Assalaamu'alaikum wa rahmatullah wa barakaatuh

artikel baru. Menarik & insyaaAllah bermanfaat.
Selamat membaca.

--
Abu Fudhail Muhammad Haryo
http://islam-download.net : download ebook islamic, software, program, dll..
free - gratis
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Jika email ini masuk folder spam/ bulk/ junk, harap tandai sebagai NOT spam/
bulk/ junk
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~

http://tholib.wordpress.com/2007/05/30/cara-orang-yang-sedang-sholat-menjawab-salam/

*Termasuk sunnah yang hampir dilupakan adalah mengucapkan salam kepada orang
yang sedang sholat*

Oleh : Haifa' bintu Abdillah ar-Rosyid

Al-Imam Ibnul Qoyyim *rohimahulloh* berkata (dalam *Zaadul Ma'ad* 1/266) :
"Rasulullah menjawab salam dengan isyarat atas orang yang mengucapkan salam
kepadanya ketika beliau sedang sholat."



Dan beliau juga berkata (dalam *Zaadul Ma'ad* 2/419) : "dan Rasulullah tidak
menjawab salam dengan tangannya, tidak dengan kepalanya dan tidak pula
dengan jarinya, kecuali ketika sedang sholat. Sesungguhnya beliau menjawab
salam atas orang yang mengucapkan salam kepadanya dengan isyarat. Yang
demikian telah tetap dari beliau dalam beberapa hadits."



Aku (Haifa') katakan : dan diantara hadits-hadits tersebut :



1. Dari Jabir *rodhiyallohu anhu*, ia berkata :



إن رسول الله صلى الله عليه وسلم بعثني لحاجةٍ ثم أدركته وهو يصلي، فسلمت عليه
فأشار إليَّ



"Sesungguhnya Rasulullah *shollallohu 'alaihi wa sallam* mengutusku untuk
suatu keperluan, setelah itu aku datang kepada beliau ketika sedang sholat,
lalu aku mengucapkan salam kepadanya, kemudian beliau berisyarat kepadaku."
[HR. al-Bukhori (1217), Muslim (540), Abu Dawud (926), dan Ibnu Majah
(1018)]

An-Nawawi (dalam Syarah Muslim 3/31) berkata dalam faidah hadits ini : "dan
haram menjawab salam ketika sholat dengan lafadz, dan isyarat tidak mengapa,
bahkan disukai (*mustahab*) menjawab salam dengan isyarat. Pendapat ini
dikatakan pula oleh asy-Syafi'i dan kebanyakan 'ulama."



2. Dari Shuhaib *rodhiyallohu anhu*, ia berkata :



مررتُ برسول الله صلى الله عليه وسلم وهو يصلي فسلمت عليه فرد إشارة وقال:ولا
أعلمه إلا قال:إشارة بإصبعه



"Aku melewati Rasulullah *shollallohu 'alaihi wa sallam* ketika beliau
sedang sholat, kemudian aku mengucapkan salam kepadanya, lalu beliau
menjawab dengan isyarat." Dan berkata (salah seorang rowi hadits) : aku
tidak mengetahuinya kecuali mengatakan : "isyarat dengan jarinya". [HR.
Ahmad dalam Musnad-nya (2/10), Abu Dawud (925), at-Tirmidzi (367), dan Ibnu
Khuzaimah dalam Shohihnya (888)]

925

3. Dari Ibnu Umar *rodhiyallohu anhuma*, ia berkata : aku berkata kepada
Bilal :



قلت لبلالٍ: كيف كان النبي صلى الله عليه وسلم يرد عليهم حين كانوا يُسلِّمون
عليه وهو في الصلاة ؟ قال كان يشير بيده



"Bagaimana Nabi *shollallohu 'alaihi wa sallam* menjawab salam mereka (para
shohabat, pent) ketika mereka mengucapkan salam kepada beliau ketika beliau
sedang sholat?" Bilal berkata : "beliau berisyarat dengan tangannya."



Hadits ini diriwayatkan oleh at-Tirmidzi (368) -dan lafadz ini miliknya-,
Abu Dawud (927) -dengan panjang-, dan al-Baihaqi (3492). At-Tirmidzi berkata
: "hadits ini hasan shohih."

368

Dan dishohihkan al-Adzim al-Abadi dalam *ta'liq* terhadap Sunan
ad-Daruquthni (2/84), dan al-'Allamah al-Albani dalam *ash-Shohihah* (185).
Lafadz Abu Dawud :



Aku (Ibnu Umar) katakan kepada Bilal : "Bagaimana engkau melihat Rasululloh
menjawab mereka ketika mereka mengucapkan salam kepada beliau ketika beliau
sedang sholat?" Bilal berkata : "beliau begini", lalu ia membuka telapak
tangannya. Dan Ja'far bin Aun (salah seorang rowi hadits ini, pent) membuka
telapak tangannya dan menjadikan bagian dalamnya di bawah dan punggung
tangannya di atas.



Dan dari Ibnu Umar, ia berkata :



دخل رسول الله صلى الله عليه وسلم مسجد بني عمرو بن عوف - مسجد قباء - يصلي
فيه، فدخل عليه رجال من الأنصار يسلمون عليه، ودخل معه صهيب، فسألتُ صهيباً كيف
كان رسول الله يصنع إذا سلم عليه؟ قال: يشير بيده



Rasulullah masuk masjid Bani Amr bin Auf -masjid Quba'- dan sholat di
dalamnya, kemudian masuk beberapa orang dari Anshor mengucapkan salam kepada
beliau. Dan Shuhaib masuk bersama beliau (ketika itu, pent), maka aku
bertanya kepada Shuhaib : "Bagaimana yang Rasulullah lakukan jika diucapkan
salam atasnya (ketika sholat, pent)?" ia menjawab : "beliau berisyarat
dengan tangannya." [HR. Ahmad (2/10) dan al-Baihaqi (4391)]



At-Tirmidzi *rohimahulloh* berkata (dalam *Jami' at-Tirmidzi* 2/205) : "2
hadits ini menurutku shohih karena kisah hadits Shuhaib berbeda dengan kisah
Bilal, walaupun Ibnu Umar yang meriwayatkan dari mereka berdua, maka
kemungkinannya ia (Ibnu Umar) mendengar dari kedua-duanya."



4. Dari Abdulloh bin Mas'ud *rodhiyallohu anhu*, ia berkata :



لما قدمت من الحبشة أتيت النبي صلى الله عليه وسلم وهو يصلي فسلّمت عليه فأومأ
برأسه



"ketika aku datang dari Habasyah, aku mendatangi Nabi *shollallohu 'alaihi
wa sallam* ketika beliau sedang sholat, kemudian aku mengucapkan salam
kepadanya, lalu beliau memberi isyarat dengan kepalanya."



Diriwayatkan oleh al-Baihaqi (3497) dari Ibnu Sirin bahwa Ibnu Mas'ud (yakni
dalam sanad ini seolah-olah Ibnu Sirin meriwayatkan langsung dari Ibnu
Mas'ud, pent). Akan tetapi ia (al-Baihaqi) juga meriwayatkan dari Ibnu
Sirin, ia berkata : aku diberi kabar bahwa Ibnu Mas'ud … al-Hadits (yakni
Ibnu Sirin tidak meriwayatkan langsung dari Ibnu Mas'ud tapi melalui rowi
lain yang tidak disebut, pent). Kemudian al-Baihaqi berkata : "hadits ini
yang *mahfudz* adalah *mursal*", akan tetapi hadits *mursal* ini telah
diamalkan oleh al-Imam Muhammad bin Sirin dan ia mengambilnya, hal ini
menunjukkan tetapnya (shohihnya) hadits ini disisi beliau.



Al-Adzim al-Abadi berkata dalam *Aunul Ma'bud* (1/348) : "ketahuilah bahwa
isyarat untuk menjawab salam pada hadits ini adalah dengan telapak tangan,
pada hadits Jabir dengan tangan, pada hadits Ibnu Umar dari Shuhaib dengan
jari, dan pada hadits Ibnu Mas'ud … (lalu berkata) dengan kepalanya, yakni
dalam menjawab salam dan dijama' (digabungkan) antara riwayat-riwayat ini
bahwa beliau *shollallohu 'alaihi wa sallam *kadang-kadang melakukan yang
ini, dan kadang-kadang yang itu, maka semuanya cara ini boleh."



Dan kesimpulan dari yang telah lalu adalah disyari'atkannya mengucapkan
salam kepada orang yang sedang sholat dan disyari'atkannya orang yang sholat
menjawab salam dengan isyarat. Al-Khoththobi berkata dalam *Ma'alimus
Sunan*(1/189) : "aku katakan : menjawab salam di dalam sholat dengan
perkataan
atau ucapan adalah terlarang, dan menjawabnya setelah selesai sholat adalah
sunnah… dan dengan isyarat adalah baik."



***



[diterjemahkan dari *al-Washiyyah bi Ba'dhi as-Sunan Syibhil Mansiyyah* oleh
Haifa bintu Abdillah ar-Rosyid. Kitab ini bisa didownload di *
http://sahab.org*]

Kirim email ke