Dikompas ditulis jumlah pengangguran (miskin ?) kita mencapai 54 juta orang !!
Total Utang LN Sudah US$ 134,85 M Total jumlah utang luar negeri Indonesia sudah mencapai US$ 134, 85 miliar, terdiri dari US$ 80,86 miliar berasal dari utang pemerintah dan sekitar US$ 53 miliar merupakan utang swasta nasional. Hal ini yang menyebabkan peran Indonesia di internasional sering dianggap sebelah mata (kalau bukan dianggap sepele), akibat pemerintahan Indonesia yang kurang tanggap terhadap masalah utang ini. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Perkumpulan Prakarsa Binny Buchory dalam diskusi tentang utang RI di Jakarta, kemarin. "Pemerintah kita masa bodoh dan tidak memiliki komitmen penyelesaian utang-utang tersebut. Padahal, dari jumlah tersebut, sebesar US$ 41 miliar adalah utang ke Paris Club, dan setiap tahunnya Indonesia harus membayar cicilan US$ 7 miliar hingga tahun 2010." Binny menambahkan, Indonesia mestinya belajar dari Nigeria dalam menyelesaikan utangnya karena Juni 2005 negara di benua Afrika itu mendapatkan pemotongan utang 67 persen dari Paris Club, atau berarti ada penghapusan US$ 15,5 miliar. Nigeria telah bekerja keras dengan program National Economic Enpowerment and Development Strategist (NEEDS), yakni program yang fokus pada pengurangan kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja. Program tersebut terdiri dari antikorupsi dan perbaikan keuangan publik, restrukturisasi pelayanan pensiun, disiplin fiskal melalui comodity price based fiscal rule, artinya, pendapatan dari penjualan minyak mentah dimasukkan dalam cadangan pendapatan negara. Dia mengatakan Indonesia harus bekerja keras untuk memiliki kemauan, karena penyelesaian masalah utang merupakan masalah visi serta komitmen. Indonesia juga harus berupaya membuat satu bentuk proposal, seperti NEEDS, agar kreditur dapat memberikan pemotongan atau penghapusan utang Indonesia. Sementara di Indonesia angka kemiskinan penduduk justru diprediksi akan meningkat seiring meningkatnya jumlah penduduk serta tingginya tingkat inflasi seperti saat ini. Tingkat inflasi di dalam negeri selama ini cukup tinggi, hingga mencapai 8 persen, yang kemudian hanya turun sedikit menjadi 7,8 persen. "Memang bisa diprediksi, dengan inflasi seperti itu jumlah angka kemiskinan mungkin akan tetap atau bahkan mungkin meningkat sedikit," kata Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sri Mulyani Indrawati usai peluncuran buku "Proyeksi Penduduk Indonesia 2000-2025" yang disusun oleh Bappenas, Badan Pusat Statistik, dan Lembaga Kependudukan PBB di Jakarta. (WASPADA) Salam, ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> <font face=arial size=-1><a href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hrgd8mr/M=362131.6882500.7825259.1493532/D=groups/S=1705000004:TM/Y=YAHOO/EXP=1123055520/A=2889190/R=0/SIG=10r90krvo/*http://www.thebeehive.org ">Put more honey in your pocket. (money matters made easy) Welcome to the Sweet Life - brought to you by One Economy</a>.</font> --------------------------------------------------------------------~-> Tiap bulan akan dimuat pesan ber-subject "Forum MM-UGM" yang berisikan penjelasan mengenai Forum MM-UGM ini. *** QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) IS OUR TRADITION *** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/mm-ugm/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
