sumber
http://www.kispa.org/index.php/view/berita/datetimes/2008-12-29+17%3A06%3A4
kispa.org - Sampai siang tadi (29/12), semua rumah sakit di Jalur Gaza sudah
tidak bisa lagi menampung korban Palestina serangan udara yang
dilancarkan oleh Israel.
Selain itu, fasilitas kesehatan pun
semakin terbatas. Palang Merah Internasional mengeluarkan kecaman keras
kepada Israel bahwa negara itu harus membedakan objek militer dan
penduduk sipil. Palang Merah juga mengeluhkan kalau Israel tidak punya
etika dalam menjaga dan menghormati fasiltas dan personel kesehatan.
Israel
pun memblokir semua kiriman darurat dalam bentuk apapun ke Gaza. Pieere
Wettach, Direktur Palang Merah Internsional untuk Israel dan Palestina
mengatakan, “seharusnya Israel mengizinkan semuanya itu masuk ke Gaza.”
Sejauh ini Palang Merah Intenasional hanya bisa menyediakan tenaga dan
bantuan medis lainnya hanya untuk dua rumah sakit di Gaza.
Palang
Merah Palestina sendiri sudah mengerahkan semua stafnya ke seluruh
pelosok rumah sakit di Gaza, smenetara para buruh dan sukarelawan terus
mengevakuasi korban tewas dan mereka yang masih terluka dari reruntuhan
gedung. (sa/reu/eramuslim/fn)
Jatuh cinta itu seperti apa ya rasanya? Temukan jawabannya di Yahoo!
Answers! http://id.answers.yahoo.com