Yang nyaman dirasakan adalah, stand mereka di basement mall malioboro dg
pramuniaga mahasiswa bergaya cool dan santai menjual kaos-nya seharga 35rb
sampai 45rb, berdampingan dg pedagang sepanjang malioboro yang menjual kaos
dari harga 10rb sampai 30rb- tentu dg kualitasnya berbeda- (meski sbg
pemilik 'brand' namun hidup tenang berdampingan dg 'plagiat'- biar pembeli
yang memilih? what a such nice business
----------------------------------------------------------------------------
--------------- 
Semua berawal dari main-main. Begitu jawaban yang akan selalu terlontar jika
kita menanyai 25 mahasiswa sebagian belajar arsitektur di UGM yang membidani
kelahiran Dagadu Djokdja. Sebelumnya mereka memang sudah tampak
ubyang-ubyung karena sama-sama punya minat di bidang kepariwisataan,
perkotaan dan tentu saja rancang grafis. Kesamaan minat itulah yang kemudian
membuat mereka segera mengiyakan ketika mendapat tawaran untuk membuka kios
kaki lima di Malioboro Mall yang dibuka pada awal tahun 1994. Mereka
kemudian berembug dan patungan sesuai kemampuan kantong mahasiswa. Dan
dengan modal itulah yang cukup pas-pasan mereka nekat memproduksi
cinderamata alternatif Djokdja yang berupa oblong, gantungan kunci, gambar
tempel, dan pernak-pernik lainnya. Pilihan nama Dagadu bermula dari salah
seorang di antara mereka yang mengumpat dalam bahasa slang Djokdja : dagadu!
(baca: matamu). Umpatan itulah yang memberi inspirasi nama merk dagang
produk cinderamata mereka sesaat sebelum mereka berjualan. Akhirnya, DAGADU
resmi menjadi merk produk cinderamata alternatif yang dijual di Malioboro
Mall ini. Untuk menunjukkan lokalitas dari mana cinderamata itu berasal,
ditambahilah kata Djokdja setelah Dagadu. Sementara itu pemakaian ejaan lama
pada kata Djokdja dimaksudkan untuk memberi muatan nilai historis kota
Jogjakarta. Sejak awal kelahirannya, Dagadu Djokdja sudah memposisikan diri
sebagai produk cinderamata alternatif dari Djokdja. Sebuah cinderamata,
tentu saja akan mengeksplorasi semangat dan khasanah budaya lokal. Selain
praktis dan ringan sebagai syarat fungsionalnya, cinderamata juga harus
menjadi benda kenangan. Dengan kata lain, selalu ada cerita dibaliknya, ada
keunikan yang dibawanya. Djokdja selalu menjadi tema sentral produk Dagadu
Djokdja. Everything about Djokdja. Ya tentang artefaknya, bahasanya, kultur
kehidupannya, maupun peristiwa keseharian yang terjadi di dalamnya.
Sementara itu terminologi alternatif digunakan untuk membedakan produk
Dagadu Djokdja dengan cinderamata lain dengan karakteristik sebagai berikut
:
»       Memberi bingkai estetika pada hal-hal keseharian yang dianggap
sederhana dan remeh.    
»       Mengungkapkan gagasan dengan gaya bermain-main yang mudah dipahami.

»       Memberi penekanan pada aspek keatraktifan melalui bentuk-bentuk
sederhana yang mencolok.        
»       Memilih citra fabrikan ketimbang craft atau kerajinan, baik melalui
material yang digunakan maupun unsur-unsur desain dari pemilihan warna
hingga finishing.       
Cinderamata alternatif dari Djokdja yang aseli bikinan Dagadu Djokdja tak
lain adalah cinderamata dengan citra SMART, SMILE AND DJOKDJA. 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hfm19io/M=362343.6886682.7839641.1493532/D=groups/S=1705000004:TM/Y=YAHOO/EXP=1122970686/A=2894354/R=0/SIG=11qvf79s7/*http://http://www.globalgiving.com/cb/cidi/c_darfur.html";>Help
 Sudanese refugees rebuild their lives through GlobalGiving</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

Tiap bulan akan dimuat pesan ber-subject "Forum MM-UGM" yang berisikan 
penjelasan mengenai Forum MM-UGM ini.
*** QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) IS OUR TRADITION *** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mm-ugm/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke