La'anahumullaah! La'anahumullaah!

--
Haryo Prabowo
Obstacles only make man a better man.
The man who has no problems is out of the game.

http://www.detiknews.com/read/2008/12/28/175805/1060267/10/271-orang-tewas-israel-terus-bom-gaza

Minggu, 28/12/2008 17:58 WIB
271 Orang Tewas, Israel Terus Bom Gaza
 *Novia Chandra Dewi* - detikNews

*Gaza* - Sebanyak 271 warga Palestina tewas dan ratusan luka-luka akibat
serangan bom Israel. Meski korban tewas terus meningkat, Israel tidak
menghentikan serangan. Israel kembali meluncurkan serangan udara di Gaza
pada hari Minggu (28/12/2008).

Sekretaris Kabinet Israel Oved Yehezkel menyatakan, serangan hari kedua
tersebut ditujukan untuk memberikan tekanan pada Hamas setelah sebelumnya
serangan serupa juga dilakukan oleh Israel.

"Sekarang kami tidak mempertimbangkan untuk menghentikan pertikaian," ujar
Yehezkel seperti dilansir oleh Reuters.

Israel mengatakan ada sekitar 100 pesawat perang yang digunakan untuk
menyerang pada Sabtu (27/12/2008) lalu. Atas serangan tersebut diketahui
sebanyak satu orang Israel dan 271 orang Palestina tewas serta sebanyak 700
orang mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Pesawat Israel juga menyerang sebuah fasilitas untuk pelatihan Hamas dan
kantor pusat televisi, Al-Aqsa.

"Kami memiliki waktu, kesabaran dan cara ... untuk kembali hidup normal di
selatan Israel," tambah Yehezkel.

Dalam perlawanannya, militer Palestina juga terus menembakkan roket melewati
perbatasan, termasuk salah satunya mendarat di wilayah sekitar 30 km (18
mil) di wilayah selatan Israel. Namun, tidak ada korban jiwa dalam serangan
tersebut.

Puluhan kendaraan berlapis baja milik Israel berjejer di sepanjang
perbatasan Gaza untuk mencegah kemungkinan terjadinya invasi darat dan Dewan
Keamanan PBB yang disebut-sebut pada Minggu dini hari akan melakukan
penghentian kekerasan.

Namun militer Israel mengatakan Israel menyerang tidak bertujuan untuk
merebut kembali Jalur Gaza atau merusak wilayah kekuasaan Hamas.

"Ada waktu untuk tenang dan waktu untuk memerangi, dan sekarang sudah
saatnya untuk berjuang," kata Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak.*(nov/iy)
*

Kirim email ke