Berbagai komentar dari alumni MM UGM sangat menarik. Bermula dari topik
"beasiswa" yang diberikan oleh MM-UGM kepada calon-calon mahasiswa MM UGM.
Diantara rekan-rekan ada yang menginginkan beasiswa yang ditawarkan oleh MM
UGM diberikan secara penuh "bukan setengah hati" yang meliputi tuition fee,
buku, photocopy, asuransi kesehatan dan seterusnya. Kalau bisa memang lebih
baik. Namun kita mesti melihat masalah tersebut dari sudut pandangan MM
UGM.

Saya setuju bahwa langkah yang diambil MM UGM dengan memberikan beasiswa
saat ini sudah merupakan langkah awal yang tepat yang bisa membantu
calon-calon mahasiswa MM UGM. Mudah-mudahan program seperti ini bisa lebih
dikembangkan di masa mendatang. Misalnya, MM UGM bisa melakukan kerja sama
dengan lembaga perbankan nasional dalam penyediaan kredit pendidikan
"education loan" yang nantinya bisa dicicil selama 5 - 10 tahun setelah
mahasiswa mendapatkan pekerjaan. Tentunya hal seperti ini bukanlah
persoalan yang mudah. Konon katanya, kredit mahasiswa sebagaimana
dikucurkan oleh Bank BNI beberapa tahun yang silam banyak yang tidak
tertagih.

Sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Pak Chandra Setiawan. Keberhasilan
seseorang lebih banyak ditentukan oleh dirinya sendiri. MM UGM sekedar
membantu membuka wawasan kita dan bukan penentu keberhasilan kita. Kita
selayaknya harus mawas diri, melakukan perbaikan kemampuan diri secara
terus menerus baik belajar sendiri melalui pergaulan sehari-hari, atau
mengikuti post graduate program, executive education, peningkatan jaringan
nett working dan sebagainya. Saya kira sikap demikian jauh lebih bermanfaat
daripada sekedar menuntut dan menyalahkan lembaga MM UGM.

Saat kuliah Organizatioan Behavior (OB) yang disampaikan oleh Pak
Djamaluddin Ancok sepuluh tahun yang silan, dalam menghadapi suatu
"kegagalan" terdapat 2 (dua) tipe manusia, yaitu mereka yang "inward
looking" dan "outward looking". Mereka yang bertipe "outward looking"  akan
selalu menyalahkan pihak yang berada di luar dirinya akibat kegagalan yang
menimpah dirinya. Saat seorang pemasar tidak mampu mencapai target
penjualan yang dibebankan kepadanya, mereka yang bertipe "outward looking"
akan menyalahkan kondisi ekonomi, kebijakan pemerintah mencabut subsidi
BBM, situasi ekonomi dan politik yang tidak menentu, tindakan pesaing yang
lebih gencar mempromosikan produknya dan seterusnya. Sebaliknya, seorang
yang bertipe "inward looking" justru akan selalu mawas diri, menelaah apa
yang telah diperbuat dan apa yang seharusnya diperbuat, apa yang salah dan
apa yang mesti diperbaiki sehingga yang bersangkutan tidak dapat mencapai
target yang dibebankan kepadanya. Dengan berpandangan "inward looking"
seorang individu akan terus menerus melakukan perbaikan diri. Lebih
positive saya kira.

Ketidakpuasan terhadap lembaga MM UGM - saya kira lebih karena ketidak
sabaran hati kita dalam menghadapi hidup. Mungkin kita terlalu menuntut
akibat harapan kita setelah lulus MM UGM terlalu tinggi (misalnya) yang
sampai saat ini target harapan yang kita set-up saat mau masuk kuliah MM
UGM belum tercapai. Atau bisa jadi, kritik kita selama ini justru merupakan
wujud cinta kasih kita kepada MM UGM. Semakin besar cinta kasih kita, maka
biasanya semakin banyak tuntutan dan perhatian kita, karena kita tidak
ingin MM UGM (seperti halnya pasangan yang kita cintai) jatuh dan terlindas
lembaga lain.

Banyak diantara kita yang menganggap sekolah MM sebagai tiket "jalan
pintas" meraih sukses. Bukan demikian. Sukses mesti diraih dengan kerja
keras, kesabaran dan keteguhan hati. Memang tidak mudah. Untuk memiliki
bisnis sendiri, kadang kita mesti sabar untuk mengorbankan keinginan
membeli kendaraan pribadi, kadang kita mesti bekerja hingga dini hari,
mengabaikan rasa capek yang hinggap di badan. Namun itu-lah yang mesti kita
lakukan untuk meraih cita-cita dan mimpi yang kita dambahkan. Percayalah,
kerja keras, ketekukan dan kesabaran yang kita lakukan akan memberikan
"hasil panen" yang melimpah ruah. Paling tidak akan menempah diri kita
sebagai pribadi yang tangguh, tak mudah menyerah oleh keadaan.

Mudah-mudah dengan terbentuknya kepengurusan Kagama MM dalam waktu dekat
ini akan banyak membantu kita - para alumni MM UGM. Semoga.

Regards
T. Arsono
MM UGM - Angkatan 12






**********************************************************************
PT Petrosea Tbk.
www.petrosea.com

This email and any files transmitted with it are confidential and
intended solely for the use of the individual or entity to whom they
are addressed. If you have received this email in error please notify
the system manager.

This footnote also confirms that this email message has been swept by
MIMEsweeper for the presence of computer viruses.

www.mimesweeper.com
**********************************************************************






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$4.98 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/Q7_YsB/neXJAA/yQLSAA/ExDolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Tiap bulan akan dimuat pesan ber-subject "Forum MM-UGM" yang berisikan 
penjelasan mengenai Forum MM-UGM ini.
*** QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) IS OUR TRADITION *** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mm-ugm/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke