Mungkin bermanfaat
Jackeline Margareta <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Jackeline Margareta <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
To: [EMAIL PROTECTED]
From: Jackeline Margareta <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Thu, 5 May 2005 19:46:34 -0700 (PDT)
Subject: [sman4jkt] Yang Perlu Diketahui - PENTING!!!
> yg perlu diketahui- PENTING !
>
> ' kali aja kalo ada yang belom pernah dapet e-mail
ini , Penting banged
buat kita kita '
>
>
> 1. BOTOL PLASTIK
>
>
> Mungkin sebagian dari kita mempunyai kebiasaan
memakai dan memakai
> ulang botol plastik dan menaruhnya di mobil atau
dikantor. Kebiasaan ini
> tidak baik, karena bahan plastic botol (disebut juga
sebagai
> polyethylene terephthalate or PET) yang dipakai di
botol2 ini,
mengandung
> zat2 Karsinogen (atau DEHA).
> Botol ini aman untuk dipakai 1-2 kali saja,jika anda
ingin memakainya
> lebih lama, tidak boleh lebih dari seminggu, dan
harus ditaruh di tempat
> yang jauh dari matahari. Kebiasaan mencuci ulang
dapat membuat lapisan
> plastik rusak dan zat Karsinogen itu bisa masuk ke
air yang kita minum.
Lebih
> baik membeli botol air yang memang untuk dipakai
ber-ulang2, jangan
> memakai botol plastik.
>
>
> 2. PENGGEMAR SATE
>
>
> Kalau Anda makan sate, jangan lupa makan timun
setelahnya. Karena
> ketika
> kita makan sate sebetulnya ikut juga karbon dari
hasil pembakaran
> arang
> yang dapat menyebabkan kanker. Untuk itu kita punya
obatnya yaitu
> timun
> yang disarankan untuk dimakan setelah makan sate.
Karena sate
> mempunyai
> zat Karsinogen (penyebab kanker) tetapi timun
ternyata punya
> anti
> Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun setelah
makan sate.
>
>
> 3. UDANG DAN VITAMIN C
>
>
> Jangan makan udang setelah Anda makan Vitamin C.
Karena ini
> akan
> menyebabkan keracunan dari racun Arsenik (As) yang
merupakan proses
> reaksi
> dari Udang dan Vitamin C di dalam tubuh dan
berakibat keracunan yang
> fatal
> dalam hitungan jam.
>
>
> 4. MIE INSTAN
>
>
> Para penggemar Mi Instan, pastikan Anda punya selang
waktu paling
> tidak 3
> (tiga) hari setelah anda mengkonsumsi Mi Instan,
jika Anda
> akan
> mengkonsumsinya lagi. Dari Informasi kedokteran,
ternyata tedapat
> lilin
> yang melapisi mi instan.Itu sebabnya mengapa Mi
Instan tidak lengket
> satu
> sama lainnya ketika dimasak. Konsumsi Mie Instan
setiap hari
> akan
> meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti
kanker. Seseorang,
> karena
> begitu sibuknya dalam berkarir sehingga tidak punya
waktu lagi
> untuk
> memasak, sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi
Mi Instan setiap
> hari.
> Akhirnya dia menderita kanker. Dokternya mengatakan
bahwa hal
> ini
> disebabkan karena adanya lilin dalam Mi Instan
tersebut. Dokter
> tersebut
> mengatakan bahwa tubuh kita memerlukan waktu lebih
dari 2 (dua) hari
> untuk
> membersihkan lilin tersebut. Ada seorang pramugari
SIA (Singapore Air)
> yang
> setelah berhenti dan kemudian menjadi seorang Ibu
rumah tangga,
> tidak
> memasak tetapi hamper selalu mengkonsumsi Mie Instan
setiap kali dia
> makan.
> kemudian akhirnya menderita kanker dan meninggal
karenanya.
> Jika kita perhatikan Mi China yang berwarna kuning
yang biasa ditemukan
> di
> pasar, dari hasil pengamatan, mi yang belum dimasak
tersebut akan
> terlihat
> seperti berminyak. Lapisan minyak ini akan
menghindari lengketnya
> mi
> tersebut satu dengan lainnya. Mi Wonton yang masih
mentah
> biasanya
> ditaburkan tepung agar terhindar dari lengket.
Ketika tukang masak
> akan
> memasak mi, dia memasaknya pertama-tama dalam air
panas,
> kemudian
> dibilas/ditiriskan dengan air dingin sebelum dimasak
dengan air
> panas
> lagi. Memasak dan meniriskan dengan cara ini akan
dapat
> menghindari
> lengketnya mi tersebut satu sama lainnya. Tukang
masak memberikan
> minyak
> dan saos pada mi tersebut agar tidak menjadi lengket
ketika akan
> dikonsumsi
> secara kering (tanpa kuah). Aturan masak dalam
membuat Spaghetti
> (Mi
> Italy), akan dibutuhkan minyak dan mentega yang
ditambahkan terlebih
> dahulu
> pada air rebusan Spaghetti untuk menghindari
lengketnya pasta tersebut.
>
>
> 5. BAHAYA DIBALIK KEMASAN MAKANAN
>
>
> Kemasan makanan merupakan bagian dari makanan yang
sehari-hari
> kita
> konsumsi. Bagi sebagian besar orang, kemasan makanan
hanya sekadar
> bungkus
> makanan dan cenderung dianggap sebagai "pelindung"
makanan.
> Sebetulnya
> tidak tepat begitu, tergantung jenis bahan kemasan.
Sebaiknya
> mulai
> sekarang Anda cermat memilik kemasan makanan.
Kemasan pada
> makanan
> mempunyai fungsi kesehatan, pengawetan, kemudahan,
penyeragaman,
> promosi
> dan informasi. Ada begitu banyak bahan yang
digunakan sebagai
> pengemas
> primer pada makanan, yaitu kemasan yang bersentuhan
langsung
> dengan
> makanan. Tetapi tidak semua bahan ini aman bagi
makanan yang dikemasnya.
> Inilah ranking teratas bahan kemasan makanan yang
perlu anda waspadai:
>
>
> a. Kertas.
>
>
> Beberapa kertas kemasan dan non-kemasan (kertas
Koran dan majalah)
> yang
> sering digunakan untuk membungkus makanan,
terdeteksi mengandung
> Timbal
> (Pb) melebihi batas yang ditentukan. Di dalam tubuh
manusia, timbal
> masuk
> melalui saluran pernapasan atau pencernaan menuju
sistem peredaran
> darah
> dan kemudian menyebar ke berbagai jaringan lain
seperti ginjal, hati,
> otak,
> saraf dan tulang. Keracunan timbal pada orang dewasa
ditandai dengan
> gejala
> 3 P, yaitu Pallor (pucat), Pain (sakit) & Paralysis
(kelumpuhan).
> Keracunan
> yang terjadi pun bisa bersifat kronis dan akut.
Untuk terhindar
> dari
> makanan yang terkontaminasi logam berat timbal,
memang susah-susah
> gampang.
> Banyak makanan jajanan seperti pisang goreng, tahu
goreng dan tempe
> goreng
> yang dibungkus dengan koran karena pengetahuan yang
kurang dari si
> penjual.
> Padahal bahan yang panas dan berlemak mempermudah
berpindahnya
> timbal
> makanan tsb. Sebagai usaha pencegahan, taruhlah
makanan jajanan tersebut
> di
> atas piring.
>
>
> b. Styrofoam
>
>
> Bahan pengemas Styrofoam atau Polystyrene telah
menjadi salah satu
> pilihan
> yang paling populer dalam bisnis pangan. Tetapi,
riset terkini
> membuktikan
> bahwa styrofoam diragukan keamanannya. Styrofoam
yang dibuat dari
> Kopolimer
> Styren ini menjadi pilihan bisnis pangan karena
mampu mencegah
> kebocoran
> dan tetap mempertahankan bentuknya saat dipegang.
Selain itu,
> bahan
> tersebut juga mampu mempertahankan panas dan dingin
tetapi tetap
> nyaman
> dipegang, mempertahankan kesegaran dan keutuhan
bahan yang dikemas,
> biaya
> murah, lebih aman, serta ringan. Pada Juli 2001,
Divisi Keamanan
> Pangan
> Pemerintah Jepang mengungkapkan bahwa residu
styrofoam dalam makanan
> sangat
> berbahaya. Residu itu dapat menyebabkan Endocrine
Disrupter (EDC),
> yaitu
> suatu penyakit yang terjadi akibat adanya gangguan
pada
> sistem
> Endokrinologi dan reproduksi manusia akibat bahan
kimia Karsinogen
> dalam
> makanan.
>
> Disunting dari beberapa sumber.
> JADILAH SAHABAT BAGI ORANG LAIN YG SELALU
MENGINGATKAN AKAN KEBAIKAN.
> KIRIMKAN TULISAN INI KEPADA SEBANYAK MUNGKIN KEPADA
SAHABAT ANDA.
>
>
>
> Regards,
pierre warouw
Discover Yahoo!
Get on-the-go sports scores, stock quotes, news and more. Check it out!
http://discover.yahoo.com/mobile.html
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/i8TXDC/5WnJAA/HwKMAA/e3qrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
=======================================
IMAN ILMU AMAL SMA 4 JAYA !!!
Website: http://esema4.freeservers.com/
Website: http://portal.ictusu.org/sma4/
=======================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/sman4jkt/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Yahoo! Mobile
- Download the latest ringtones, games, and more!
Tiap bulan akan dimuat pesan ber-subject "Forum MM-UGM" yang berisikan penjelasan mengenai Forum MM-UGM ini.
*** QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) IS OUR TRADITION ***
Yahoo! Groups Links
http://groups.yahoo.com/group/mm-ugm/
[EMAIL PROTECTED]
