Laksamana Cheng Ho alias Admiral Zheng He seorang Muslim dengan nama Haji
Mahmud yang taat beribadat dan sangat menghormati agama-agama lain, tidak
hanya pemimpin armada yang hebat, tetapi juga menyebarkan agama Islam. Ia
melakukan kunjungan ke Asia Tenggara, Selatan, hingga ke Afrika

jejaknya di Indonesia terlihat di Kerajaan Samudra Pasai, Aceh; Kota
Palembang, Sumatra Selatan; dan Pulau Jawa

Film ini merupakan film seri, dengan jumlah 30-32 episode @ 50 menit.
Cheng Ho diperankan oleh Yusril Ihza Mahendra mantan mensesneg RI
melibatkan 6000 kru dari 6 negara.

silahkan di download http://www.vavai.com/uploads/Cheng-Ho-Preview-YIM.mov

-----------------------
Film drama kolosal Laksamana Cheng Ho ini adalah film cerita yang pertama
diproduksi, setelah sebelumnya CCTV 4 China membuat film dokumenter mengenai
armada Cheng Ho. Film ini dikerjakan bersama oleh Kantana Ltd, perusahaan
film terkemuka Thailand, PT Jupiter Global Film dari Indonesia dan Heng Dian
Movie Corporation dari China. Para aktor dan aktris film ini berasal dari
Thailand, Indonesia, China, Vietnam, Kamboja dan Malaysia. Skenario film
ditulis dalam enam bahasa, untuk kemudian disulihbahasakan ke berbagai
bahasa di mana film kolosal ini ditayangkan. Selain ditayangkan di
Indonesia, dalam waktu berdekatan, film ini juga akan ditayangkan oleh
tevelisi China, Thailand, Malaysia, Singapore, Vietnam, Kamboja, Myanmar dan
Turki. Negara-negara Timur Tengah, kabarnya juga berminat untuk menayangkan
kisah laksamana beragama Islam dari Dinasti Ming pada awal abad ke 15 ini.

Armada Cheng Ho dikenal sebagai armada laut terbesar yang pernah ada sebelum
kita memasuki era modern. Armada itu terdiri atas 320 kapal, dengan
28.000prajurit angkatan laut, dan sekitar 5000 awak kapal. Armada itu
mengontrol
lautan mulai dari Mogadishu di Afrika sampai ke Philipina dan Taiwan di
Lautan Pasifik.

Laksamana Cheng Ho, selain berperan besar dalam membangun kejayaan Dinasti
Ming, juga berperan besar dalam membangun persahabatan dan kerjasama
antarabangsa di kawasan Asia dan Afrika. Armadanya aktif melerai berbagai
konflik di berbagai kawasan, mengamankan alur pelayaran internasional dari
ancaman bajak laut, dan membangun kerjasama pertanian, perdagangan,
kebudayaan serta memberikan bantuan teknis militer dan pertahanan kepada
berbagai negara di kawasan Asia Tenggara, termasuk Kerajaan Champa
(Vietnam), Suvarnabhumi (Thailand), Melaka (Malaysia) dan Majapahit serta
wilayah eks Kerajaan Sriwijaya (Indonesia).
........


dikutip dari blognya Yusril :
http://yusril.ihzamahendra.com/2008/02/06/preview-episode-i-film-laksamana-cheng-ho

Kirim email ke