saya ex IBMer 13 tahun, juga 16 tahun di Astra Otomotif grup III (non Toyota) di posisi cukup tinggi, kebanyakan pejabat2 masih pada kenal saya, cukup lama diposisi executive HRD;
setahu saya sampai sekarang untuk recruiting tidak melihat alumni mananya si calon, saya kira begitu juga di 18 perusahaan top lainnya;
semua ada test masuknya berupa psychotest & atau aptitude-test, lalu wawancara, nah ditahap ini barulah dilihat/dinilai pengisian/isi resume/CV ybs;
networking sangat penting, kalau lamaran ditujukan ke nama si personnel manager, sangat mungkin "tidak dibuang" (karena saking banyaknya lamaran! sampai ber-karung2 sejak "krismon" 1998), apa lagi kalau datang sendiri dgn membawa note/memo refensi/temen dekatnya si personnel manager atau General manager atau direktur HRD-nya;
hasil psycho-test di IBM dan Astra dulu, yg lulus kebanyakan ... sayangnya ... tidaklah nomor satu dari UGM, maaf deh, semoga sekarang lain;
kalau bicara "bagaimana alumni kita di 20 PT2" top ini, wah saya kurang bisa kasih data, saya sudah tua, yg dulu2 dikenal banyak alumni GAMA-nya di Dept. Keuangan lalu BI, tapi sekarang banyak juga alumni UI di dua instansi itu, tapi 2 instansi itu kan nggak masuk di top 20 PT ini, tapi kalau BI kan gaji gubernur dan deputy2nya yg gede, dan saya tahu tunjangan2nya pun banyak, pengiriman bea siswa untuk S2 keluar negri pun banyak, BI juga bagus kok;
kembali dari pengalaman kerja saya dulu itu, mayoritas di IBM adalah alumni ITB, hanya 2 dari GAMA;
di Astra mayoritas juga dari ITB, dari > 200 level direktur, hanya -/+ 10-15% yg kulitnya kayak saya/coklat, saya nggak tahu dan nggak nginget2 berapa/siapa yg alumni GAMA, kebetulan juga waktu itu saya belum alumni GAMA (S2 saya saja yg GAMA) malah saya tahu beberapa alumni jurusan tehnik Univ.Parahyangan Bandung;
 
wah sedikit tulisan saya ini bisa2 "nyentil" tulisan lain re."(alumni sendiri) kurang memiliki rasa bangga (pada UGM)"; dulu saya pilih masuk S2 di UGM Jakarta a.l. karena setahu saya UGM adalah universitas terbesar di Indonesia, S1 saya sendiri bukan UGM (Unpad Bdg) saya ikuti test kok lulus, padahal usia saya ... ketahuilah ... > 60, ditanya apa motivasi saya? saya jawab a.l. "daripada nganggur lalu frustasi mengikuti politik dan amburadulnya kehidupan bangsa yg korup, selain kasih semangat pada anak bungsu yg masih sekolah (kalau ingin tahu, sekolahnya di luar negri, sekarang kerja di luar negri, kakak2nya juga lulusan luar negri dan kerja di luar negri, karena ada email2 mengenai gaji lulusan S2 UGM, ya komentar saya "gaji luar negri ya jauh bedanya dgn di dlm negri, walau biaya hidup di luar negri juga tinggi, tapi anak2 saya bisa/mampu sekali menabung);
sekarang kegiatan/kesibukan saya ngajar di S1 & S2 di Bandung, berkat saya sudah S2 dari UGM, thanks berat ke/untuk almamaterku!!!!
 
cukup ah, komentar/tanggapan saya ya;
sebenarnya saya "kesentil" dgn tulisan di kompas yg -/+ menyebut kata2 mantan ketua BKPM yg berperkara dgn dugaan korupsi = "ya saya si PROFESSIONAL", ada yg mau nanggapi? kok nyebut2 sebagai professional tapi dlm konteks perkara dugaan korupsi si? gimana si?
 
lha wong kelompok intelek di KPU aja ada yg dihukum saya ikut malu je;
 
mungkin karena sejarah saya selalu kerja di swasta, saya bangga sebagai pegawai swasta (apalagi PT swasta besar nasional/asing) kemungkinan korupsinya sangatlah kecil, nggak sebesar yg di negri/BUMN (walau si BUMN termasuk top 20 PT idaman sekalipun saya kurang menghargai karena banyak korupsi!) kan gampang dipecat;
ada yg mau nanggapi? silahkan.
 
bye bye, GS, E-VI-A-Jkt.
----- Original Message -----
Sent: Friday, December 30, 2005 3:34 PM
Subject: Re: [mm-ugm] Fw: [sanbima-xibmer] Fw: [binabud] Fw: [alumni_fisipol_ugm] warta ekonomi - survei 20 perusahaan idaman

pak gandewo.... yang lebih menarik mungkin adalah bagaimana cara masuk menjadi karyawan diperusahaan2 tersebut.....? bagaimana jaringan alumni kita di perusahaan perusahaan tersebut?
ada info..?

 
On 12/30/05, Gandewo Soegiarto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > Yang menjadi Favorit Para Karyawan
> > > Berikut adalah peringkat 20 besar perusahaan yang
> > > paling diidamkan karyawan sebagai tempat bekerja.
> > > Pemeringkatan sesuai hasil survey Warta Ekonomi pada
> > > 2-14 Oktober 2005 terhadap 1.103 karyawan dari
> > > berbagai perusahaan. Tersaji juga peringkat hasil
> > > survey yang sama tahun lalu.
> > >
> > > 1. PT Astra International Tbk.
> > > Status: PMDN
> > > Sektor Usaha: Otomotif
> > > Peringkat 2004: 3
> > > Pamor Astra sebagai salah satu perusahaan favorit
> > > tempat bekerja memang tak pernah surut. Kesejahteraan
> > > karyawan dan gaji yang lebih baik menjadi dua alasan
> > > utama yang membuat Astra terpilih sebagai perusahaan
> > > paling diidamkan pada 2005. Ini tentu tak lepas pula
> > > dari kinerja Astra yang terus membaik. Dalam periode
> > > sembilan bulan pertama 2005 saja, kenaikan laba bersih
> > > Astra meningkat sebesar 12,6% dibandingkan periode
> > > yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp.4triliun.
> > >
> > > 2. PT Pertamina
> > > Status: BUMN
> > > Sektor Usaha: Pertambangan minyak & gas
> > > Peringkat 2004: 2
> > > Meski didera berbagai persoalan, perusahaan ini tetap
> > > menduduki peringkat kedua perusahaan paling diidamkan
> > > tahun 2005. Perusahaan yang kini dikomandoi Widya
> > > Purnama (mantan dirut Indosat) ini berancang-ancang
> > > untuk menjadi perusahaan migas yang unggul, maju dan
> > > terpandang. Oleh karena itu, tak heran jika kinerjanya
> > > pun terus dipcau dengan peningkatan EBITDA di sector
> > > hulu yang mencapai 47,75% pada semester I tahun 2005
> > > lalu.
> > >
> > > 3. PT Unilever Indonesia Tbk.
> > > Status: PMA
> > > Sektor Usaha: Barang-barang konsumsi
> > > Peringkat 2004: 1
> > > Jika tahun lalu perusahaan Belanda ini menempati
> > > urutan teratas perusahaan paling diidamkan, tahun ini
> > > "hanya" menempati urutan ketiga. Sebanyak 5,384%
> > > responden memilih Unilever sebagai perusahaan idaman
> > > tempat bekerja. Dilihat dari sisi kinerja, prestasi
> > > perusahaan ini cenderung stabil. Dengan membukukan
> > > laba bersih sebesar Rp.1,199 triliun per September
> > > 2005, perusahaan ini masih layak jadi idaman para
> > > pekerja.
> > >
> > > 4. PT Telkom Tbk.
> > > Status: BUMN
> > > Sektor Usaha: Telekomunikasi
> > > Peringkat 2004: 5
> > > Pertumbuhan layanan fixed wireless access dengan merek
> > > TelkomFlexi sebesar 244% memberikan kontribusi
> > > pendapatan yang cukup significant bagi Telkom. Maka,
> > > wajar jika nama Telkom masih cukup diperhitungkan di
> > > industri telekomunikasi Tanah Air. Modal itu pula yang
> > > menjadikan perusahaan yang berdiri sejak 1882 masih
> > > menjadi incaran para pekerja.
> > >
> > > 5. PT Caltex Pasific Indonesia
> > > Status: PMA
> > > Sektor Usaha: Pertambangan minyak
> > > Peringkat 2004: 16
> > > Setelah Pertamina, perusahaan minyak lainnya yang
> > > menjadi idaman para pekerja adalah Caltex. Selain
> > > merupakan perusahaan multinasional, besarnya gaji dan
> > > fasilitas yang diberikan perusahaan menjadi alasan
> > > utama para pekerja menjatuhkan pilihannya pada Caltex.
> > >
> > >
> > > 6. PT Indofood Sukes Makmur Tbk.
> > > Status: PMDN
> > > Sektor Usaha: Makanan
> > > Peringkat 2004: 10
> > > Tahun 2005 bisa dibilang sebagai tahun yang cukup
> > > berat bagi Indofood. Gempuran produk mi dari pesaing
> > > (Wings) sempat menjadikan perusahaan ini turun
> > > penjualannya. Namun, di mata para pekerja, perbawa
> > > perusahaan yang sebelumnya bernama PT Pangan Jaya Inti
> > > Kusuma ini tak pernah turun. Bahkan, ia naik empat
> > > peringkat dari tahun lalu. Perusahaan ini masih
> > > dianggap mampu menawarkan kesejahteraan, gaji,
> > > lingkungan kerja, dan fasilitas yang lebih baik
> > > daripada perusahaan-perusahaan lain.
> > >
> > > 7. PT Indosat Tbk.
> > > Status: BUMN
> > > Sektor Usaha: Telekomunikasi
> > > Peringkat 2004: 7
> > > Pihak manajemen Indosat memperkirakan pada 2006 akan
> > > ada penambahan tenaga kerja mencapai sekitar 15.000
> > > orang untuk pembangunan tower dan 200.000 orang untuk
> > > bagian penjualan. Ini terkait dengan rencana
> > > penambahan BTS-BTS baru dengan nilai investasi seebsar
> > > Rp.6,7triliun. Tentunya, ini menjadi peluang bagi para
> > > karyawan yang mengidamkan Indosat sebagai tempat
> > > bekerja. Di samping itu, kinerja Indosat yang terus
> > > membaik menjadikan perusahaan ini masuk dalam 10
> > > perusahaan yang paling diminati sebagai tempat
> > > bekerja.
> > >
> > > 8. Bank Mandiri Tbk.
> > > Status: BUMN
> > > Sektor Usaha: Perbankan
> > > Peringkat 2004: 8
> > > Menyandang predikat sebagai bank nasional dengan asset
> > > terbesar (>Rp240 triliun) menjadikan Bank Mandiri
> > > sebagai incaran para responden. Meski citra perusahaan
> > > sempat tercoreng karena kasus dugaan korupsi di
> > > internal perusahaan, nama Bank Mandiri tetap popular
> > > di mata popular di mata responden. Ekspektasi mereka
> > > bahwa Bank Mandiri bisa menawarkan kesejahteraan dan
> > > gaji yang lebih baik terbilang masih sangat tinggi.
> > >
> > > 9. PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel)
> > > Status: PMDN
> > > Sektor Usaha: Telekomunikasi
> > > Peringkat 2004: 15
> > >
> > > 10. Bank BCA Tbk.
> > > Status: PMDN
> > > Sektor Usaha: Perbankan
> > > Peringkat 2004: 18
> > > Jika tahun lalu BCA menempati peringkay ke-18
> > > perusahan yang paling diidamkan, tahun ini pamornya
> > > naik, menjadi peringkat ke-10. Bank yang resmi berdiri
> > > pada 21 Februari 1957 ini dikenal selalu menawarkan
> > > produk dan layanan yang lengkap. Selain itu, bank ini
> > > memiliki jumlah nasabah terbesar di antara bank swasta
> > > lainnya. Dengan beberapa performa tersebut, tak heran
> > > jika BCA dipilih oleh 1,595% responden.
> > >
> > > 11. Beyond Petrolium Indonesia
> > > Status: PMA
> > > Sektor Usaha: Pertambangan minyak & gas
> > > Peringkat 2004: -
> > > Di tahun 2005, nama Beyond Petrolium (BP) adalah
> > > perusahaan di sektor pertambangan migas yang paling
> > > favorit dipilih oleh para responden. Sebanyak 15,15%
> > > memilih BP dengan alasan gaji yang lebih baik. BP
> > > beroperasi di Indonesia sejak 34 tahun lalu. Jumlah
> > > karyawan BP Indonesia sejak 34 tahun lalu. Jumlah
> > > karyawan BP Indonesia sampai saat in mencapai 1.200
> > > orang, dengan sebagaian besar bekerja di Jakarta, Jawa
> > > Barat, dan Papua. Dengan total investasi membangun
> > > infrastruktur pertambangan mencapai US$5 miliar, BP
> > > menjadi salah satu perusahaan migas terbesar terbesar
> > > di Indonesia.
> > >
> > > 12. PT Freeport Indonesia
> > > Status: PMA
> > > Sektor Usaha: Pertambangan
> > > Peringkat 2004: -
> > > PT Freeport Indonesia (FI) adalah bagian dari Freeport
> > > McMoRan Copper & Gold Inc di New Orleans, Amerika
> > > Serikat. Hingga 2003, tercatat FI telah membayar pajak
> > > dan royalti sebesar US$329 juta dan memberikan
> > > pemasukan langsung kepada pemerintah Indonesia dan
> > > Pemda Papua lebih dari US$2,3milyar. Sebanyak 16%
> > > responden beranggapan bahwa FI mampu menawarkan gaji
> > > dan kesejahteraan yang lebih baik. Saat ini FI
> > > mempekerjakan karyawan tetap sebanyak 7.800 orang dan
> > > karyawan kontrak lebnih dari 10.000 orang. Sejak 1992,
> > > FI telah mengeluarkan biaya sebesar US$4,5milyar yang
> > > digunakan untuk membangun berbagai sarana
> > > infrastruktur pertambangan dan sarana sosial untuk
> > > karyawan dan masyarakat sekitar Papua.
> > >
> > > 13. PT Schlumberger Indonesia
> > > Status: PMA
> > > Sektor Usaha: Teknologi Perminyakan
> > > Peringkat 2004: -
> > > Schlumberger sebenarnya telah beroperasi di Indonesia
> > > sejak tahun 1930, yaitu ketika bekerja sama dengan
> > > Bataafsche Petrolium Mij (BPM) milik pemerintah
> > > Belanda yang ada di Indonesia. Namun, perusahaan ini
> > > secara resmi bekerja sama dengan pemerintah Indonesia
> > > sejan 30 tahun lalu, lewat Pertamina. Bergerak di
> > > bidang manajemen proyek, dan solusi teknologi
> > > perminyakan dan pertambangan. Schlumberger dipilih
> > > oleh 25% responden dengan alasan bisa memberikan gaji
> > > yang lebih baik. Saat ini Schlumberger Indonesia
> > > mempekerjakan sekitar 2.250 orang yang tersebar di 14
> > > wilayah operasinya. Sebanyak 85% karyawannya
> > > berkewarganegaraan Indonesia. Pada 2004 lalu,
> > > Schlumberger berhasil membukukan pendapatan di seluruh
> > > dunia sebesar US$11,4 miliar.
> > >
> > > 14. Citibank Indonesia
> > > Status: PMA
> > > Sektor Usaha: Perbankan
> > > Peringkat 2004: 9
> > > Masih seperti tahun lalu, Citibank tetap menjadu
> > > pilihan utama sebagai perbankan asing yang paling
> > > diminati. Selain menyandang nama besar, jenjang karier
> > > yang pasti, yang jelas juga kesejahteraan karyawan
> > > menjadi pilihan utama para responden. Saat ini
> > > Citigroup Indonesia (Grup Citibank Indonesia)
> > > mempekerjakan lebih dari 3.000 karyawan. Sebagian
> > > besar (21%) responden memilih Citibank dengan alasan
> > > bisa memberikan gaji lebih baik.
> > >
> > > 15. PT IBM Indonesia
> > > Status: PMA
> > > Sektor Usaha: Teknologi Informasi
> > > Peringkat 2004: 4
> > > Pada tahun 2004 lalu IBM berhasil menduduki peringkat
> > > ke 4 perusahaan idaman para eksekutif muda. Kini
> > > perusahaan teknologi informasi asal Amerika Serikat
> > > ini peringkatnya jauh melorot ke urutan ke-15.
> > > Sebagian besar responden (19,23%) menyatakan bahwa IBM
> > > bisa memberikan gaji yang lebih baik kepada
> > > karyawannya.
> > >
> > > 16. PT Microsoft Indonesia
> > > Status: PMA
> > > Sektor Usaha: Teknologi Informasi
> > > Peringkat 2004: -
> > > Sebanyak 13,3% tertarik untuk bekerja di perusahaan
> > > milik taipan dunia Bill Gates ini. Microsoft dikenal
> > > sebagai perusahaan penyedia perangkat lunak terbesar
> > > di dunia. Di Indonesia, Microsoft Indonesia memiliki
> > > karyawan sebanyak 80 orang. Nama besar Microsoft
> > > menjadi pertimbangan utama para responden memilihnya
> > > sebagai perusahaan idaman. Pada 2004 lalu Microsoft
> > > berhasil meraih pendapatan mencapai US$10,82 miliar.
> > >
> > > 17. PT Nestle Indonesia
> > > Status: PMA
> > > Sektor Usaha: Makanan & Minuman
> > > Peringkat 2004: -
> > > Sebagai perusahaan industri makanan terbesar di dunia,
> > > semua produk Nestle tersedia di lebih dari 509 negara
> > > di dunia. Beberapa merek produk yang sudah mendunia,
> > > diantaranya, Nescafe, Milo dan Kit Kat. Perusahaan
> > > yang berpusat di negara Swiss ini memiliki 230.929
> > > karyawan di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri Nestle
> > > mempekerjakan 1.900 orang karyawan. Dari hasil survey,
> > > sebanyak 16,7% responden menyebutkan bahwa Nestle
> > > mampu memberikan gaji yang lebih baik.
> > >
> > > 18. Total E&P Indonesie
> > > Status: PMA
> > > Sektor Usaha: Pertambangan minyak & gas
> > > Peringkat 2004: -
> > > Boleh dibilang Total E&P merupakan salah satu
> > > perusahaan minyak terbesar di Indonesia. Total E&P
> > > merupakan perusahaan yang mengeksplorasi minyak dan
> > > gas bumi yang berada di Kalimantan Timur - salah satu
> > > lokasinya adalah di Delta Sungai Mahakam. Menariknya,
> > > jika tahun lalu perusahaan ini tidak masuk dalam 20
> > > besar perusahaan yang paling diidamkan, tahun ini ia
> > > berhasil meraih peringkat ke-18. Ini terkait dengan
> > > tren industri yang paling popular di tahun 2005, yakni
> > > migas. Karenanya, tak heran jika 1,096% responden
> > > mulai melirik perusahaan ini.
> > >
> > > 19. PT Televisi Transformasi Indonesia (Trans TV)
> > > Status: PMDN
> > > Sektor Usaha: Media Televisi
