Yogi Adi Nugroho

Humas MT AL-KHAWARIZMI BINUS UNIVERSITY
Ko'ordinator MCD FSLDK JADEBEK

021-95968865



----- Pesan Diteruskan ----
Dari: arni nur ufida <[email protected]>
Terkirim: Senin, 27 April, 2009 11:17:33
Topik: [jarmusnya_jadebek] be arich ?!








Assalamu 'alaikum  Wr Wb
Ba'da tahmid was sholawat
Saudaraku seiman.. 
Menjadi kaya raya adalah  impian semua orang. Sifat Allah Ar-Rozzaq (Maha 
Memberi  Rizqi), Al-Ghoniy (Maha Kaya) dan Al-Mughniy (Maha Pemberi  Kekayaan) 
yang ditanamkan kepada manusia menjadikan manusia  ingin menguasai kekayaan. 
Namun cara manusia mencapainya  memiliki spektrum yang amat panjang. Mulai cara 
yang halal  sampai yang menjurus kepada kesyirikan.
Pada zaman keemasan Islam  (khoirul qurun), para sahabat Rasulullah SAW 
menguasai  kekayaan dengan motivasi terbaik mereka, mengabdi kepada  Allah. Dan 
tentu saja, rizqi yang mereka terima, hanya  yang halal saja. Ciri mereka ada 
pada keteguhan dan kerja  keras dalam berproduksi, namun sangat hemat dalam 
konsumsi.  Inilah zuhud yang benar. Bukan dengan ber-miskin ria lalu  
melegitimasi kemalasannya dengan baju zuhud. 
Dalam sejarah tercatat,  Umar bin Khattab RA ketika wafat meninggalkan ladang 
pertanian  sebanyak 70.000 ladang, yang rata-rata harga ladangnya  sebesar Rp 
160 juta (perkiraan konversi ke dalam rupiah).  Itu berarti, Umar meninggalkan 
warisan sebanyak Rp 11,2  Triliun. Setiap tahun, rata-rata ladang pertanian 
saat  itu menghasilkan Rp 40 juta, 
"Berarti  Umar ra mendapatkan passive income sebanyak Rp 2,8 Triliun  setiap 
tahun, atau 233 Miliar sebulan!". 
(Fikih Ekonomi Umar ra, penerbit Khalifa, hal. 47 &  99, konversi pada saat 
harga dinar Rp 1,2 juta)

Selanjutnya ....

http://spiritualpre neurship. com/?id=fida. banget
 

   


      Yahoo! Toolbar kini dilengkapi Anti-Virus dan Anti-Adware gratis.
Download Yahoo! Toolbar sekarang.
http://id.toolbar.yahoo.com

Kirim email ke