o. gt ya, ini akan menjadi pengetahuan yg akan saya simpan. dinamisnya
alquran dalam pengolahan makna.

pertanyaan saya :: bagaimana kalau ternyata apa yang kita fahami berbeda
dengan apa yang telah difahami oleh para sahabat nabi?


mengikuti sunnah Rasulnya, sebab diantara para sahabat ada juga yang berbeda
pendapat dalam menafsirkannya, walaupun akhirnya terjadi kesepakatan sesudah
itu.

wah, bahaya sekali kalau menafsirkan agama dengan "menurut saya-menurut
saya". Hati2, berbahaya. Harus ada dalilnya, akhi/ukhti, tidak cukup hanya
dengan "menurut saya".


Dalil yang diberikan ada, tetapi memiliki makna tersendiri bagi saya, jadi
saya berpendapat seperti itu. Hanya pendapat saja tidak lebih, tidak
memaksa.

Kirim email ke