Mo sharing masalah ekonomi indonesia 2006 nih....

Koran hari rabu 22 Pebruari 2006 dihiasi karikatur pa 
Burhanudin Abdullah perang mulut melawan Ibu Sri Mulyani, 
lah ko bisa???

Menurut pikiran saya yang awam ekonomi itu ada dua sisi
1. Moneter
2. Fiskal
Menyimak pernyataan dari pa boediono minggu yang lalu yang 
happy pertumbuhan ekonomi (menurut beliau tahun 2006 ini 
bisa 6,2 %) saya ko menangkap bahwa beliau sedang memacu 
pertumbuhan ekonomi, tetapi sepertinya tidak didukung oleh 
BI.

BI sampai sekarang masih melakukan konstraksi ekonomi 
(kebijakan uang ketat dengan SBI masih 12,5%). Nah lucunya 
BI sendiri mentargetkan inflasi 8% dengan SBI akhir tahun 
2006 9,5%.

Pada hari ini SBI masih 12,5%, artinya terbuka peluang 
penurunan sampai 300 basis point. Tapi ko BI belum bisa 
kaya Fednya Amerika yang selalu berpegang kepada 
Targetnya, misalnya tahun 2004 kemarin BInya Amerika (ALan 
Greenspan) dengan berani menaikan SBInya Amerika dari 2% 
ke 4 % secara bertahap 25 basis point tiap 3 bulan 
sehingga pelaku pasar mengerti arah kebijakan suku bunga 
disana.

Di Indonesia? kayanya kalo pemegang reksadana pendapatan 
tetap tentu masih ingat bagaimana nilai NAB (nilai aktiva 
bersih) nya turun drastis, mengapa? Ya karena BI tiba-tiba 
menaikan suku bunga pertengahan 2005 dari 7% ke 11 % 
mungkin dalam waktu 3 bulan saja, serba mendadak Padahal 
BI kan harusnya sudah prediksi inflasi bakal tinggi.

Nah sekarang dia sudah punya target inflasi 8% ko belum 
ada tindakan yang nyata dengan menurunkan SBI.  Dengan 
asumsi 300 basis point dari 12,5 % ke 9,5 % maka Dia bisa 
menurunkan secara bertahap misalnya tiap 2 bulan sekali 50 
basis point sehingga akhir tahun SBI 9,5% bisa tercapai.

Nah Bagaimana kalo inflasi lebih dari 8%? ya kendalikan 
dong lihat faktor yang mempengaruhi kenaikan inflasi 
seperti kenaikan gaji pegawai negeri , kenaikan TDL, 
kenaikan sembako, dll. (tugasnya pemerintah)

Maka wajar bila Bu Sri Mulyani kesal karena dananya yang 
diparkir di BI dipindahkan ke Bank aja agar ada 
pertumbuhan ekonomi (bila Bank tersebut menyalurkan kredit 
ke masyarakat).

Intinya
1. BI Konstraksi Ekonomi dengan kebijakan uang ketat
2. Depkeu ekspansi Ekonomi memacu pertumbuhan Ekonomi

Kapan ya para pejabat kita seiya sekata sehingga rakyat 
tidak kembali menjadi korban???

Salam Hanif
========================================================================================
Ikuti Lomba Puisi Online Jawa Timur, dapatkan hadiah menarik setiap bulannya 
dan hadiah total senilai 60 juta rupiah
hanya di http://www.plasa.com
========================================================================================
 





Sudahkah Anda mengunjungi http://www.kagama-mm.com/ hari ini?
*** THE TRADITION OF QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) *** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mm-ugm/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke