jago Bilyar, bikin thesis ampe puyeng -
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Saturday, December 11, 2004 5:15 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: RE: [mm-ugm] Beasiswa MMUGM 2005
(Setengah hati?!)
Lebih menyedihkan lagi karena masih banyak mhs
MMUGM yg kuliah dgn biaya sendiri (yang saya tau banget bukan biaya yang
murahhhhhh.....) tapi menyia-nyiakan banyak kesempatan: ke kampus cuma buat
kontes baju trendy, kalo ada tugas dgn materi bhs Inggris pilih cari tukang
translate drpd capek-2 nerjemahin sendiri (pdhl nilai TOEFLnya not too bad),
kalo ada Guest Lecture malah pilih duduk di belakang trus pada asyik ngobrol
sendiri-2, kalo ada acara klub gak pernah datang kalopun datang ya nasibnya
sama kayak guest lecture, jarang ke perpustakaan, ke SL paling cuma buat
bilyar, bikin tesisnya nyantai-2 aja (malah saya dengar ada yg sengaja pengen
lulus telat karena merasa Bokapnya sdh punya banyak duit), and finally ikutan
Career Days cuma buat "coba-2" ajha.. Duh, kaciaaan deh mhs MMUGM
Last but definitely not least:
Drpd berpikiran negatif dan mencela, it's better
if you try to do something for yourself, your almamater, and finally for your
country.
Thank you.
Asih Hardianti
Head of Office of Admissions, Student, and Alumni
Affairs-MMUGM Jl. Teknika Utara, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 511035-36,
562222, 515536 Faks. (0274) 564388
e-mail: [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED]
> haha ;)....semakin lucu aja komentar2nya
> Anyhow, kita tetep kudu memberi support sama
MM yang udah punya niatan
> baik meski 'hanya' memberi beasiswa spp SAJA.
Sesuatu yang baik (dan
> juga buruk sih...) berawal dari hal2 yang
kecil dan sedikit, apa lagi
> kalo baru tahun ini (maaf kalo saya salah..),
MM tercinta bikin
> beasiswa semacam ini. Siapa tau kedepannya
kita bisa memberi lebih,
> jadi sukuri saja niat baik 'kecil' ini
daripada tidak ada sama sekali.
> Siapa tau juga ada alumni MM yang udh sukses
dan mau nombokin sisa biaya
> lainnya, yang saya tau banget bukan biaya
yang murahhhhhh.....
>
>
>
> Cao,
>
> Aina batch33 reg.jogja tercinta
>
>
> -----Original Message-----
> From: Henry Salassa Go
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: 10 Desember 2004 4:15
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [mm-ugm] Beasiswa MMUGM 2005
(Setengah hati?!)
>
>
> Tambahan komentar:
>
> Kalo boleh menyimpulkan dari pepatah
tersebut, ada pepatah yang lebih
> tepat..yang berasal dari India..yang
berbunyi: TAK ADA ROTAN..RAM
> PUNJABI...
>
> ----- Original Message -----
> From: Herman HP <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Friday, December 10, 2004 10:39 AM
> Subject: [mm-ugm] Beasiswa MMUGM 2005
(Setengah hati?!)
>
> Cuma mau komentar sedikit saja...
> Saya tidak tahu apakah pemahaman saya tepat
apa tidak atas email Bp.
> Gatot S, khususnya pada bagian pepatah (saya
kutip di bawah dan diberi
> warna merah). Menurut yang saya ketahui
sewaktu sekolah dulu,
> pepatahnya adalah: "Tidak ada ROTAN,
AKAR-pun jadi". Akar merupakan
> pilihan kedua setelah rotan. Mungkin saya
salah menangkap maksudnya
> atau barangkali Bp. Gatot udah kelamaan
bergaul dg orang2 dari
> seberang.
>
> Salam,
> man's
>
> Gatot Soemartono
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
> .......
>
> Oleh karena itu, mereka (karena tidak mampu,
padahal yang terbaik)
> akan lebih baik mencari sumber/pemberi
beasiswa lainnya (yang bersedia
> menanggung semuanya). Tawaran MM-UGM tersebut
akan dijadikan pilihan
> terakhir (artinya: kalau tidak ada akar maka
rotan pun jadi).
>
> ........
>
>
>
>
>
> Suherman
>
>
> Sow a thought and you will reap an act
> Sow an act and you will reap a habit
> Sow a habit and you will reap a character
> Sow a character and you will reap a destiny
> <http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/tsmileys2/40.gif>
>
>
__________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
protection around
> http://mail.yahoo.com
>
> Tiap bulan akan dimuat pesan ber-subject
"Forum MM-UGM" yang berisikan
> penjelasan mengenai Forum MM-UGM ini.
> *** QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) IS OUR
TRADITION ***
>
>
>
>
> Tiap bulan akan dimuat pesan ber-subject
"Forum MM-UGM" yang berisikan
> penjelasan mengenai Forum MM-UGM ini.
> *** QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) IS OUR
TRADITION ***
>
>
>
>
> Yahoo! Groups Sponsor
>
> ADVERTISEMENT
> <http://us.ard.yahoo.com/SIG=129pghgpp/M=294855.5468653.6549235.300117
>
6/D=groups/S=1705000004:HM/EXP=1102748382/A=2455396/R=0/SIG=119u9qmi7/*http://smallbusiness.yahoo.com/domains/>
> click here
> <http://us.adserver.yahoo.com/l?M=294855.5468653.6549235.3001176/D=groups/S=:HM/A=2455396/rand=396732116>
>
>
> _____
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
> * To visit your
group on the web, go to:
> http://groups.yahoo.com/group/mm-ugm/
>
>
> * To
unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
> <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
>
>
> * Your use of
Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service
> <http://docs.yahoo.com/info/terms/>
.
>
>
>
Tiap bulan akan dimuat pesan ber-subject
"Forum MM-UGM" yang berisikan penjelasan mengenai Forum MM-UGM ini.
*** QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) IS OUR
TRADITION ***
Yahoo! Groups Links
Tiap bulan
akan dimuat pesan ber-subject "Forum MM-UGM" yang berisikan penjelasan
mengenai Forum MM-UGM ini.
*** QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) IS OUR
TRADITION ***
"Control Your Destiny or Some One Else Will"
Do you Yahoo!?
The all-new My Yahoo! - Get yours free!
Tiap
bulan akan dimuat pesan ber-subject "Forum MM-UGM" yang berisikan
penjelasan mengenai Forum MM-UGM ini.
*** QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) IS OUR
TRADITION ***
Tiap bulan
akan dimuat pesan ber-subject "Forum MM-UGM" yang berisikan
penjelasan mengenai Forum MM-UGM ini.
*** QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) IS OUR
TRADITION ***
Tiap bulan akan dimuat pesan ber-subject "Forum MM-UGM" yang berisikan penjelasan mengenai Forum MM-UGM ini.
*** QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) IS OUR TRADITION ***
Yahoo! Groups Links
|