> > > Peringkat 2004: -
> > > Meski baru mengudara sejak 2001, Trans TV merupakan
> > > satu-satunya stasiun televisi yang paling diminati
> > > sebagai tempat bekerja idaman tahun 2005. Trans TV
> > > mampu mengalahkan RCTI yang pada tahun 2004 lalu
> > > terpilih sebagai stasiun televise favorit untuk tempat
> > > bekerja. Saat ini Trans TV memiliki karyawan sebanyak
> > > 1.778 orang yang sebagian besar terlibat pada bagian
> > > produksi pembuatan program acara. Di bawah kepemilikan
> > > Grup Para (PT Para Inti Investindo), Trans TV berhasil
> > > tidak hanya karena piawai menarik pemirsa lewat
> > > program acara entertainment-nya saja, tetapi juga
> > > membuat 21,43% responden memilinya sebagai tempat
> > > bekerja idaman dengan alasan memiliki prospek ke depan
> > > yang lebih baik.
> > >
> > > 20. Unocal Indonesia
> > > Status: PMA
> > > Sektor Usaha: Pertambangan minyak & gas
> > > Peringkat 2004: -
> > > Satu lagi perusahaan migas yang menjadi favorit
> > > responden adalah Unocal. Menurut kacamata responden,
> > > perusahaan ini mampu memenuhi beberapa faktor yang
> > > menjadi harapan mereka dalam berkarier. Di antaranya
> > > adalah bisa memberikan kesejahteraan yang lebih baik,
> > > serta lingkungan kerja dan fasilitas kantor yang lebih
> > > baik. Selain itu, perusahaan yang melakukan kegiatan
> > > eksplorasi dan eksploitasi migas di 12 negara
> > > terbilang merupakan perusahaan besar dan cukup
> > > populer. Di Indonesia sendiri yang notabene sebagai
> > > salah satu wilayah operasi utamanya, Unocal memiliki
> > > lima KPS (Kontrak Produksi Sharing), yakni KPS
> > > Kalimantan Timur, KPS Selat Makassar yang berada di
> > > Seno dan Merah Besar, KPS Selulu, dan KPS Rapak.
> > > Adapun luas wilayah KPS milik Unocal Indonesia
> > > mencapai sekitar 5,1 juta hektar.
> > >
> > > -----
> > > [EMAIL PROTECTED]
> > > messenger id: soildog70
> > > mobile: +62-811801401
> > >
> > >
> > >
> > > __________________________________________
> > > Yahoo! DSL - Something to write home about.
> > > Just $16.99/mo. or less.
> > > dsl.yahoo.com
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > Yahoo! Groups Links
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> >
> >
> >
> > By default your reply will be sent ONLY to the sender
> >
> > Posting: [EMAIL PROTECTED]
> > Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
> > No-mail mode: [EMAIL PROTECTED]
> > Daily digest mode: [EMAIL PROTECTED]
> > Back to individual emails mode: [EMAIL PROTECTED]
> >
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
>
>
>
>
> To Post a message, send it to:   [EMAIL PROTECTED]
> To Unsubscribe, send a blank message to:
[EMAIL PROTECTED]
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>




Sudahkah Anda mengunjungi http://www.kagama-mm.com/ hari ini?
*** THE TRADITION OF QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) ***




YAHOO! GROUPS LINKS






Sudahkah Anda mengunjungi http://www.kagama-mm.com/ hari ini?
*** THE TRADITION OF QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) ***




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke