Kebanyakan sumber permasalahan adalah cara berkomunikasi!!!

http://nugon19.blogs.friendster.com/my_blog/
http://nugon19.multiply.com/journal

--- On Wed, 7/16/08, nugon19 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


--- In [EMAIL PROTECTED], "saatmautdatangmenjemput" 
<[EMAIL PROTECTED]> 
matan hadist vs tafsir - 2008/05/03 19:57?
salam alaika yaa habib

habib munzir yg sy cintai

sy pernah jg seblumnya bertemu orang yg mempertentangkan matan hadist dengan 
tafsir alquran

...

dalam hal ini bila yg d bandingkan adalah

mereka: orang-orang muslim yg dipercaya kejujurannya yg meneruskan 
perkataan-perkataan rasul dengan mereka: orang-orang muslim yg zaman sekarang 
ini mendedikasi kan ilmu dan hidupnya untuk mengkaji kitab2 Allah...Al-Quran, 
Injil Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, Manuscript tua lainnya yg mereka 
temui dan mereka pelajari...dgn tetap Al-Quran sbg faktor koreksi...krn memang 
wahyu Allah bahwa saat Al-Quran d wahyukan, kitab yg ada sudah terdistorsi

namun bukan Al-Hadist untuk pengkoreksi berita zaman terdahulu...Al-hadist 
untuk panduan syariah dan penggangan bagaimana ibadah zaman rasul d jalankan 
sehingga rasul menyuruh umat untuk berpegang pada Al-Quran dan Hadist untuk 
hidup d jalan yg lurus

tentu tidak perlu hadist u tauhid...
dan tidak ada petunjuk tt hal-hal yg baru yg mungkin d temui d kemudian hari 
(karena faktor ilmu pengetahuan dan teknologi) dalam hadist...kecuali dalam 
Al-quran yg memang universal hingga akhir zaman

sy yg sekarang, sy yg meyakini keluasan ilmu habib...
mohon pendapat habib tt ini

bisa kah hadist itu atau benarkah ada kemungkinan hadist itu pun terdistorsi 
sesuai pemahaman ilmu perawih soal hal-hal yg d luar akal mereka...bukan tt hal 
kesaksian bagaimana rasul beribadah...
namun dalam hal yg rasul mendapat wahyu berupa cerita, kisah nabi 
sebelumnya...dan saat rasul menyampaikan pada sahabat 1 dan sahabat 1 pada 
sahabata 2 dan seterusnya dgn tidak ada kesaksian atas perbuatan, melainkan 
cuma kisah-kisah yg disampaikan sambung menyambung...yg sangat rentan dgn 
tingkat pemahaman ilmu yg d luar akal mereka; seperti kejadian d masa lampau 
dan masa depan

intinya bahwa teman sy mempertentangkan hadist shahihnya (bukhari kalo ga 
salah) tt turunnya Isa Al-masih di akhir zaman...

bahwa teman sy yg mempelajari literatur2 dan hasil temuan artifak kuno...bahwa 
Isa as sempat d siksa d tiang salib, namun tidak meninggal d tiang salib, 
selain d serupakan bagi mereka Q.s 4:157 bukan d gantikan dgn orang 
lain...bahkan dalam buku teman sy itu, dia menulis bahwa Departemen Agama telah 
salah menafsirkan ayat tersebut dengan menerjemahkan "...mereka tidak 
menyalibnya, tetapi digantikan bagi mereka...

yaa habib bila posting ini tidak berkenan bagi majelis ini, tidak apa tidak d 
publish
sy senang membaca sirah, dan sirah isa as ini yg banyak versinya...sy ingat 
entah d VCD atw d Monas, habib menceritakan soal Isa as yg akan turun d hari 
akhir, sy ingin mendapat berita tt hal ini dari habib...

sy teruskan

temen sy berpendapat bahwa hadist tt turunnya nabi isa as ini, adalah hadist yg 
d rawih oleh muallaf yg sebelumnya pengikut nasrani, yg jelas-jelas zaman itu 
kitab injil sudah terdistorsi...kitab injil yg ada saat itu berisikan tidak 
adanya pengakuan pada kelahiran rasul yg d janjikan yg seharusnya adalah berita 
yg dibawa semua nabi sejak adam as bahwa akan lahir rasulullah untuk umat akhir 
zaman...bernama ahmad

kitab injil y ada saat itu, memutar, memanipulasi wahyu Allah untuk Isa as dgn 
Isa yg akan turun lagi pada Akhir zaman...

jadi kronologisnya adalah

temen sy menemukan laporan manuscript injil-injil yg membawa berita tt 
kembalinya Isa as...dan membuat dia meragukan hadist yg menceritakan perihal 
turunnya Isa as

sehingga dengan keraguannya, dia merujuk d Al-Quran dan memang tidak menemukan 
petunjuk tt turun nya Isa as...tp menemukan bahwa Q.s 3:55 "...sesungguhnya Aku 
akan mewafatkan (menyampaikan ajal) mu dan akan mengangkatmu kepada Ku ..."

dan dengan hujjah ini, dia menyampaikan pd sy bahwa Isa as itu telah wafat 
(telah selamat dari siksa salib, hidup berjalan berdakwah berkeliling di bumi, 
mengunjungi bani israil yg terpecah-pecah, mencari kelompok2 israil yg 
tersebar, hingga k India dan Jepang, menikah dan berketurunan seperti nabi 
lainnya, kemudian wafat dan d kubur di bumi...tidak berbeda dgn Rasulullah SAW)

bila habib tertarik akan sy kirimkan buku "Rekonstruksi Isa Al-Masih" ke alamat 
habib

selebihnya sy ingin mendapatkan pandangan habib tt hal ini...

Wallahu alam..sy hanya seorang pemuda yg membaca buku dan bertanya pada orang 
yg berilmu...InsyaAllah sy mendapat petunjuk...
? ?

munzir?

? Re:matan hadist vs tafsir - 2008/05/04 07:39?
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Rahmat dan kelembutan Allah swt semoga selalu menerbitkan kebahagiaan pd hari 
hari anda,

saudaraku yg kumuliakan,?
hal itu mereka munculkan pertama tama adalah menimbulkan syak pada hadits, lalu 
syak pula pada Alqur'an,?

saudaraku, jika hadits tak bisa dipercaya penuh karena merupakan riwayat 
sahabat, maka Alqur'an..?, bukankah ALqur'anpun riwayat sahabat?, tahukah 
mereka bagaimana sejarah Alqur'an itu?,Alqur'an dijilid oleh para sahabat dan 
bukan oleh Nabi saw, namun setiap huruf huruf, susunan kalimatnya dan suratnya 
adalah aturan Nabi saw, namun diriwayatkan oleh sahabat,

jika melihat pada shahih bukhari, shahih muslim dll kita akan melihat ayat ayat 
Aqur'an terpecah pecah dalam riwayat, misalnya : dari fulan, dari fulan, dari 
fulan, yg mendengar sabda Nabi saw ketika kejadian ditempat anu, maka turunlah 
firman Nya swt yaitu...dst..dst...

nah.. inilah asal muasal Alqur'an, diriwayatkan oleh sahabat, dan Allah 
berjanji menjaga kebenaran Alqur;an sebagaimana firman Allah swt :"sungguh 
kamilah yg menurunkan peringatan dan kamilah yg menjaganya" (Alhijr-9).

maka ayat ini telah menafikan segala keraguan akan Alqur'an hingga akhir zaman, 
tiada muncul Alqur'an palsu maka akan segera ketahuan dan terbongkar 
kepalsuannya, dan inilah kehendak dari Yang Maha Menerbitkan matahari dan Bulan 
sepanjang zaman, manusia bisa saja lupa, lengah, dan silap, sahabat bukanlah 
hamba yg ma'shum, namun Allah swt Maha Benar menjamin kebenaran Alqur'an.

mereka itumencari celah agar kita ragu pada Alqur'an, sungguh Alqur'an berbeda 
dengan injil dll, karena kitab kitab itu bisa dipalsukan, maka Allah 
memperbaharuinya dengan kitab selanjutnya, dan Alqur'an tak adalagi kitab yg 
akan memperbaharuinya menunjukkan kitab ini berlaku hingga akhir zaman,

keterbatasan pengetahuan para sahabat terhadap kemodernisasian memang kita 
akui, namun kebenaran hadits hadits riwayat mereka tak bisa kita gubris jika 
telah dishahihkan apalagi oleh Imam Bukhari,?

dimasa itu terdapat ribuan para pakar hadits, Imam Ibn Hajar mengklasifikasikan 
mereka dengan berbagai derajat, diantaranya adalah Alhafidh, yaitu orang yg 
telah hafal 100.000 hadits berikut sanad dan hukum matannya.

jika hadits itu panjangnya satu baris misalnya, maka bisajadi dua halaman jika 
berikut sanad dan hukum matannya, yaitu hadits ini diriwayatkan oleh si fulan, 
dari fulan, dari fulan dari fulan, dari Rasul saw, nah.. semua nama pada rantai 
periwayat itu disebut sanad, dan masing masing mesti orang yg dikenal, tahun 
berapa lahirnya, dipastikan ia seorang jujur, dipastikan bahwa ia tidak pernah 
menipu, dipastikan bahwa ia bukan pelupa, dipastikan bahwa ia tak pernah sakit 
jiwa, dipastikan bahwa ia bukan orang yg tak pernah dusta, dipastikan ia 
mempunyai guru dan hubungan dengan para ahli hadits lainnya, dipastikan ia 
belum pernah ingkar sumpah, dipastikan bahwa ia bukan orang yg suka mengkhayal,

dan banyak lagi persyaratan ketat yg sangat pelik dan rumit barulah haditsnya 
diterima, lalu nama itu akan diperiksa lagi oleh ratusan ahli hadits 
sesudahnya, jika terkena celah satu saja sanadnya, misalnya ada 5 rantai 
periwayat kepada Imam Muslim, dari 5 periwayat ini kebetulan yg satu 
diantaranya ditemukan bahwa ia itu lemah hafalannya, maka langsung hadits itu 
menjadi dhoif...

jatuh derajatnya dari shahih menjadi dhoif..

ALhafidh adalah orang yg hafal 100.000 hadits berikut sanad dan hukum matannya.

diatas itu adalagi tingkatan Al Hujjah, mereka adalah yg hafal 300.000 hadits 
berikut sanad dan hukum matannya.

dan jumlah mereka ratusan dimasa itu, yaitu abad ke dua dan ketiga Hijriyah,

dari ratusan para pakar hadits terdapat 7 periwayat hadits terbesar dan 
tershahih dari lainnya, pengklasifikasian ini muncul sesudah masa mereka, dari 
ratusan muhaddits itu ada yg pada hadits hadits riwayat mereka itu ditemukan 
banyak celah dhoif padahal mereka sudah katakan shahih, maka inilah celah dan 
kealpaan mereka.

misalnya Imam fulan mengatakan hadits ini shahih, periwayatnya semua lulus, 
namun ada ternyata kemudian ditemukan sedikit celah bahwa ada diantara 
perawinya punya kelemahan, maka haditsnya yg Imam itu katakan shahih berubah 
menjadi dhoif,

maka di klasifikasikanlah mana Imam Imam yg paling sedikit celah pada hadits 
riwayat mereka, dikenal 7 Imam besar dari puluhan lainnya.

yaitu Imam Ahmad bin Hanbal, Imam Nasai, Imam Tirmidzi, Imam Ibn Majah, Imam 
Abu Dawud, Imam Muslim dan Imam Bukhari.

dari 7 Imam besar ini hadits riwayat mereka lebih kuat jika berbenturan dengan 
hadits riwayat Imam selain mereka.

dari 7 Imam itu diklasifikasikan lagi mana yg terbaik, maka dari 7 itu jatuhlah 
Imam Ahmad bin Hanbal menjadi peringkat terakhir dikalahkan oleh 6 yg lainnya, 
dan Imam Ahmad bin Hanbal ini hafal 1 juta hadits berikut sanad dan hukum 
matannya,?

diriwayatkan pada Tanbihul Mughtarrin oleh Imam Sya'raniy bahwa ketika seorang 
murid ingin menjadi murid beliau maka Imam Ahmad memberinya catatan 10 ribu 
hadits, seraya berkata : "ini hafalkan dulu, jika sudah hafal maka baru kau 
kuterima jadi muridku", maka murid yg mampu menghafalnya akan kembali pada Imam 
Ahmad dan yg tak mampu maka tak diterimanya.

maka datanglah seorang diantara mereka dan ia telah hafal 10 ribu hadits itu, 
maka Imam Ahmad berkata : "semua hadits yg kau hafal itu adalah hadits palsu, 
kau belum hafal satu hadits shahih pun..!, dan sengaja kuberi hadits palsu 
karena untuk latihan hafalanmu saja, karena jika kau kuberi hadits shahih, lalu 
kau salah salah menghafalnya maka kau akan menipu ummat hingga akhir zaman, 
maka kuberi hadits palsu, jika salahpun kau tak berdosa!",?

lalu Imam Ahmad berkata lagi, menginaplah diruang tamuku, aku belum menentukan 
engkau lulus atau tidak, besok baru kuputuskan..

malam itu Imam Ahmad sebelum subuh menjenguk calon muridnya itu, apakah ia 
bangun qiyamullail..?, ternyata calon muridnya itu baru bangun setelah adzan 
subuh, maka selesai shalat subuh Imam Ahmad berkata : "engkau tidak lulus, aku 
tidak terima murid yg tidak qiyamullail walau ia memiliki hafalan yg kuat!".

inilah kehebatan mereka menjaga hadits Rasul saw, mesti kuat hafalan dan 
kesucian jiwanya, ini baru calon murid murid Imam Ahmad bin Hanbal, bagaimana 
dengan keadaan murid Imam Ahmad yg sudah diterima?, maka bagaimana dengan para 
Imam itu sendiri?, bagaimana dengan sahabat Nabi saw..??,

ini Imam Ahmad bin hanbal, diatas beliau masih ada 6 Imam besar yg lebih kuat 
riwayatnya, dan derajat tertinggi dari mereka adalah Abu Abdillah, Muhammad bin 
Ismail bin Bardizbah Al Bukhari, berikut sekilas sejarah beliau :

Al Hafidh Al Muhaddits, Hujjatul Islam wa Barakatul Anam Al Imam Abu Abdillah 
Muhammad bin Ismail Al Bukhari rahimahullah?
Beliau lahir pada hari jumat selepas shalat jumat 13 Syawal 194 H dan beliau 
wafat pada malam jumat yg sekaligus malam idul fitri th 256 H
Berkata Imam Muhammad bin Yusuf Al Farbariy, aku mendengar dari Najm bin 
Fudhail berkata : aku bermimpi Rasulullah saw dan kulihat Imam Bukhari 
dibelakang beliau saw, setiap beliau saw melangkah sebuah langkah, dan Imam 
Bukhari melangkah pula dan menaruhkan kakinya tepat dibekas pijakan Nabi saw.

Ketika dikatakan kepada Imam Bukhari bahwa ada disuatu wilayah yg barangsiapa 
orang asing yg datang ke wilayah mereka maka saat setelah shalat maka penduduk 
setempat akan mencobanya dg hadits hadits tentang shalat, maka Imam Bukhari 
berkata : "Bila aku diperlakukan seperti itu akan kukeluarkan 10 ribu hadits 
shahih mengenai shalat dihadapan mereka agar mereka bertobat dan tidak lagi 
mengulangi perbuatan buruk itu".

Imam Bukhari telah menulis shahih nya sebanyak sekitar 7000 hadits saat beliau 
belum berusia 17 tahun, dan ia telah hafal 100 ribu hadits shahih dan 200 ribu 
shahih di usia tersebut.

Berkata Imam Al Hafidh Muhammad bin Salam rahimahullah : "kalau datang si bocah 
ini maka aku terbata bata dan tak nyaman membaca hadits", dan ia berkata kepada 
seorang tamunya yg datang setelah Imam Bukhari pergi : "kalau kau datang lebih 
cepat sedikit kau akan berjumpa dg bocah yg hafal lebih dari 70 ribu hadits..", 
maka tamunya segera bergegas menyusul Imam Bukhari, dan Imam Bukhari berkata : 
"sungguh aku hafal lebih dari itu, dan akan kujelaskan padamu semua masing 
masing sanad periwayat hadits nya, dimana lahirnya, tahun kelahiran dan 
wafatnya, sifat dan sejarah periwayat sanad2 nya dari semua hadits itu".

Ketika salah seorang perawi hadits bertanya kepada Imam Bukhari mengenai nama 
nama periwayat, gelar, bentuk kesalahan sanad hadits dll maka Imam Bukhari 
menjawabnya bagaikan membaca surat Al Ikhlas.

Berkata Imam Bukhari : "aku berharap menghadap Allah tanpa ada hisab bahwa aku 
pernah menggunjing aib orang lain".

Suatu hari Imam Bukhari mengimami shalat dhuhur disebuah kebun korma, dan 
didalam bajunya terdapat seekor Zanbur (kumbang hitam) yg menggigit dan 
menyengatnya hingga 16 sengatan, selepas shalat Imam Bukhari berkata dengan 
tenang : "coba kalian lihat ada apakah didalam baju lenganku ini", maka 
ditemukanlah 16 luka sengatan kumbang di tubuhnya.

Suatu ketika Imam Bukhari membacakan sanad hadits dan saat ia melirik 
dilihatnya ada orang yg terkesima dg ucapannya, dan Imam Bukhari tertawa dalam 
hati, keesokan harinya Imam Bukhari mencari orang itu dan meminta maaf dan 
ridho karena telah menertawakannya, padahal ia hanya menertawakan didalam hati.

Diriwayatkan ketika Imam Bukhari sedang mengajari hadits kepada salah seorang 
muridnya dan ia tampak bosan, maka Imam Bukhari berkata : "para pedagang sibuk 
dg perdagangannya, para pegawai sibuk dengan pekerjaannya, dan engkau bersama 
Nabi Muhammad saw".

Imam Bukhari menulis shahih nya (Shahih Bukhari) di Raudhah, yaitu antara 
Mimbar dan Makam Rasulullah saw di Masjid Nabawiy Madinah Almunawwarah, dan ia 
mandi dan berwudhu lalu shalat 2 rakaat baru menulis satu hadits, lalu kembali 
mandi, berwudhu dan shalat 2 rakaat, lalu menulis 1 hadits lagi, demikian 
hingga selesai di hadits no.7124. maka selesailah 7000 hadits itu ditulis di 
kitab beliau, dengan bertabarruk dg Makam Rasulullah saw dan Mimbar Rasul saw.

Berkata Imam Muslim dihadapan Imam Bukhari : "Izinkan aku mencium kedua kakimu 
wahai Pemimpin para Muhadditsin, Raja dari semua guru hadits".

Dikatakan kepada Imam Bukhari, mengapa tak kau balas orang yg memfitnahmu dan 
mencacimu?, ia menjawab : "aku teringat ucapan Rasul saw : "akan muncul kelak 
ikhitilaf dan perpecahan, maka bersabarlah hingga kalian menjumpai aku di 
telaga haudh".

Imam Bukhari mempunyai akal yg jenius, dan ia hafal bila mendengar 1X saja. 
Atau membaca 1X saja. Hingga ketika suatu ketika Imam Bukhari dicoba dan 
diajukan padanya 100 hadits yg dikacaukan dan dibolak balik sanadnya, maka Imam 
Bukhari berkata : "tidak tahu? tidak tahu", hingga hadits yg ke seratus, lalu 
Imam Bukhari berpidato, mengulang hadits yg pertama yg disebut si penanya : 
"Kau tadi sebut hadits dg sanad seperti ini, dan yg benar adalah begini", 
demikian hadits kedua.. ketiga? hingga 100 hadits.

Ketika telah wafatnya Imam Bukhari, terjadi kekeringan yg berkepanjangan, maka 
par Ulama, Huffadh dan Muhadditsin dari wilayah samraqand berduyun duyun ke 
Makam Imam Bukhari, lalu mereka bertawassul pada Imam Bukhari, maka hujanpun 
turun dengan derasnya hingga 7 malam mereka tertahan dan tak bisa pulang ke 
samraqand karena derasnya hujan. (sumber : Tadzkiratul Huffadh dan Siyar 
A'lamunnubala).
--

Rasul saw bersabda : "Demi Allah yang jiwaku ditanganNya. Sesungguhnya telah 
dekat masanya Isa anak Maryam akan turun ditengah-tengah kamu. Dia akan menjadi 
Hakim yang adil, dan menghancurkan salib, membunuh Babi, dan mewajibkan orang 
kafir mengeluarkan Jizyah (semacam zakat), dan membagi bagikan harta hingga tak 
lagi ada yg menerimanya (Shahih Muslim, Shahih Bukhari dll). Jadi yg akan 
menghancurkan semua gereja dan salib dimuka bumi adalah Isa bin Maryam as.

Allah swt berfirman : "Wahai Ahlulkitab, jangan membuat tipuan pada agama 
kalian, dan jangan berkata kecuali yg benar, sungguh Isa bin Maryam hanyalah 
utusan Allah dan penyampai kalimat Nya, Aku yg menaruhnya pada Maryam dari 
tiupan kehidupan dari Nya, maka berimanlah kalian (wahai kristen) kepada Allah 
dan kepada Rasul Rasul Nya, dan Jangan sesekali kalian katakana ada trinitas!, 
hentikanlah..!, sungguh Allah itu Tuhan Yang Esa, Maha Suci Dia dari memiliki 
putra!, (QS Annisa 171), silahkan lihat semua tafsir.

mengenai bantahan mereka bahwa Isa as itu wafat telah dijelaskan oleh Allah swt 
:
وَقَو٧لِهِم٧ إِن٠َا قَتَل٧نَا ال٧مَسِيحَ عِيسَى اب٧نَ مَر٧يَمَ رَسُولَ الل٠َهِ 
وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَكِن٧ شُب٠ِهَ لَهُم٧ وَإِن٠َ ال٠َذِينَ 
اخ٧تَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَك٠ٍ مِن٧هُ مَا لَهُم٧ بِهِ مِن٧ عِل٧مٍ إِل٠َا 
ات٠ِبَاعَ الظ٠َن٠ِ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا نًا


Ucapan mereka : Sungguh kami telah membunuh Isa bin Maryam utusan Allah, dan 
tiadalah mereka membunuhnya dengan yakin, dan mereka tidak menyalibnya, namun 
diserupakan orang lain untuk mereka, sungguh yg berselisih dalam hal ini berada 
dalam keraguan, mereka tak memiliki dasar bukti kecuali menyangka nyangka, dan 
tiadalah mereka membunuhnya dengan yakin" (QS Annisa 157).

jika mereka menyalahkan terjemahan departemen agama maka silahkan buka semua 
tafsir dan terjemah Alqur'an lainnya dari bahasa indonesia, arab, inggris, 
perancis dan semua tafsir dan terjemah Alqur;an, adakah yg sesuai dengan 
pendapat mereka?,?

tidak ada.

kecuali penafsiran potongan mereka saja, dan sungguh Alqur;an ini tak bisa 
digunting gunting dan dipotong semaunya, ia adalah ayat yg terikat satu sama 
lain, terikat dengan hadits pula saling menguatkan bagaikan rantai yg jika 
diguncang satu simpulnya akan bergerak keseluruhannya hingga ujung simpul 
lainnya, menunjukkan keselarasan dan perpaduan yg sempurna.

maka tuduhan mereka atas Alqur'an dan shahih bukhari telah pupus.., karena 
manuscript2 dan riwayat riwayat bantahan mereka tak bisa dibuktikan 
kebenarannya,?

bisakah dipreteli satu persatu periwayatnya?, tanggal lahir dan wafatnya?, 
sifat sifatnya?, kebiasaan baik dan buruknya?, disaksikan puluhan orang lain 
sezamannya yg menyaksikan kejujuran mereka, bahwa mereka tak pernah dusta, tak 
pernah gila, tak pernah mabuk, tak pernah sumpah palsu, tak pernah berbuat 
fasiq, kuat hafalannya, dan ratusan persyaratan yg dibebankan pada para 
periwayat hadits kita?

dari semua Muhaddits yg meriwayatkan hadits, yg paling jeli dan sangat teramat 
selektif adalah Imam Bukhari, dan ia telah disaksikan oleh ribuan ALhafidh 
(anda ingatkan ALhafidh adalah orang yg hafal 100.000 hadits dg sanad dan hukum 
matannya) bahwa tak ada celah kelemahan dalam periwayat hadits Imam Bukhari 
pada riwayat dan pada matannya.

adakah kesaksian ini pada riwayat mereka yg dipakai menentang riwayat shahih 
Bukhari...?

minta kejelasan sanad pada mereka yg menyampaikan riwayat penentangan itu, 
siapa yg mengatakannya, siapa yg meriwayatkannya, satu persatu dari zaman ke 
zaman hingga tertulis dalam buku,?

mungkin sepuluh periwayat..?, sebutkah satu persatu berikut biografi mereka 
semua itu, dan kesaksian ratusan alhafidh, jika tak ada ALhafidh di kaum 
nasrani ini maka bolehlah ratusan pastor, berikut nama nama pastor itu dan 
biografi mereka pula bahwa pastor2 yg bersaksi itu tak pernah dusta, yg 
membenarkan bahwa riwayat mereka itu bisa dipertanggungjawabkan.

Alhmadulillah yg telah menjadikan kita di agama islam..

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita cita, semoga 
dalam kebahagiaan selalu,?

saya jadi makin salut pada anda saudaraku dan makin rindu.


salam rindu
lengkap di :
http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=28&func=view&id=14096&catid=8&lang=id



      

Kirim email ke