Haji Sudah Dekat, Titip Doa Wahai Jama’ah Haji
   
   
  Saudara dan Saudariku dalam naungan agama Allah, rekan-rekanku semua, 
izinkanlah ane sharing, semoga menjadi kebaikan untuk kita semua. Mohon 
disebar-luaskan dan diambil hikmahnya, serta dibuang yang buruk, dan beri ane 
nasehat serta masukan untuk perbaikan.  Dan ane berdoa meminta pertolongan 
Allah agar sharing ini semuanya menghasilkan kebaikan bagi kita semua, dan 
dihindari dari keburukan, terutama untuk ane, yaitu Ujub, Takabur atau Kibr 
(Sombong), Riya, Sum’ah, dan Hasad (dengki, iri), Aammiin.
   
  Bermula dari ngobrol ngalor-ngidul dengan Saeful - teman se SMA, saling 
curhat soal kesibukan dan urusan serta permasalahan masing-masing.
   
  Di awali dengan topik pekerjaan. Ya apalagi yang para cowok apalagi bagi 
teman ane yg sudah resmi menjadi kepala keluarga (salut buat dia) kalau bukan 
tentang pekerjaan. Krisis Moneter menghimpit mengharuskan kami kreatif memutar 
otak mencari sampingan ataupun pekerjaan yang lebih baik.
   
  Tak terasa merambat terhadap topik kesehatan, terutama kesehatan ane. Ane 
akui bahwa kesehatan ane merupakan salah satu obyek penelitian yang cukup 
menarik bagi ane, juga para pemerhati kesehatan, dan tentunya para dokter. 
   
  Kami sedang membicarakan masalah alergi yang umum diderita orang, termasuk 
ane. Kemudian masalah mata dan juga darah ane yang belakangan ini ada sedikit 
issue. Kalau bicara penyakit, tentu membicarakan penyembuhannya. 
   
  Ane sharing tentang kunjungan `perkuliahan ane` dengan beberapa dokter, 
terutama dokter immunologi dan alergi yang juga saudara ane, lalu dokter mata 
di Jakarta Eye Center, kemudian dokter hematologi di RS PGI Cikini, dan 
terakhir dokter onkologi serta penyakit dalam di salah satu RS di daerah Kramat 
yang sangat dikenal oleh komunitas pemerhati Lupus.
   
  Lalu ane sharing bahwa saudara ane yang merupakan dokter immunologi tersebut 
beragama Kristiani, menganjurkan untuk pengobatan alternatif, termasuk berdoa 
dan didoakan serta pertobatan, tentunya dengan `versinya` he he he. Walau 
berbeda agama, tapi beliau ini sangat baik dan pemurah, dan sangat 
memperhatikan pasiennya apalagi ane yang masih punya hubungan persaudaraan, 
yang tentunya sesuai dengan pola pikirnya dan keyakinannya.Sungguh sedikit di 
masa kini dokter yang memiliki sentuhan kemanusiaan seperti ini.
   
  Kemudian teman ane menanyakan apakah sudah mencoba pengobatan alternatif. 
Kami berdiskusi, dan kami sepakat bahwa pengobatan baik dengan gaya kedokteran 
barat, dan juga semua pengobatan alternatif perlulah diambil. Apalagi Allah dan 
Rasul-Nya telah menjelaskan dalam beberapa literatur di Al-Quran dan Sunnah 
Rasul, bahwa bagi setiap penyakit ada obatnya, kecuali mati, dan dalam hikmah 
yang lain juga termasuk tua.
   
  Selama tidak ada unsur kemusyrikan, terutama komponen `Jin dan Jun (Dukun, 
Paranormal – orang yang tidak normal =P ) dan tidak mencemarkan aqidah – 
keyakinan kita terhadap Esanya Allah, tentulah patut dicoba. Kita tidak 
mengetahui dari mana perpanjangan Takdir Allah bertemu dan meringankan beban 
kita, terutama terkait kesehatan.
   
  Ane berbincang dengan Saeful, bahwa ane sudah coba: madu, air zamzam, kurma 
’ajwah, lalu khlorofil, Susu Colostrum IGG dari Naco, kemudian Vit. dari 
Amway terutama Vit. C dan Vit. E, dan yang terakhir Habbatus-Saudah (Ane 
sebutkan semua bukan mau jualan atau promosi apalagi utk memasarkan produk MLM, 
just sharing only =) ). Perlahan walau samar, mulai ada perubahan ke arah yang 
lebih baik. Ane juga sharing, bila luang, akan mencoba terapi ruqyah 
syar’iyah.
   
  Ane akui, ane banyak dosa dan lalai terhadap Allah dan Rasul-Nya, semoga ini 
adalah teguran dan ujian, serta kaffarat untuk penghapus dosa ane, dan semoga 
ini menjadi wasilah bagi yang sangat ane dambakan, yaitu: selalu teguh dalam 
agama Allah, mati dalam keadaan muslim, mati dalam keadaan Husnul Khotimah, dan 
mendapat Ridho Allah dan Surga-Nya. Aamiin, Alloohummaa Aamiin.
   
  Kemudian teman ane menyarankan satu alternatif yang nyaris tidak terpikir 
oleh ane, tapi sering disarankan oleh para sanak-famili, terutama yang 
Kristiani, yaitu didoakan dan titip doa. Sebenarnya ini Sunnah Rasulullah saw. 
yang sering kita lalaikan dan tinggalkan, dan yang kini justru menjadi tradisi 
Kristiani (semoga ini hanya perasaan ane belaka, bukan kenyataan sepenuhnya, 
Aamiin). Saeful, teman ane berkata, ”Nug, elu dah coba alternatif ini belum? 
Titip doa, terutama ama yang mau naik haji. Insya Allah terkabul, minimal 
meringankan beban!”
   
  Thanks a lot Saeful atas masukannya, semoga Allah membalas segala kebaikan 
teman ane ini dengan berlipat ganda. Setelah ngerumpi tersebut, ane pamit, dan 
mulai follow-up, cari kenalan yang mau naik haji, lalu ngasih titipan doa, 
minta dikabulkan hajat ane, terutama disembuhkan penyakit yang menimpa ane dan 
juga beberapa penyakit yang sedang dialami keluarga ane, minimal diringankan.
   
  Sedang menggebu-gebunya ane, mendadak terlintas suatu pemikiran baru, setelah 
melihat aktifitas adik ane seminggu ini. 
   
  Adik ane masih pemeluk Kristiani (semoga Allah berikan hidayah kepadanya dan 
keluarga ane sehingga mereka semua kembali kepada Islam, Aamiin) melakukan 
aktifitas khusus seminggu ini. Tatkala sebagian penghuni rumah bangun untuk 
menunaikan Sholat Subuh dan mengaji Al-Quran, dia juga ikut bangun tidur, 
membaca renungan harian yang termaktub dalam Alkitab (Bible), lalu bergegas 
mandi dan berangkat ke gereja terdekat. Ane bertanya, untuk apa pergi ke gereja 
sepagi ini (jam 6 pagi). Dia menjawab bahwa ingin doa pagi untuk meminta berkat 
dan kekuatan terutama untuk melaksanakan KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani) dan 
semoga kegiatan ini memberi berkat dan kedamaian bagi segenap keluarga, jemaat 
gereja, dan bangsa Indonesia.
   
  Terlintaslah ane, betapa egoisnya ane, tidak bisa mengamalkan Sunnah Rasul 
yang justru sedang ditumbuh-kembangkan oleh pemeluk agama lain, yaitu mendoakan 
sesama dan saling titip doa. Dan kalaupun minta doa atau berdoa, cenderung 
lebih terfokus pada kepentingan pribadi dan keluarga sendiri semata, cenderung 
lupa yang lain.
   
   Masih banyak saudara kita sesama manusia yang terkena kesulitan dan musibah, 
bahkan banyak saudara kita yang seaqidah tertindas atau terkena bencana. Banyak 
sekali, terutama sebut saja: Palestina, Iraq, Afghanistan, Sudan, Filipina, 
Chechnya, Myanmar; lalu dalam negeri sendiri ada Aceh, Padang, Bengkulu, Jambi, 
Poso, Yogyakarta, Bima, Papua, dan lain sebagainya.
   
  Sekarang haji sudah dekat, maka para jama’ah haji, kalian mungkin tahu ane 
egois, maka maafkanlah pula keegoisan ane yang satu ini. Ane mohon titip doa 
dan panjatkan kelak pada saat Haji, di bulan Haram, di Tanah Haram, di tempat 
dan waktu yang begitu dekat dengan rahmat Allah dan besar kemungkinannya untuk 
diijabah karena penuh Wasilah serta Barokah. Inilah titipan ane, mohon dibantu:
   
  Ya Allah, segala Puja dan Puji serta Syukur hanyalah bagi-Mu, Allah, Robb 
Semesta Allah. Kami memuji dengan segala pujian yang layak bagi-Mu, baik dengan 
cara yang kami ketahui maupun dengan cara yang kami tidak ketahui. Segala puji 
bagi-Mu, di awal, di tengah, dan di akhir doa ini.
   
  Ya Allah, limpahkan segenap Sholawat dan Salam kepada kecintaan kami, Nabi 
Muhammad saw.. beserta semua ahlul bait, sahabatnya, serta semua yang mengikuti 
teladan kebaikannya hingga hari Akhir kelak. Segenap Sholawat dan Salam semoga 
selalu tercurah kepada mereka semua. Segenap Sholawat dan Salam untuk mereka, 
baik di awal, di tengah, maupun di akhir doa kami.
   
  Ya Allah, Limpahkanlah kepada kami segenap kebaikan di Dunia, di Akhirat; 
Hindarkan kami dari adzab Neraka, matikanlah kami dalam keadaan Husnul Khotimah 
dan Muslim, masukkan kami kedalam surga-Mu serta limpahkan ridho-Mu kepada kami 
selalu.
   
  Ya Allah, tetapkan hati kami dalam Agama-Mu, dalam ketaatan kepada-Mu, lalu 
janganlah kau sesatkan kami setelah kau beri kami petunjuk. Tambahkanlah selalu 
petunjuk-Mu, berikanlah selalu ilmu-Mu, limpahkan pemahaman, dan jadikan kami 
termasuk golongan orang yang sholih. Tunjukkanlah kepada kami yang benar itu 
benar dan berikanlah kepada kami kekuatan untuk selalu mengikutinya, dan 
tunjukkanlah kepada kami yang salah itu salah serta kekuatan untuk 
menghindarinya. Hindari kami dan ampuni kami dari menyekutukan-Mu baik dengan 
cara yang kami sadari maupun yang kami tidak sadari, baik dengan cara yang kami 
tahu maupun yang tidak kami ketahui.
   
  Ya Allah, berikanlah hidayah kepada segenap manusia, terutama teman dan 
karib-kerabat serta saudara kami yang masih dalam keadaan tidak beriman, agar 
kembali kepada Islam dan beriman kepada-Mu. Ya Allah, jadikanlah hati mereka, 
mata mereka, telinga mereka, dapat melihat kesempurnaan Islam, dan 
singhirkanlah dari mereka semua hijab yang menghalangi mereka untuk kembali 
kepada Islam, terutama hijab ketidaksempurnaan umat Islam sekarang ini.
   
  Ya Allah, ampunilah dosa kami, kedua orang tua kami, keluarga kami, segenap 
muslim dan muslimah, segenap mukmin dan mukminah, baik yang masih hidup maupun 
yang telah meninggal, baik manusia maupun jin.
   
  Ya Allah, ampunilah kami dan saudara-saudari kami seiman, dan janganlah 
jadikan kami memiliki rasa dengki terhadap sesama kami. Jadikanlah kami selalu 
bersatu, saling mengasihi dan menyayangi, dan kumpulkanlah kami sebagai saudara 
dan teman karib di surga-Mu kelak.
   
  Ya Allah, kami berdoa sebagaimana Nabi Isa (Yesus) as berdoa untuk umatnya 
yang lalai dari kembali kepada agama-Mu dengan sebenar cara, “Ya Allah, 
mereka adalah hamba-Mu jika Engkau Mengadzab (menghukum), namun jika Engkau 
mengampuninya maka Sungguh Engkau Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (QS 
Al-Maidah [5]:118)”
   
  Ya Allah, berikanlah ketabahan, kesabaran yang berlipat ganda kepada kami dan 
semua saudara kami sesama manusia, terlebih sesama mukmin dan muslim, dalam 
menjalani hidup kami, terutama menerima takdir-Mu yang berupa cobaan, ujian, 
dan mungkin juga teguran. Berilah balasan yang baik, dan pengganti yang lebih 
baik, dan jadikanlah semua yang kami jalani dan lewati sebagai titik balik 
untuk selalu kembali bertaubat kepada-Mu, selalu menggapai hidayah-Mu, selalu 
berusaha untuk teguh dalam naungan-Mu, dan selalu memeluk agama-Mu. Dan 
masukkanlah yang belum beriman ke dalam naungan rahmat-Mu, hidayah-Mu, agama-Mu.
   
  Ya Allah, sembuhkanlah segenap penyakit teman dan karib-kerabat serta saudara 
kami dengan kesembuhan yang segera, yang sempurna, tanpa meninggalkan segala 
bekas yang menyakitkan dan membahayakan.
   
  Ya Allah, angkat segala beban di hati teman dan karib-kerabat serta saudara 
kami. Hilangkan segenap rasa kesusahan, kesedihan, ketakutan dan kekhawatiran. 
Cabut rasa malas dan lemah hati. Lindungi kami dari gangguan dan kedzaliman 
makhluk-Mu. Lindungi dan hapuskan beban utang.Jadikanlah selalu jalan keluar 
bagi kami dari segenap kesulitan, dan sertakanlah selalu kemudahan yang kami 
sadari di antara segenap kesulitan yang menghadang.
   
  Ya Allah, tolonglah segenap teman dan karib-kerabat serta saudara kami, yang 
sedang mengalami musibah bencana alam, yang sedang mengalami penindasan. 
Jadikanlah kami semua perpanjangan takdir-Mu untuk menolong mereka, dengan 
segenap doa, lisan dan tulisan kami, serta tangan-tangan kuasa kami.
   
  Ya Allah, ingatkanlah kami selalu akan-Mu, janganlah kau tinggalkan kami 
sekejap mata-pun. Ya Allah, hiasilah dan jadikanlah kami selalu mengingat-Mu, 
beribadah kepada-Mu dengan ikhlas, baik lagi benar sesuai tuntunan agama-Mu, 
dan jadikan kami selalu bersyukur kepada-Mu.
   
  Ya Allah, tiadalah sesuatu itu mudah melainkan Kau jadikan mudah, dan kau 
jadikan segala kesedihan dan kesusahan dengan kehendak-Mu berubah menjadi 
kemudahan dan kebahagiaan. Maka limpahkanlah segenap rahmat-Mu yang mendahului 
murka-Mu, dan lindungilah kami dari segenap Murka-Mu.
   
  Ya Allah, sungguh tiada Tuhan kecuali Engkau Ya Allah, kabulkanlah semua 
permintaan kami, jadikanlah kami selalu berhajat kepada-Mu.
   
  Segenap Sholawat dan Salam tercurah pada segenap Nabi dan Rasul Allah. Dan 
segenap Puja dan Puji serta Syukur hanyalah milik Allah, Robb Semesta Alam.
   
  Aaamiiin.
   
   
  Wahai Jama’ah Haji, Haji telah dekat, mohon bantuan titip doa dan 
panjatkanlah.
  Sungguh beribu doa terlintas dalam benak dan hati kami, hanya ini yang 
sanggup kami sampaikan, dan Allah lebih mengetahui apa yang ada dalam diri 
kami, dan kami meminta ampun kepada Allah atas segala dosa dan salah kami.
  Mohon maaf bila kurang berkenan, dan terima kasih banyak atas bantuan kalian.
   
  Wassalam,
   
   
  Hamba Allah.
   


Kebanyakan sumber permasalahan adalah cara berkomunikasi!!!

http://nugon19.blogs.friendster.com/my_blog/
http://nugon19.multiply.com/journal
       
---------------------------------
Get easy, one-click access to your favorites.  Make Yahoo! your homepage.

Kirim email ke