Untuk info teman2..
-----Original Message-----
From: Padmono, Budi
Sent: Wednesday, January 04, 2006 5:55 PM
To: Bekti, Agus; Baryatihadi, Mijil; Budianto, Andik; Diyanto, Brima;
Dwiyuni, Retno; Harnadewi, Berliana; Hartono, Denny; Karyanto, Silviana;
Kotaraja, Marcelus; Mundari, Muharamsyah; Mydianto, Idik; Nugrahani,
Nuni; Panggabean, Ria; Sadhewo, Heru; Silaen, pontas; Suwandi, Indardi;
Widagdo, Koen; Widiana, Yudi
Subject: FW: HATI-2 MENGINAP DI GRAND HOTEL LEMBANG ![Scanned] {01}
-----Original Message-----
From: Suryatsri Isnindia [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, January 04, 2006 8:24 AM
To: [EMAIL PROTECTED]; Elizabeth Tanzil; Betty Rusli;
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Subject: Fw: HATI-2 MENGINAP DI GRAND HOTEL LEMBANG ![Scanned] {01}
Sent: Tuesday, January 03, 2006 3:51 PM
Subject: Fw: HATI-2 MENGINAP DI GRAND HOTEL LEMBANG ![Scanned] {01}
Buat yg suka ke Bandung, nggak ada salahnya buat waspada.. Boleh disebarkan
ke teman-teman lainnya supaya tidak mengalami masalah yang sama
-
Salam..... semua.....
Betul sekali........ pada tanggal 16-17 Desember 2005, kemaren.... saya
juga sempat tidur disana... Kamar 226... aduh persis apa yang saudara
ceritakan. Alhamdulillah.... orang-nya sempet kepergok anakku, sehingga
kami sekeluarga tidak dirugikan..... Allah masih melindungi kami
sekeluarga.... 1. Pertama kali keanehan saya rasakan saat ceck in...
saya disodorin, surat pernyataan yang intinya pihak Hotel tidak akan
bertanggung jawab atas segala bentuk kehilangan barang, dst.....
termasuk mobil.... yang anehnya lagi keterangan tsb hanya ditempel
(dilem)... dalam lembar permintaan Ceck in yang harus saya
tandatangani....... karena saya sudah capek dan nggak enak badan maka
langsung saya tandatangani saja, sekaligus membayar semuanya pakai
kredit card... lunas.... namun masih juga KTP saya ditahan... untuk
alasan yang nggak jelas..... Pikir saya cuman 1 malam saja, nggak
masalah.
2. Karena kecapaian dan nggak enak badan, setelah selesai sholat isya'
kami sekeluarga (istri dan 2 anak) putuskan untuk langsung tidur....
semua pintu aku kunci sendiri... aneh hotel segini kok nggak ada kunci
pengaman lain (grendel, kunci manual....), maka saya putuskan pilih
posisi tidur terdekat dengan pintu..... Perasaan aneh, was-was mulai
muncul... melihat model kunci pintu hotel, yang semacam itu (dapat
mengunci dengan menekan tombolnya)... aku tambah was-was lagi....
termasuk mobil... yang aku parkir agak jauh... Betul juga saat tengah
malam (sekitar jam 00.30 WIB) badan saya kedinginan (Padahal Nggak ada
AC-nya)... rupanya pintu kamarku terbuka sedikit, sehingga angin masuk
lewat pintu.... aduh: aku teriak.... ini pasti ada sesuatu yang
terjadi... aku langsung keluar, saya tidak melihat orang
lain.....setelah aku tengok mobil masih ditempat, aku putuskan balik ke
kamar aku bangunin semuanya, tolong cek semua barang bawaan.... HP,
kamera, laptop, dompet.....
Alhamdulillah barang bawaan keluarga saya masih lengkap. Saat itu juga
aku telpon... Front desk.... jawabnya sangat menyesakkan... Kan bapak
sudah tandatangani surat pernyataan...??? aku langsung tutup telpon. Aku
putuskan untuk tidur lagi... dan ternyata mata ini nggak bisa lagi
tertutup, hingga pagi.
3. Saat sarapan pagi saya juga komplain atas hal semalam, dengan
enaknya dijawab dengan lagu yang sama... bahkan tempat sarapan saja aku
di ping-pong, yang satu bilang di ruang Edelweis, yang satu lagi di
Ruang belakangnya, sekeluarga aku disuruh bolak-balik.. aku sempet
cekcok dengan petugas pramusaji-nya.... Akhirnya kami sekeluarga nggak
jadi sarapan dan kembali ke kamar.... , karena 2 anak saya yang lari
duluan sempet melihat 2 orang memakai kaos sedang membuka kamar kami....
terus kabur..... betul juga kamar kami sudah dalam posisi
terbuka.....ini Rahmat Allah karena kami nggak jadi sarapan....
seandainya saja saya & keluarga sarapan, barangkali ceriteranya jadi
lain.... Kembali barang bawaan kami periksa, dicek satu persatu....
Alhamdulillah masih utuh semua......... dan tanpa ba-bi-bu.... aku
langsung cek-out (sekitar jam 07,30) dengan meminta KTP saya yang masih
di Front Office, langsung kabur cari sarapan untuk meneruskan perjalanan
ke Jawa.
Kesimpulan saya sudah Final: sekaligus juga pesen untuk temen-temen ....
jangan sekali kali meng-injakkan kaki ke hotel yang satu ini...... atau
paling tidak lebih hati-hati..... dimanapun dan kapanpun
Saudara-Saudara berada........... Selamat tinggal Grand Hotel
Lembang..... Cari tempat lain saja...........
Salam
AP
----- Original Message -----
From: "Fanny"
Ini kejadian benar2 terjadi pada diri saya sendiri: Pada hari Sabtu tgl.
3 Des. '05,
saya dan keluarga menginap di Hotel Grand Lembang Bandung dengan
menyewa 4 kamar tidur, dan keesokan harinya jam 06.30 saya dan
keluarga
turun ke resto u/breakfast. Kami semua meninggalkan kamar dalam
keadaan
terkunci, dan sekembalinya dari breakfast sekitar pukul 07.30 saya
kembali
ke kamar untuk mengambil kamera untuk foto J dan K yang sedang berenang
dan
setibanya saya di kamar, pintu masih dalam keadaan terkunci, setibanya
saya
di dalam ternyata kamera digital saya sudah tidak ada, begitu juga
dengan
HP saya, setelah saya cek ternyata HP istri saya juga sudah tidak
ada!
Total saya membawa 2 HP dan istri saya juga membawa 2 HP yang
kesemuanya
sudah hilang. Begitu juga uang tunai yang masih utuh di dalam amplop
di
dalam tas istri saya juga ikut hilang. Dan akibat kejadian ini
saya mengalami
kerugian belasan juta.
Kemudian saya segera lapor ke security dan manajemen hotel, kemudian
saya
segera minta dipanggilkan kepolisian dan minta pemblokiran pintu
keluar
serta pemeriksaan bagi tamu yang check out, tapi denganberbagai
alasan
dari pihak hotel maka hal tsb. tidak dilakukan, yang membuat saya
lebih
kesal lagi ternyata pihak kepolisian baru datang jam 11.00 dengan
alasan
baru di hubungi oleh pihak hotel pukul 10.30. Dan yang lebih
hebatnya
lagi, setelah saya ribut2 di Front Office, ternyata para tamu
mulai
berdatangan dan melaporkan hal yang sama, ternyata ada 6 kamar
yang
kemalingan dalam waktu yang bersamaan tanpa ada kerusakan sedikit pun
di
pintu kamar???
Kemudian kami para tamu yang kehilangan di minta ke kantor Polsek
Lembang
u/membuat BAP dan yang hebatnya lagi ternyata POLSEK dengan HOTEL
hanya
berjarak 200 meter (mengapa pihak hotel tidak segera memanggil
polisi??)
dan menurut keterangan polisi, kejadian tsb. sudah sering terjadi!!!
Kemudian kami semua meminta pertanggungjawaban dari pihak hotel, tapi
lagi2
kami harus kecewa karena pihak hotel tidak mau memberikan ganti rugi,
itu
yang disampaikan kepada kami oleh manajer HRD (Bp. Teddy) dan
manajer
Operasional (Ibu Egi).
Tolong kepada rekan-rekan agar hati-hati agar kejadian ini tidak pada
rekan-rekan semua, dan bilamana ada yang bisa membantu tolong
sarannya karena saya tetap mau tuntut hotel tsb. dan mau masukkan ke
surat
kabar tapi saya tidak tahu caranya....
Be carefull..........
Julius
**********************************************************************
The information in this e-mail is confidential and may be legally
privileged. It is intended solely for the addressee. Access to this e-mail
by anyone else is unauthorized. If you have received this communication in
error, please address with the subject heading "Received in error," send to
[EMAIL PROTECTED], then delete the e-mail and destroy any copies of
it. If you are not the intended recipient, any disclosure, copying,
distribution or any action taken in reliance on it, is prohibited and may be
unlawful. Any opinions or advice contained in this e-mail are subject to the
terms and conditions expressed in the governing Siddharta Siddharta &
Widjaja/PT Siddharta Consulting client engagement letter. Opinions,
conclusions and other information in this e-mail and any attachments that do
not relate to the official business of the firm are neither given nor
endorsed by it.
Siddharta Siddharta & Widjaja/PT Siddharta Consulting cannot guarantee that
e-mail communications are secure or error-free, as information could be
intercepted, corrupted, amended, lost, destroyed, arrive late or incomplete,
or contain viruses.
Siddharta Siddharta & Widjaja - Registered Public Accountants, registered in
Indonesia, is a member firm of KPMG International. PT Siddharta Consulting,
a limited liability company registered in Indonesia, is a member firm of
KPMG International. KPMG International is a Swiss cooperative of which all
KPMG firms are members. KPMG International provides no professional services
to clients. Each member firm is a separate and independent legal entity and
each describes itself as such.
This footnote also confirms that this e-mail message has been swept by
MIMEsweeper for the presence of computer viruses. See www.mimesweeper.com
for more information.
**********************************************************************
--
This e-mail may contain confidential and/or privileged information. If you
are not the intended recipient (or have received this e-mail in error)
please notify the sender immediately and destroy this e-mail. Any
unauthorized copying, disclosure or distribution of the material in this
e-mail is strictly forbidden.
Sudahkah Anda mengunjungi http://www.kagama-mm.com/ hari ini?
*** THE TRADITION OF QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) ***
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/mm-ugm/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/