Kalo sya kebetulan sudah ada lengganan ( tapi kan kalo nyumbang nggak perlu
di iklankan kan? ).Kalo melalui forum ini kita mengumpulkan sumbangan juga
bagus .Mungkin ada yang mau mengkordinir ? Mungkin pak Hanif ? saya siapa
membantu , hub saya di 0811963640 saya siap ( jadi kita tidak hanya menyebar
nyebar email saja ).

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of
hanif-mantiq
Sent: Wednesday, July 27, 2005 10:18 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [mm-ugm] HENTIKAN BERI UANG KEPADA ANAK JALANAN


Apa teman2 hanya bisa menyebarkan email ini saja, apa yang 
telah dibantu untuk mereka???????




On Wed, 27 Jul 2005 10:33:39 +0800
  "Bekti, Agus" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Teman2, komentar saya sebagai berikut :
> 1.    Demi masa depan anak2 jalanan , saya setuju program 
>ini. Seperti
> juga mendidik anak2 kita sendiri apakah kita akan terus 
>menerus memberi?
> bagaimana mereka akan berjuang untuk mereka sendiri , 
>mempertahankan hidup
> mereka ,mengarungi hidup yang sulit apalagi seperti 
>jaman seperti sekarang
> ini.
> 2.    Sumbangan sebaiknya diberikan kepada yayasan 2 , 
>rumah singgah yang
> jelas dengan para pengelola yang betul2 mendedikasikan 
>diri untuk anak2 ,
> bukan yayasan yang melegitimasi penggunaan anak2 jalanan 
>sebagai salah satu
> cara mencari duit.
> 3.    Satu hal lagi , sejak pemerintahan Habibi sampai saat 
>ini, saya
> perhatikan kurang gencarnya kampanye Keluarga Berencana 
>( mungkin saya
> salah? kurang informasi ? ). Akibatnya jumlah anak 
>jalanan makin banyak ,
> selain karena krisis ekonomi, juga karena para penduduk 
>yang kurang
> beruntung ( dibawah poverty line ) , tidak segan2 
>beranak banyak ( saya kira
> ada banyak contoh, mereka juga tidak punya uang untuk 
>kontrasepsi ). Anak
> banyak kalo besar jadi SDM negara yang memberikan 
>kontribusi thd pembangunan
> ( untuk yang produktif ) ..that's great, tapi kalo jadi 
>benalu?, jadi beban
> negara? Coba kita lihat sama2 di TV pas ada kerumunan 
>manusia di sebagian
> kota dan desa, paling banyak? anak2 kecil dan bayi2 yang 
>digendong
> ....lucu....sampai 5 tahun? masih lucu..trus kalo yang 
>besarnya nggak
> sekolah atau sekolah pas2an ...... trus jadi apa? tonton 
>saja di derap
> hukum, buser ,TKP, delik..dan acara2 kriminal lain2 di 
>TV..mau dibiarkan
> terus?
> 
> Nah saya menunggu komentar Bapak bapak dan Ibu2 serta 
>teman2 para
> intelektual dan yang saya yakin  ikut bertanggung jawab 
>terhadap bangsa dan
> negara ini.
> Indonesia ketinggalan dari negara2 tetangga lho pak, 
>bu...
> 
> Majulah bangsaku .
> -----Original Message-----
>From: [email protected] 
>[mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Adi
> Satrio
> Sent: Wednesday, July 27, 2005 8:28 AM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Cc: [email protected]
> Subject: [mm-ugm] HENTIKAN BERI UANG KEPADA ANAK JALANAN
> 
> 
> Banyak pihak dan yayasan yang telah mencoba menolong 
>mereka dengan
> memberikan sekolah gratis, makanan gratis dan rumah 
>singgah bagi 
> mereka.
> 
> Namun mereka tetap kembali ke jalan. Mengapa ? Karena 
>Uang Anda! 
> 
> 
> Karena setiap hari mereka memperoleh "uang gampang" 
>paling sedikit
> Rp.25.000,- itu berarti dalam sebulan mereka bisa 
>memperoleh Rp.
> 750.000,- Jumlah yang cukup besar, tidak heran mereka 
>memilih untuk
> tetap di jalan. 
> 
> 
> Tapi jika dibiarkan, 10-20 tahun lagi mereka akan tetap 
>berada 
> Dijalanan dan bisa jadi menjadi preman yang tinggal di 
>jalan dan melahirkan
> anak-anak kurang mampu dan yang tidak berpendidikan. Ini 
>akan menjadi
> lingkaran setan di negara kita. 
> 
> 
> Mereka bukannya tidak punya pilihan lain, apa yang bisa 
>kita lakukan
> agar mereka tidak berada di jalanan lagi ? 
> 
> 
> 1. BERHENTI MEMBERIKAN UANG KEPADA MEREKA!!! 
> 
> 
> Dengan begitu kita menolong mereka dari resiko-resiko 
>berbahaya serta
> memberikan kesempatan kepada mereka untuk menyambut 
>uluran tangan
> yayasan dan melakukan hal-hal yang berguna untuk masa 
>depannya kelak. 
> 
> 
> Lewat tindakan kita dan kesempatan yang kita berikan, 
>kita secara tidak
> langsung sedang memulihkan hak-hak asasi anak menurut 
>Konvensi hak anak
> PBB (diratifikasi Keppres RI No. 36/1990) :
> 
> - Hak untuk hidup
> 
> - Hak untuk tumbuh dan berkembang
> 
> - Hak untuk memperoleh perlindungan
> 
> - Hak untuk berpartisipasi 
> 
> 
> Dengan kita berhenti memberikan "uang gampang" berarti 
>kita telah
> menjadi sukarelawan pasif dalam usaha pemulihan hak 
>asasi anak. Di satu
> sisi kita kasihan melihat mereka namun jika kita memberi 
>uang maka
> mereka akan tetap seperti itu dan tidak mau menyambut 
>uluran tangan 
> Dari yayasan2 yang berniat membantu mereka. Di sisi lain 
>dengan tidak
> memberikan uang maka kita berharap masa depan mereka 
>akan lebih baik
> dari sekarang ini. 
> 
> 
> Informasi tambahan : tanggal 5 Desember telah ditetapkan 
>sebagai Hari
> Volunteer sedunia. Dalam rangka memperingati hari 
>tersebut, pada 
> tanggal 5 Desember 2004, PBB dalam hal ini UNV (United 
>Nations Volunteer)
> melakukan kampanye di Jakarta untuk keperdulian terhadap 
>anak jalanan
> dengan tema "Stop Beri Uang, Beri Kami Kesempatan". 
>Dengan harapan
> kampanye ini mengubah paradigma masyarakat terhadap 
>pemberian kepada
> anak jalanan serta menggalang para sukarelawan yang 
>mendukung kampanye
> tersebut. 
> 
> 
> <http://www.stopberiuang.or.id> 
>http://www.stopberiuang.or.id 
> <http://www.unv.org> http://www.unv.org 
> 
> 
> 2. DUKUNG USAHA MEREKA 
> 
> 
> Berikan reward kepada semangat bekerja dan berusaha. 
>Sebisa mungkin,
> meskipun akan ada selisih harga, belanjalah kebutuhan 
>anda kepada
> usaha-usaha yang dikelola oleh mereka. Anggaplah selisih 
>harga ini
> sebagai sedekah untuk mereka. Lebih ekstrim lagi, 
>belanjalah kepada
> mereka meskipun anda tidak terlalu membutuhkan 
>barangnya. Hal ini 
> Sekali lagi jauh jauh lebih baik daripada sekedar 
>memberikan "uang gampang" 
> kepada anak jalanan. 
> 
> 
> 3. DUKUNG YAYASAN-YAYASAN SOSIAL 
> 
> 
> Stop berikan "uang gampang", alihkan dana anda kepada 
>yayasan-yayasan
> sosial yang anda percayai untuk mengelola uang bantuan 
>anda secara 
> Lebih terorganisir. Ini juga akan lebih baik. 
> 
> 
> 
> 4. SEBARKAN KAMPANYE INI 
> 
> 
> Berpartisipasilah dalam penyebaran pesan ini. Tulis dan 
>sebarkanlah di
> forum-forum dan milis-milis yang relevan atau 
>diskusikanlah hal ini
> dengan teman-teman anda atau segala macam bentuk 
>penyebaran lain. 
> 
> 
> "Mari kita selamatkan dan bangun bangsa kita menjadi 
>bangsa yang sehat,
> cerdas, dan maju" - SMS Broadcast dari Presiden RI 
>tanggal 28 Juni 2005.
> 
> 
> 
> Tiap bulan akan dimuat pesan ber-subject "Forum MM-UGM" 
>yang berisikan
> penjelasan mengenai Forum MM-UGM ini.
> *** QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) IS OUR TRADITION 
>*** 
> 
> 
> 
>  _____  
> 
> YAHOO! GROUPS LINKS 
> 
>       
> *      Visit your group " mm-ugm 
><http://groups.yahoo.com/group/mm-ugm> "
> on the web.
>  
> 
> *      To unsubscribe from this group, send an email to:
>  [EMAIL PROTECTED]
> <mailto:[EMAIL PROTECTED]> 
>  
> 
> *      Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! 
>Terms of Service
> <http://docs.yahoo.com/info/terms/> . 
> 
>  _____  
> 
> 

============================================================================
============
Akses Internet TELKOMNet-Instan beri Diskon s.d. 50 % khusus untuk wilayah
Jawa Timur.
Informasi selengkapnya di www.telkomnetinstan.com atau hub 0800-1-INSTAN
(467826)
============================================================================
============ 




Tiap bulan akan dimuat pesan ber-subject "Forum MM-UGM" yang berisikan
penjelasan mengenai Forum MM-UGM ini.
*** QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) IS OUR TRADITION *** 
Yahoo! Groups Links



 



Tiap bulan akan dimuat pesan ber-subject "Forum MM-UGM" yang berisikan 
penjelasan mengenai Forum MM-UGM ini.
*** QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) IS OUR TRADITION *** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mm-ugm/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke