Kebanyakan sumber permasalahan adalah cara berkomunikasi!!!



http://nugon19.blogs.friendster.com/my_blog/

http://nugon19.multiply.com/journal

--- On Wed, 3/18/09, nugon19 <[email protected]> wrote:



--- In [email protected], "usepnoor" <usepn...@...> wrote:

*Muhammad SAW: The Super Leader and Super Manager*

*Oleh : Dito Anurogo, S. Ked.*



20-Apr-2008, 14:45:04 WIB - [*www.kabarindonesia.com*]



*KabarIndonesia* - Resensi Buku dengan judul: Teladan Sukses dalam Hidup &

Bisnis, Muhammad SAW: The Super Leader Super Manager. Buku itu dikarang oleh

Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec (Nio Gwan Chung). Penerbitnya adalah

Tazkia Multimedia & ProLM Centre dan kini beredar pada Cetaka III Oktober

Tahun 2007 dengan tebal 318 Halaman + xvi, berikut resensi saya.



Penilaian: secara umum ISTIMEWA dan LUAR BIASA !!! Enak dibaca, gaya

bahasanya mudah dipahami oleh berbagai kalangan, mulai dari cendekiawan,

politikus, seniman, orang awam hinggaanak kecil sekalipun. Bagi para

orangtua (muslim), buku ini amat cocok, misalnya sebagai cerita pengantar

(dongeng) sebelum tidur agar putra-putrinya dapat meneladani Rasulullah SAW

sejak dini.



Kelebihan: buku ini memiliki pembahasan dan uraian yang amat lengkap dan

menyentuh sisi keteladanan Rasulullah SAW di (hampir) semua aspek kehidupan,

dapat memperkaya perbendaharaan kata (vocabulary) Anda karena di bagian

tertentu ada kutipan-kutipan dalam bahasa Inggris, menggunakan 88 referensi

yang amat lengkap termasuk *software* hadits dan internet, edisi Lux, Full

Colour, Hard Cover, dilengkapi dengan apendix (piagam madinah dan meluruskan

riwayat pernikahan Rasulullah SAW dengan Aisyah ra), index, tabel, grafik,

peta yang warna-warni, dan pita pembatas halaman.



Kekurangan: harga relatif mahal, namun jika dibandingkan dengan manfaatnya

... harga ini "terlalu murah" !!!



Pujian untuk buku ini:

Buku pertama yang ditulis cendekiawan Indonesia yang mengkaitkan secara padu

dan sistematis antara suri tauladan Muhammad SAW dengan disiplin leadership

dan manajemen modern. Satu pencerahan yang dinanti Indonesia dan dunia.

(DR. Hidayat Nur Wahid, Ketua MPR-RI)



Buku ini harus dibaca oleh Umat Muslim dan Tionghoa di Indonesia, karena

bisa memberikan inspirasi Kebangsaan Nasional. Indonesia dengan penduduk

Muslim terbesar di dunia dan suku Tionghoa terbesar diluar "Greater China"

sudah seharusnya merajut kembali Jalan Sutera di Tanah Air tercinta. Karena

itulah, buku ini menjadi penting sekali. (Hermawan Kartajaya, Mark Plus.

Inc.)



"*Muhammad is* *THE MOST* *successful of all Prophets and religious

personalities*" (*The Encyclopaedia Britanica*)



Buku yang istimewa dan spesial ini mengkaji perjalanan hidup Rasulullah SAW

dalam 8 bidang utama:

1. self development atau personal leadership

2. bisnis dan kewirausahaan

3. kepemimpinan keluarga

4. dakwah

5. sosial dan politik

6. sistem hukum

7. pendidikan

8. strategi militer



Di dalam buku ini, Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec, selaku penulis,

mencoba melihat Rasulullah SAW dengan kaca mata baru yang lebih luas yaitu

bukan saja mengakui Rasulullah SAW sebagai Nabi dan Rasul tetapi juga

menempatkannya sebagai pemilik traits of leadership dan models of

management. Untuk mudahnya, traits of leadership Rasulullah SAW dibuat dalam

satu model berbentuk cakram yang terdiri dari 8 bidang utama, yaitu: self

development atau personal leadership, bisnis dan kewirausahaan, kepemimpinan

keluarga, dakwah, . sosial dan politik, sistem hukum, pendidikan, dan

strategi militer.



Secara umum, buku ini dibagi menjadi 4 bagian utama yang terdiri dari 12

bab. Bagian I terdiri dari 2 bab yaitu bab 1 sebagai Mukaddimah dan bab 2

berisi pembacaan terhadap konsep-konsep manajemen dan leadership modern.

Bagian II memuat satu bab yakni tentang bab 3 berupa survey of literature

terhadap berbagai tulisan dan kajian klasik tentang Muhammad SAW. Tujuan

utama dari bagian II adalah untuk menunjukkan betapa banyaknya suri teladan

dari Nabi Muhammad SAW yang selama ini belum tergali atau tersentuh oleh

literatur, baik dari luar maupun dari dalam negeri.



Bagian III berisi 8 bab yang merupakan isi pokok dari buku ini.



Bagian IV terdiri dari 12 bab yang merupakan bab penutup berupa epilog. Di

bagian akhir buku disertakan pula appendix, index, dan daftar pustaka.



Mari kita sedikit "menyelami" buku ini dari bab 1 hingga bab 12.



*Bab 1: Belajar Kepemimpinan dan Manajemen dari Teladan Terbaik

*

Disini terungkap bahwa krisis terbesar dunia saat ini adalah krisis

keteladanan (hlm 3). Dunia (Islam), terutama Indonesia, sangat merindukan

pemimpin politik yang memiliki visi, kompetensi, dan compassionate untuk

memajukan dirinya (hlm 5).



Diungkap pula tentang rabun jauh orientalis, dintaranya adalah pernyataan

Dante Alighieri (1265-1321): "Muhammad adalah pemuka dari jiwa-jiwa terkutuk

yang membangkitkan perpecahan dalam agama dan mengembangkan agama-agama

palsu." (hlm 8) Satu di antara sebab ketidakmampuan kita mengambil suri

tuladan Rasulullah SAW secara holistik dan komprehensif adalah karena adanya

distorsi image yang muncul dari ekses studi para orientalis. Tidak dapat

dipungkiri bahwa orientalis memiliki etos kajian dengan kedalaman dan

disiplin metodologi yang tinggi (hlm 6).



Dibahas pula tentang rabun dekat kaum muslim.

Banyak di antara kita yang memposisikan Rasulullah SAW terlalu melangit,

tinggi, dan jauh di atas sehingga mendekati posisi dewa atau anak dewa.

Akibatnya beliau menjadi "asing" bagi kita dan tidak bisa ditiru dan

dijadikan suri tauladan lagi. Karena dengan demikian dimensinya menjadi

berbeda antara dimensi kita manusia biasa dan beliau sebagai "manusia

langit" (hlm 9).



Terungkap pula fakta tentang banyaknya ekonom Islam yang telah dilupakan

Barat dan umat Islam sendiri (hlm 11), antara lain:



1. Ibn Khaldun (1332-1404 M)

2. Al-Maqrizi (1364-1441 M)

3. Abu Ubaid (838 H)

4. Abu Yusuf (731-798 H)

5. Muhammad Ibn Hasan al-Saybani (750-804 H)

6. Nidzam al-Mulk al-Tusi (1018-1099 H)

7. Ibn Taymiyah (1263-1329 M)

8. Ibn Qayyim al-Jawziyah (1292-1350 M)

9. Al-Ghazali (1055-1111 M)

10. Kahn al-Dahlawi (1703-1762 M)



Oleh karena itu, tidaklah mengherankan jika traits of leadership dan

management models Muhammad SAW masih asing bagi umatnya apalagi umat

beragama lain.



*Bab 2: Jejak-jejak Muhammad SAW dalam Teori Leadership dan Management

Modern*



Disini diungkapkan fakta bahwa hampir semua teori kepemimpinan ada pada

Muhammad SAW (hlm 19-25). Misalnya: empat fungsi kepemimpinan yang

dikembangkan oleh Stephen Covey:

1. perintis (*pathfinding*)

2. penyelaras (*aligning*)

3. pemberdaya (*empowering*)

4. panutan (*modeling*)



Begitu pula karakteristik Muhammad SAW dapat ditemukan pula di dalam

sifat-sifat dasar kepemimpinan menurut Warren Bennis (1994) dalam "*On

Becoming a Leader*", antara lain:

1. Visioner (*guiding vision*)

2. Berkemauan kuat (*passion*)

3. Integritas (*integrity*)

4. Amanah (*trust*)

5. Rasa ingin tahu (*curiosity*)

6. Berani (*courage*)



Muhammad SAW juga mempunyai keterampilan-keterampilan (*skills*) yang

dirumuskan oleh Burt Nanus dan James O'Toole berikut ini:



*Megaskills of Leadership by* Burt Nanus:

1. Berpandangan jauh ke depan

2. Menguasai perubahan

3. Disain organisasi

4. Pembelajaran antisipatoris

5. Inisiatif

6. Penguasaan interdependensi

7. Standar integritas yang tinggi



James O'Toole's *Characteristics of Values-Based Leaders*:

1. *Integrity*

2. *Trust*

3. *Listening*



*Bab 3: Khazanah Biografi Muhammad SAW*



Disini disebutkan sumber-sumber penulisan sejarah Rasulullah SAW, yaitu:

1. Al-Quran Al-Karim

2. Kitab tafsir dan hadits Rasulullah

3. Buku-buku al-maghazi wa al-siyar

4. Kitab-kitab al-dala'il

5. Buku-buku syama'il

6. Buku-buku sejarah umum

7. Buku-buku al-haramayn

8. Buku-buku sastra dan bahasa



*Bab 4: Self Development & Personal Leadership*



Disini dikemukakan tentang pembentukan self leadership Rasulullah SAW di

waktu kecil hingga dewasa, pentingnya self leadership, self leadership dan

self discipline, hubungan self leadership dan orgnizational leadership, *self

leadership* dan stress management, dan ditutup dengan mulailah dari dirimu

sendiri (hlm 63-73).



Dikemukakan pula tentang esensi dari *leadership* (hlm 71) adalah:

1. mengenali (*recognizing*),

2. menemukan (*discovering*),

3. dan mengidentifikasi diri yang sesungguhnya.



Leadership adalah bagaimana seseorang mempunyai 1. kebiasaan proaktif dan

kreatif,

2. suatu cara berpikir (*way of thinking*),

3. merasakan (*feeling*), dan

4. memfungsikan (*positioning*) sebuah cara hidup (*way of life*), dan cara

menjadi (*way of being*) yang transformatif (hlm 71-72).



Disini (hlm 72) dikemukakan pula tentang tahapan pengelolaan kinerja

diri (*self

performance*):

1. Asma al-Husna, Zikir, Shalat, Tafakur, Puasa, I'tikaf, Muhasabah

2. Self Discovering

3. Self Motivation

4. Self Energizing

5. Peak Performance



*Bab 5: Muhammad SAW sebagai Pemimpin Bisnis dan Entrepreneurship*



"*Money is not number one capital in business,

the number one capital is trust*"



Disini diceritakan masa kecil Muhammad SAW dalam membentuk jiwa wirausaha,

fungsi leadership penggembala, perjalanan dagang Muhammad SAW, peta

pasar-pasar Arab yang pernah disinggahi Muhammad SAW, 13 pusat perdagangan

Arab di masa Jahiliyah, bisnis Muhammad SAW setelah menikah, perkembangan

karir bisnis Muhammad SAW, contoh perdagangan oleh Muhammad SAW, kekayaan

Muhammad SAW, posisi kehidupan ekonomi Muhammad SAW, sikap Muhammad SAW

terhadap harta, dan wafat Muhammad SAW dengan penuh kesederhanaan (hlm

77-96).



*Bab 6: Muhammad SAW sebagai Pemimpin Keluarga yang Harmonis*



Disini diungkapkan fakta yang jarang disentuh buku-buku Islam kebanyakan,

yaitu tentang maskawin Muhammad SAW (hlm 100).



Muhammad SAW menikahi Khadijah pada tahun 595 M dengan 20 ekor unta muda

sebagai maskawin (sumber lain menyebutkan ditambah dengan emas 12,5 ons dari

harta Muhammad SAW sendiri).



Adapun putra-putri Rasulullah dengan Khadijah (hlm 101) adalah:

1. Qasim

2. Zainab

3. Abdullah

4. Ruqayah

5. Ummu Kultsum

6. Fathimah



Mengapa tidak ada putra Muhammad SAW yang dapat bertahan hidup hingga

dewasa? Apa hikmahnya? Ini dapat pembaca temukan uraiannya di halaman 102.



Yang menarik lagi, ada penjelasan yang rasional disertai grafik tentang usia

Rasulullah SAW saat monogami dan poligami (hlm 105-106). Juga dua belas

istri beliau yang diterangkan dengan tabel yang warna-warni (hlm 108-109)

sehingga para pembaca pastilah tertarik untuk membaca buku ini hingga

selesai.



Rasulullah SAW seorang ayah teladan, mertua yang pengertian, kakek

penyayang, juga suami teladan yang amat mesra dan romantis dengan para

istrinya. Mandi bersama hanyalah salah satu contoh dari 23 bentuk kemesraan

dan romantisnya Rasulullah SAW dengan para istrinya (hlm 111-121).



*Bab 7: Kepemimpinan Dakwah Muhammad SAW*



Yang menarik dari bab 7 adalah sifat-sifat kepemimpinan keagamaan Muhammad

SAW (hlm 138-142):

1. Disiplin wahyu

2. Memberikan teladan

3. Komunikasi yang efektif

4. Dekat dengan umatnya

5. Pengkaderan dan pendelegasian wewenang



*Bab 8: Muhammad sebagai Pemimpin Sosial-Politik*



Disini dijelaskan tentang keunikan politik Muhammad SAW di zamannya,

strategi Muhammad SAW dalam membidik Madinah sebagai pusat Islam, saat

hijrah Muhammad SAW, kondisi awal Madinah, segmentasi warga Madinah,

pergantian nama dari Yatsrib ke Madinah, Tahapan Pengembangan negara

Madinah, juga keadaan muslim di Makkah dan Madinah.



Kebijakan Sosial Politik yang Dilakukan Muhammad SAW pada periode Madinah

antara lain: mempersaudarakan muhajirin dan anshar, membuat kesepakatan

antarberbagai faksi yang ada di madinah. Kesepakatan ini disebut sebagai

Piagam Madinah. Adanya kesetaraan bagi semua warga, persoalan pendidikan,

lima makna kemenangan perjanjian Hudaibiyah (hlm 152-160). Disebutkan pula

delapan utusan diplomatik Muhammad SAW beserta misi mereka (hlm 161-2).



Di bidang Politik Ekonomi, Muhammad SAW telah melarang riba, gharar,

ihtikar, tadlis, dan market inefficiency (hlm 163-164). Beliau juga sangat

memperhatikan sistem upah (hlm 164) dan memiliki sistem kebijakan fiskal

yang unik di zamannya (hlm 164-177).



Diuraikan pula tentang penerimaan negara Madinah antara lain berasal dari:

1. zakat

(berbentuk uang tunai, hasil pertanian, dan binatang ternak)

2. khums (harta rampasan perang)

3. jizyah (dibayarkan oleh warga non-Muslim khususnya ahli Kitab

untuk jaminan perlindungan jiwa, properti, ibadah, dan bebas

dari kewajiban militer. Kelompok non-Muslim yang pertama kali

setuju membayar jizyah kepada Rasulullah SAW adalah kaum

Kristen Najran)

4. Kharaj (pajak tanah)

5. Sumber Penerimaan Lain, misalnya:

a. 'Usyr: bea impor yang dikenakan kepada semua pedagang,

dibayar hanya sekali dalam setahun dan hanya berlaku

terhadap barang yang nilainya lebih dari 200 dirham.

b. pembayaran tebusan atas tawanan perang.

c. sumber penerimaan sekunder lainnya:

c.1. pinjaman-pinjaman

c.2. rikaz: harta karun yang ditemukan pada periode sebelum

Islam.

c.3. amwal al-fadhla: harta yang berasal dari kaum Muslim yang

meninggal tanpa ahli waris atau berasal dari barang-barang

seorang Muslim yang meninggalakan negerinya.

c.4. wakaf: harta benda yang didedikasikan kepada umat Islam

ikhlas semata karena Allah SWT.

c.5. nawa'ib: pajak yang jumlahnya cukup besar yang

dibebankan kepada kaum Muslim yang kaya untuk

menutupi pengeluaran negara selama masa darurat.

Hal ini pernah terjadi di masa perang Tabuk.

c.6. Bentuk lain shadaqah seperti qurban dan kaffarat.



*Bab 9: Muhammad SAW sebagai Pemimpin Sistem Pendidikan Holistik*



Dalam bab ini (hlm 181-213) dibahas tentang: perhatian Rasulullah SAW

terhadap pendidikan, Rasulullah SAW sebagai Living Model, lembaga-lembaga

pendidikan di masa Rasulullah SAW, lembaga-lembaga pendidikan pasca

Rasulullah SAW, tuntunan Rasul tentang sifat-sifat guru, dua puluh metode

dan teknik pengajaran.



Sebelas sifat mulia yang patut diamalkan oleh para guru (hlm187-193) yaitu:

ikhlas, jujur, walk the talk (melakukan semua yang dikatakan), adil dan

egaliter, berakhlak mulia, tawadhu, berani (dalam mengakui kesalahan dan

kekurangan diri, mengungkapkan kebenaran, menegur perilaku siswa yang

bermoral rendah atau berakhlak buruk), berjiwa humor (tidak berlebihan dalam

bergurau), sabar dan menahan amarah, menjaga lisan, mampu bersinergi dan

bermusyawarah.



Diuraikan secra lengkap dan terperinci pula disini (hlm 194-213) tentang 20

metode dan teknik pengajaran "*Holistic Learning Methods*" yaitu:

*1. Learning Conditioning

2. Active Interaction

3. Applied-Learning Method

4. Scanning and Levelling

5. Discussion and Feed Back

6. Story Telling

7. Analogy and Case Study

8. Teaching and Motivating

9. Body Language

10. Picture and Graph Technology

11. Reasoning and Argumentation

12. Self Reflection

13. Affirmation and Repetition

14. Focus and Point Basis

15. Question and Answer Method

16. Guessing with Question

17. Encouraging Students to Ask

18. Wisdom in Answering Question

19. Commenting on Students Question

20. Honesty*



*Bab 10: Muhammad SAW sebagai Pemimpin Hukum*



Dalam bab ini (hlm 217-252) dikemukakan tentang penghargaan dunia terhadap

Muhammad SAW di bidang hukum, peran Rasulullah SAW dalam pembentukan *Legal

Jurisprudence*, "karir hukum" Rasulullah SAW, peranan Rasulullah SAW dalam

pembinaan hukum, karakteristik hukum Islam, periode pembentukan hukum Islam,

Madinah kota peradaban berlandaskan hukum dan keadilan, metode pembentukan

hukum Islam, keistimewaan hukum pada masa Rasulullah SAW, berijtihad dalam

menetapkan hukum pada masa Rasulullah SAW, kesatuan hukum, kodifikasi hukum,

perkembangan periode selanjutnya.



Ada beberapa hal yang menarik, yaitu: Nabi Muhammad SAW termasuk sebagai

salah satu tokoh hukum dunia sepanjang masa (hlm 219), juga sebelas

karakteristik hukum Islam (hlm 227-236):

1. Rabbaniyah (bersumber dari Allah)

2. Tadarruj (bertahap)

3. Umum (general)

4. Ideal dan Relistis

5. Wasathiyah/moderate (seimbang dan proporsional)

6. Murunah (fleksibel)

7. Al'Adalah (adil)

8. Raf'u al-Haraj (tidak sukar)

9. Qillatu al-Taklif (meminimalkan kewajiban hukum)

10. Jalbu al-Mashalih (sesuai dengan kemaslahatan umat manusia)

11. Takamul/Syumul (komprehensif, maksudnya: lengkap, sempurna, dan

berkumpul padanya berbagai macam pandangan hidup)



*Bab 11: Kepemimpinan Militer Muhammad SAW*



"*Seratus kemenangan dalam seratus pertempuran bukanlah keterampilan militer

yang luar biasa. tetapi menundukkan kekuatan lawan tanpa pertempuran itulah

keterampilan militer yang paling hebat*." (Sun Tzu)



Dalam bab ini (hlm 255-282) diuraikan tentang: Perang Fijar, ancaman dari

luar madinah, strategi pertahanan Madinah, Perang Badar al-Kubra, Ekspedisi

antara Badr dan Uhud, Perang Uhud, Ekspedisi-ekspedisi antara perang Uhud

dan Ahzab (Khandaq), Perang Ahzab (Khandaq), operasi militer sesudah Perang

Ahzab, Perang Khaibar, Penaklukan Makkah, Ekspedisi Pasca Penaklukan Makkah,

Beberapa Strategi Militer Muhammad SAW.



Beberapa sifat kepemimpinan militer Muhammad SAW sbb:

1. Bermusyawarah dalam menentukan taktik militer

2. Mengalahkan musuh tanpa pertempuran

3. Meminimalkan jumlah korban

4. Tidak mudah marah

5. Pendelegasian Kepemimpinan Pasukan

6. Membawa Tradisi baru tujuan peperangan, yakni jihad

7. Komunikasi militer yang Jelas dan Tegas

8. Selalu waspada

9. Tidak segan turun ke bawah

10. Memberi pujian dan bersikap adil terhadap pasukan



*Bab 12. Epilog: Jika Saat ini Rasulullah SAW Duduk di Samping Anda

*

Bab ini (hlm 285-291) berisi mutiara nasihat seandainya Rasulullah SAW saat

ini di samping kita.



"Wahai saudaraku aku (Rasulullah SAW) bahagia engkau telah membaca

perjalanan dakwah dan riwayat hidupku. Aku berharap di setiap lembaran buku

yang kau baca akan kaudapatkan hikmah dan pencerahan serta motivasi untuk

berjuang menuju hari esok yang lebih baik."



"Ketahuilah wahai saudaraku, bahwa dakwah yang paling utama adalah dakwah

dengan suri tauladan. Usahakanlah dengan maksimal untuk shalat tahajjud

secara teratur sebelum kita mengajak orang lain bangun shalat malam.

Bermurah tanganlah kepada kerabat dekat dan handai taulan serta fakir miskin

sebelum kita mengajak orang lain bershadqah. Berhentilah merokok sebelum

menyuruh anak Anda tidak merokok. Tekanlah ego Anda dan tebarkanlah senyum

sebelum Anda menyuruh orang lain berperilaku santun."



Tentang Peresensi:



Dito Anurogo *is a member of International Federation of Medical Students'

Associations* (IFMSA) *and Center for Indonesian Medical Students'

Activities* (CIMSA). 



*Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/

Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com*



--- End forwarded message ---





      

Kirim email ke