WAWANCARA Dr. Laurence Adolf Manullang (05)
Reshuffel Kabinet Perlu
Ketua Umum Himpunan Institut Keuangan, Akuntansi dan Manajemen Dr. Laurence A. Manullang, yang juga Ketua STIE–IBEK Program Pascasarjana dan Strata I yang diminta tanggapannya seputar ekonomi Indonesia yang mengalami kesulitan dan solusi pemerintah dalam pemecahannya mengatakan perlu dilakukan reshuffel kabinet.
Pakar dan top eksekutif keuangan dunia yang baru saja kembali dari lawatannya di Amerika Serikat, diwawancarai Tokoh Indonesia, Rabu 7/9/2005. Berikut petikannya:
Menurut Anda, bagaimana posisi perekonomian Indonesia saat ini?
Posisi perekonomian Indonesia sedang mengalami turbelent. Dengan rupiah melemah ketitik nilai tukar Rp. 11.000,00 per US$1, harga minyak naik US$70 perbarrel, potensi inflasi membayangi, hutang luar negeri sangat berat ($80 miliar), bunga dan cicilannya ditambah bencana alam yang bertubi-tubi, memang Indonesia sedang mengalami ujian berat,
Mengatasi anjloknya rupiah, bagaimana Anda melihat 4 solusi yang diformulasikan pemerintah?
Saya rasa itu solusi komprehensif, walaupun tidak disebut shock therapy. Karena apabila Menteri Teknis peka memantau check list yang diemban padanya, sebenarnya semua itu adalah masalah operational. Menteri itu adalah manager yang peranannya sangat strategis. Menteri harus mampu membagi waktu untuk melaksanakan rutinitas tanggung jawabnya, mencakup mensetting up sasaran, memberdayakan potensi mencapai sasaran itu dan mengelola ketidakpastian.
Menurut Anda, apakah managerial know how para Menteri belum sampai pada fungsi sebagai pengelola ketidakpastian?
Belum, mereka itu baru mampu mengelola rutinitas. Pradigma, management ini telah bergeser, disamping para manager mampu menggambarkan objective dan road map operational yang diserahi padanya dia harus mampu mengembangkan solusi pada masalah ketidakpastian, artinya wilayah ketidakpastian itu harus diterobos.
Misalnya, apa menurut Anda?
Misalnya, kenaikan BBM $70 per US1. Saya rasa trend ini dapat dianalisa. Irak dengan hanya 970 oil wells adalah penghasil minyak kedua, dibanding dengan Saudi Arabia dengan 13770 oil wells menempati rangking pertama. Irak sekarang lumpuh dan minyak mereka dikuasai oleh AS. AS sibuk menimbun cadangan minyak. Semua bekas pertambangan yang sudah ditutup di AS diisi dengan cadangan minyak. Cadangan minyak AS on shore di Alaska, dan off shore di pantai barat tidak dikutik-kutik. Maksudnya, agar harga minyak dituntun naik bahkan ke US$100/barrel memaksa semua negara di dunia tunduk pada AS. Terbukti pada saat Gulf Mexico dihantam badai katarina 78% dari seluruh fasilitas yang ada di kawasan itu pupus tapi harga minyak di AS tidak mengalami kepanikan. Karena AS mengeluarkan cadangannya. Melihat trend ini, Menteri kita harus sudah mendesign diterrent economy (penangkal) dengan memberikan insentif pada perusahaan minyak bagi hasil/oil explorer, untuk meningkatkan produksi minyak kita. Juga dengan sungguh-sungguh menerapkan good governance ditubuh Pertamina.
Menurut Anda, apakah sudah sepantasnya harga minyak di Indonesia harus dinaikkan kembali?
Menurut hitungan angka-angka memang seharusnya dinaikkan. Di Indonesia memang harga minyak masih relatif rendah. Coba bandingkan harga premium saat ini Rp. 2400, minyak tanah Rp. 2200, dan minyak solar Rp.2100 per liter dengan Bangladesh Rp.6600 (40 taka) setelah dinaikkan 17% baru-baru ini, Ceko– Rp.12750, Jepang Rp.12300, Canada Rp.9525 per liter untuk premium.
Dengan kenaikan harga minyak US$70/barrel sekarang ini subsidi minyak kita meningkat dari Rp.76,5 trilliun menjadi Rp.136 trilliun.
Jadi, Anda setuju harga minyak itu dinaikkan segera?
Namun, pasar memiliki jiwa perilaku (market behaviour) kalau Pemerintah terlalu memaksakan dari atas tidak tepat waktu dan percentase kenaikannya, malah pasar akan menanggapi dengan bias dan bisa menghasilkan akibat yang lebih fatal. Coba bayangkan, hasil kenaikan kompensasi BBM bulan Maret 2005 yang lalu masih belum sampai ke tujuan. Rakyat banyak bingung-bingung. Pemerintah selalu mempermainkan konsep “akan”.
Telah dicanangkan bahwa 12824 desa diseluruh Indonesia yang akan menerima Rp. 250 juta per desa, kenyataannya banyak desa yang belum menerima padahal sudah 6 bulan kenaikan itu diberlakukan.
Juga program sektorium baru siap mendesign sasaran kompensasi subsidi BBM – Rp. 10.2 triliun. Padahal rakyat menantikan aktualisasi bukan mendengar retorika “akan”. Barangkali, para Menteri itu tidak menguasai pekerjaan yang diserahkan pada mereka, yang mereka tahu adalah rapat, dining, travelling dan tidak mampu menggerakkan tenaga expert di departemennya masing-masing.
Tentu saja, kenaikan demi kenaikan harga BBM, kalau hasilnya tidak kena sasaran pada waktunya bagaimana rakyat bisa menerima kenaikan berikutnya. Rakyat akan melemah sedang negara bisa kuat bila rakyatnya kuat.
alau begitu, Anda sependapat dengan SBY kalau kenaikan BBM diputuskan setelah hasil subsidi BBM Maret yang lalu dinikmati rakyat lebih dulu?
Setuju. Harga BBM dinaikkan, tapi implementasinya, salurkan hasil kompensasi subsidi BBM yang lalu ke sentra-sentra kemiskinan. Agar kenaikan harga BBM cepat, percepatlah penyaluran kompensasi subsidi BBM tersebut. Jangan berputar-putar keliling.
Bagaimana pendapat Anda tentang reshuffel kabinet khususnya tim ekonomi?
Seperti saya jelaskan tadi, pasar punya jiwa. Jiwa itu harus dibangunkan dan disentak. Kalau anggota kabinet ini juga yang memproklamirkan kebijakan baru, pasar tidak akan menanggapi dengan cepat. Tapi kalau reshuffle dilaksanakan, apalagi tim ekonomi ini adalah sosok-sosok ahli yang pasar tidak pernah perhitungkan sebelumnya, pasar akan shock. Shock period pasar cukup beberapa jam saja, tidak perlu satu hari, disitulah menu perbaikan dikumandangkan dan langsung disosialisasikan dengan membumi. Jadi koordinasi perlu, sama halnya seperti strategi yang dipakai tentara menduduki daerah invasi.
Jadi perlu di reshuffle.
Apakah Anda tidak melihat JK Wakil Presiden yang memimpin Golkar akan tidak menerima keputusan presiden untuk mereshuffel kabinet sebagai pemegang hak prerogatif menempatkan dan memberhentikan personal kabinet?
SBY & JK dari dulu selalu bekerja harmonis, saling mengisi, sejak mereka berada di kabinet Megawati dan Gus Dur. Mereka sudah sangat tahu bahu membahu mengatasi kemelut multidimensional. Tapi pada saat tertentu seorang Panglima itu diharuskan menunjukkan leadershipnya dengan mengambil alih tingkat komando dalam keadaan darurat. JK akan menerima situasi tertentu. SBY telah membuka PO BOX 9949 dan sms 9949 dan telah dihunjuk tim ahli menganalisa message itu berdasarkan itu SBY mengambil sikap. SBY bukan pilihan partai lagi, SBY-JK pilihan rakyat. Jadi walaupun Partai Demokrat hanya 7% menangkan Pemilu, tapi SBY-JK pilihan rakyat. Biar SBY melaksanakan wish rakyat itulah.
Apakah menurut Anda perlu dipilih tim ekonomi yang satu aliran atau mazhab?
Itu dulu, melancarkan kordinasi dan kerjasama, seperti Widjojoeconomics, (Berkeley’s matzhab), UI matzhab, UGM, Keynes, Harvard, Chicago, dll.
Sekarang ini paradigma telah bergeser dari uniformity pada multidimentional. Ekonomi tidak bisa terlepas dari lingstra global, regional, national, dimana isu dan tantangan harus dihadapi dengan multi approaches dan strategi serta on continuous planning/strategic process and diagnosis yang implementable dan manageable serta accountable. Jadi tim ekonomi ini sebaiknya jangan memposisikan diri pada mazhab tertentu. Ekonomi ini luas memerlukan pemikiran dan solusi yang akomodatif, inspiratif, kreatif, integratif, komprehensif, proaktif serta sinergis, dan semua ini dapat dipetakan didalam pendekatan dan kerangka manajerial management frame and concept and approaches yang luas dan lentur.
Bagaimana pendapat Anda tentang tindak kejahatan yang dilakukan oleh pemain valas ?
Itu keterlaluan, mereka menggoncang rupiah dengan transaksi US$100 milliar dollar waktu sangat pendek, tentu rupiah goncang-gancing dong. Dulu tahun 1997/98, hanya US$4 miliar dipompakan Soros ke pasar Indonesia selama 2 hari, langsung rupiah anjlok Rp.16.000, apalagi ini US$100 miliar. Perlu ditindak semuanya pemain itu dengan hukuman seberat-beratnya.
Apakah Anda bisa berkomentar mengenai hutang luar negeri yang berat bunga dan cicilannya?
Hutang Indonesia $80 miliar itu, para diplomat keuangan kita harus ditingkatkan keterampilan diplomasinya. Diusulkan, hutang itu jadi debt swap atau written off sebagaimana Nigeria berhasil perlakukan. Kenapa Indonesia yang terkenal pintar ngomong, tidak berhasil mengusahakan cicilan/bunga itu dipompakan ke pasar akan berdampak besar sebagai multiplier effector bagi ekonomi rakyat, yang pada gilirannya membuka market pada para kreditor, tinggal bagaimana meyakinkan kreditor.
Apakah Anda melihat adanya pengalihan perhatian dari masalah pemberantasan korupsi ke masalah rupiah dan mereshuffle kabinet itu?
Tidak. Pemberantasan korupsi ini jalan terus. Tapi jaringan partisipatif infra struktur bagi KPK, dan Tipikor harus dibangun secara komprehensif integralistik.
Anda baru kembali dari AS, mohon kesediaan Anda menyentuh sedikit RUU AS 2601 mengenai Papua.
Isu itu merupakan dorman problem kita kalau masalah ini tidak ditangani dengan bijak. Resolusi 2601 tertanggal 22 Juli 2005 itu, untuk diundangkan agar Papua diperlakukan secara khusus kalau tidak pisah dari NKRI, dengan 315 setuju, 78 tidak setuju merupakan resiko potensial yang sangat rawan. Kita harus tahu Presiden AS harus melaksanakan UU, walaupun secara pribadi erat hubungannya dengan individu negara manapun. Konstitusi AS mengijinkan Presiden mengambil tindakan kepada negara manapun yang melakukan pelanggaran HAM, peraturan global termasuk menawan kepala negaranya seperti Ortega dari Panama, Saddam Husein dari Irak, Marcos dari Phillipines. Jangan pAndang enteng akan soal RUU ini.
Bagaimana Anda melihat dampak Hurricane Katarina di AS?
AS negara superpower nampaknya tidak berdaya melawan murka Allah. Mereka sekarang membuka pintu untuk siapa saja atau negara mengirim bantuannya, Indonesia berencana mengirimkan 40 dokter sebagai bantuan. AS sedikit-dikitnya sadar bahwa ada yang lebih berkuasa dari mereka yaitu ALLAH.
AS telah membantu kita masalah tsunami, biar kita ikut juga bantu AS. New Orleans yang tenggelam sangat mengenaskan. Disamping 40 dokter yang akan kita kirim dihimbau diberikan juga uang atau obat-obatan ke Red Cross mereka, bantuan dana US$ 25.000 dari Bangladesh, AS sangat menghargainya.
Kalau dikirim US$ 20 juta dollar dari Indonesia kepada mereka akan tertolong. Dari mana uang itu suruh Caltex mengirimkan dana tersebut atas nama Indonesia biar dipotong dari porsi mereka dimasa yang datang sebagai kontraktor bagi hasil (production sharing contractor). ►e-ti => Lanjut <pertamina.shtml>
Manajemen Korupsi di Indonesia
Pemberitaan korupsi di Indonesia tidak berhenti walaupun ada sekelompok tertentu manuvering mengalihkan perhatian ke isu yang lain. Nampaknya SBY konsisten pada komitmennya. Hanya saja jangan biarkan SBY sendirian pasang badan, sementara yang mengelilinginya berjalan di tempat, menanggapi setengah hati, bahkan berusaha memadamkan.
Karena memang kekuatan pada koruptor itu dahsyat, apa saja mereka bisa lakukan sebab mereka memiliki instrumen dan mata rantai yang sangat kuat merekrut private intelligent counter, preventive, serangan balik, melingkar, melambung, mengapit maupun frontal attack dan built in strategy, insideration terhadap rencana strategi pemerintahan dipandang sangat handal.
Dapat dibayangkan negara-negara yang menghalalkan segala uang influx dari manapun asal-usulnya seperti Mauritus, Bahamas, Nassau, Panama, Vanuatu, Bermuda, mereka sudah kuasai dan menempatkan dana hasil korupsi ex Indonesia dengan sangat aman, manakala peluang telah tercipta dengan memelajari lingkungan strategis di Indonesia uang itu akan dimasukkan ke Indoensia sebagai investasi, dan apabila masuk dalam banking system maka uang tersebut akan tercuci (money loundry) alias halal.
Kelompok koruptor ini memburu momentum untuk berperan dalam kebijakan ekonomi baik langsung ataupun tidak langsung. Interpretasi hukum dan penegakan hukum di intervensi, pungutan-pungutan liar disebarsuburkan pada proses distribusi barang impor dan ekspor. Perhitungan lead times dan just in time manajemen di mandulkan hanya sebagai wacana bukan untuk diaplikasikan.
Pelaku bisnis yang tergabung dalam KADIN menempatkan korupsi sebagai penyebab menghancurkan performance pengusaha Kadin (88%), penegakan hukum (91%), masalah pajak (84%), birokrasi (84%), ketenagakerjaan (64%), keamanan (51%). Kadin memandang masalah keamanan menempati urutan ke V sedang dikedepankan media bahwa security adalah penghalang utama yang dihadapi oleh Kadin. Sebenarnya korupsi, penegakan hukum dan masalah pajak, birokrasi adalah ibarat sarang laba-laba yang menggurita kegiatan bisnis anggota Kadin yang sewaktu-waktu dapat melumpuhkan.
Kadin mengadakan press release bahwa US$80 milliar uang asal Indonesia di parkir di Singapura. Agar uang itu kembali harus ada kerjasama Indonesia dan Singapura mengekstradisi koruptor. Pemerintah RI dan Singapura saat ini sedang mengadakan negosiasi.
Padahal sebenarnya, ekstradisi ini sudah dapat dilaksanakan segera setelah Perjanjian Ekstradisi dengan enam (6) negara ASEAN ditandatangani pada tanggal 10 Desember 2004. Singapura menganut sistem hukum Anglosaxon dimana perjanjian itu sudah cukup kuat untuk dilaksanakan bilamana Pemerintah mendapat ratifikasi dari DPR-RI.
Tapi suatu proses lagi diciptakan untuk memperpanjang proses baru yaitu menjalin kerjasama yang lebih komprehensif dengan Singapura dan pada saat perjanjian itu nanti disetujui baru sebagai draft uang $80 miliar tersebut sudah sempat dialihkan menguap ke financial centres yang lain. Melalui built in strategy ini dengan tanpa disadari para pengambil kebijakan kita telah disebarkan virus untuk merusak jaringan solid yang sudah terbangun dengan mantap.
Tidak kalah pentingnya Convention Against Corruption PBB dapat juga dijadikan acuan, dimana melalui international agreement, asset hasil korupsi dapat dikembalikan pada country origin, termasuk ekstradisi dan mutual assistance in crime matters, transfer of proceedings, transfer of sentenced persons, and joint investigation. Sedang korupsi dalam negeri harus dilihat dari manajemen dengan pendekatan komprehensif, analitis, dan melibatkan budayawan, pemimpin agama, informal leaders dan pendidikan dengan tugas multifariat memberantas, menguatkan dan menangkal praktik korupsi tersebut.
Hukum Indonesia adalah praduga tidak bersalah juga perlu ditinjau secara meluas menjadi Pembuktian terbalik walaupun KPK sudah memiliki roh Pembuktian terbalik itu.
Negara seperti Hongkong menerapkan Pembuktian terbalik dalam kebijakan negara yang berjudul Prevention of Bribery Ordinance 1970, and 1974, yang berbunyi: Siapa yang menguasai sumber-sumber pendapatan atau harta yang tidak sebanding dengan gajinya pada saat ini atau pendapatan dimasa lalu, akan dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran kecuali kalau dia dapat memberikan suatu penjelasan yang memuaskan kepada penyelenggara negara dan ia mampu, memperoleh standart hidup yang sedemikian itu atau bangunan sumber-sumber pendapatan atau harta itu dia dapat kuasai.
Tapi kabar gembira perlu disyukuri bahwa semangat SBY tidak pernah mundur untuk memberantas korupsi ini, hanya saja jangan biarkan dia sendirian pasang badan, karena sumber pendapatan negara yang paling besar adalah dari hasil pemberantasan korupsi.
Aksioma 8 Tanggungjawab Eksekutif Keuangan
Prof. Dr. Laurence A. Manullang mengemukakan axioma-nya tentang 8 tanggung jawab Eksekutif Keuangan, yaitu:
1. Sebagai Manajer
Sebagai manajer Eksekutif Keuangan harus mampu a) menentukan sasaran (to set-up objectives), b) mendesain rencana aksi (to set-up action plan), c) mengelola departemen mewujudkan semuanya terlaksana melalui tangan orang lain (to manage the department, to empowering people to get things done), dan d) mengelola ketidakpastian (to manage the uncertainties).
2. Sebagai Diagnotist (Diagnotician).
Sebagai diagnotician Eksekutif Keuangan harus mampu mendiagnosa masalah sedini mungkin agar teraphy dapat dilakukan sedini mungkin pula, menghindari masalah yang dihadapi menjadi penyakit dan potential menggurita ke wilayah sehat yang lain.
3. Sebagai Perencana (Planner)
Seorang Eksekutif Keuangan harus berwawasan ke depan dan bisa mengantisipasi pengendalian secara proaktif, membaca anatomi dan pergeseran pradigma yang bakal terjadi, serta menyusun perangkat untuk menyongsong pergeseran itu.
4. Sebagai Pengendali (Controlling)
Sebagai tugas yang berat dari Eksekutif Keuangan adalah dalam pengendalian. Pengendalian (controllership) berarti, mencegah jangan sampai terjadi kebocoran.
Sedang audit (pemeriksaan) memeriksa yang sudah terjadi. Prevention is better than cure (Pencegahan lebih baik dari pengobatan). Ini adalah motto dalam pengendalian. Dalam hal ini seorang Eksekutif Keuangan harus tajam dalam menganalisa causal and result factor (sebab dan akibat), sesuatu penyimpangan yang mengakibatkan variances, dan memformulasikan solution untuk setiap variances.
Dalam rangka pengendalian ini Eksekutif Keuangan harus menguasai alat ukur, atau benchmarking dari setiap business permormance dari CAR, ROAE, Rol, IRR, EVA, Balanced Scorecard, Laverage, Liquidity, Activity dan Protitability, dll.
Karena berkembangnya pendanaan negara, BUMN dan badan usaha lainnya, management baik dia sebagai CEO (Chief Executive Officer) maupun manajer proyek membangun suatu laporan keuangan dengan memasukkan kepentingan pribadi dengan sarat dalam laporan itu dengan menggunakan sistem dan prosedur akuntansi untuk memanipulasikan accrual yang biasa disebut Income Smoothing Accounting, dan Bonus+Benetit Accounting, nampaknya tidak dapat dibongkar oleh audit konvensional.
Namun mengatasi itu, Laurence telah berhasil mengembangkan pendekatan Event Studies yang berdampak pada harga saham di BEJ, suatu Market Model yang bisa merinci sampai berapa bobot kecurangan telah terjadi ditubuh perusahaan walaupun masih baru terbatas pada go public company.
5. Directing
Tanggung jawab Eksekutif Keuangan juga tidak terlepas dari fungsi pendidikan. Tidak ada orang yang pintar overnight, oleh sebab itu keberhasilan seorang Ekseklutif Keuangan juga bilamana dia berhasil memberi arahan baik melalui pendidikan dan pelatihan.
6. Accounting Information System Expert
Eksekutif Keuangan adalah eksekutif terdepan dalam sistem informasi akuntansi dan siklus akuntansi dari revenue cycles, expenditure cycles, production cycles, finance cycles, budget cycles, sampai pada financial repoting cycles.
7. Financial Interpreter & Spokesman
Eksekutif Keuangan adalah Financial Interpreter dan Spokesman di bidang keuangan. Dia harus mampu merencanakan semua asumsi, indikator ekonomi yang dijadikan sebagai back-up dalam suatu planning, projection maupun result control.
8. Sebagai Top Management
Sebagai bagian dari Top Management Eksekutif Keuangan juga harus menguasai proses manajemen dari planning, organizing, actuacting dan controlling dan mengembang-kannya dalam management strategy serta dia dapat transparan serta komunikatif mengemukakan argument, intelectual presentation dan mempelopori reciprocal beneficial dialog antar management team.
Sudahkah Anda mengunjungi http://www.kagama-mm.com/ hari ini?
*** THE TRADITION OF QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) ***
| Undergraduate business schools | Business school essay | Business school and education |
| Top business schools | Best business schools | Business school minnesota |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "mm-ugm" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
