Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh Apakah Antum pernah dengar istilah "Cinta datang karena biasa" ? Biasa bertemu, biasa dibaca, biasa...
Ana pernah mendapat ditanya oleh Mentor Ana. Seperti ini pertanyaannya, "Mana yang lebih disukai oleh Allah SWT, berinfaq setiap harinya Rp 10.000,- atau berinfaq Rp 5.000,- sebulan sekali?". Tentu saja Allah SWT suka dengan berinfaq setiap harinya Rp 10.000,- selama sebulan. Lalu Berikutnya Beliau bertanya lagi, "Mana Mana yang lebih disukai oleh Allah SWT, Membaca Al-Quran per lembar setiap harinya atau membaca Al-Quran langsung 1 juz dalam sebulan sekali". Disinilah sebenarnya bukannya Kuantitas yang menjadi tolok ulur kita dalam beramal, tetapi Kekonsistenan kita dalam beramalah yang lebih Allah SWT sukai. Dalam hal ini, Rasulullah S.A.W. Pernah bersabda, "Amal perbuatutan yang paling di sukai Allah Ta'ala adalah amal yang dikerjakan secara terus menerus (rutin), meskipun (hanya) sedikit". Jadi maksudnya, kerutinan dalam menjalankan ibadah sehari-hari walaupun hanya sedikit adalah lebih baik dari pada menjalankan ibadah yang besar nilainya tapi dilakukan hanya pada saat-saat tertentu saja. Sehingga dari yang rutin tersebut kita menjadi biasa, dan karena biasa kita menjadi cinta, tanpa melupakan Hakekat mengapa kita harus melakukan ibadah-ibadah tersebut. Untuk menghidupkan kembali kegairahan dan menumbuhkan Cinta kita dalam membaca Al Qur`an, Ana dapat beberapa keutamaan membaca Al Qur`an dari berbagai sumber, ialah sebagai berikut: 1. Manusia yang terbaik. Dari `Utsman bin `Affan, dari Nabi bersabda : "Sebaik-baik kalian yaitu orang yang mempelajari Al Qur`an dan mengajarkannya." H.R. Bukhari. 2. Dikumpulkan bersama para Malaikat. Dari `Aisyah Radhiyallahu `Anha berkata, Rasulullah bersabda : "Orang yang membaca Al Qur`an dan ia mahir dalam membacanya maka ia akan dikumpulkan bersama para Malaikat yang mulia lagi berbakti. Sedangkan orang yang membaca Al Qur`an dan ia masih terbata-bata dan merasa berat (belum fasih) dalam membacanya, maka ia akan mendapat dua ganjaran." Muttafaqun `Alaihi. 3. Sebagai syafa`at di Hari Kiamat. Dari Abu Umamah Al Bahili t berkata, saya telah mendengar Rasulullah bersabda : "Bacalah Al Qur`an !, maka sesungguhnya ia akan datang pada Hari Kiamat sebagai syafaat bagi ahlinya (yaitu orang yang membaca, mempelajari dan mengamalkannya)." H.R. Muslim. 4. Kenikmatan tiada tara Dari Ibnu `Umar t, dari Nabi bersabda : "Tidak boleh seorang menginginkan apa yang dimiliki orang lain kecuali dalam dua hal; (Pertama) seorang yang diberi oleh Allah kepandaian tentang Al Qur`an maka dia mengimplementasikan (melaksanakan)nya sepanjang hari dan malam. Dan seorang yang diberi oleh Allah kekayaan harta maka dia infakkan sepanjang hari dan malam." Muttafaqun `Alaihi. 5. Ladang pahala. Dari Abdullah bin Mas`ud t berkata, Rasulullah e : "Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al Qur`an) maka baginya satu kebaikan. Dan satu kebaikan akan dilipat gandakan dengan sepuluh kali lipat. Saya tidak mengatakan "Alif lam mim" itu satu huruf, tetapi "Alif" itu satu huruf, "Lam" itu satu huruf dan "Mim" itu satu huruf." H.R. At Tirmidzi dan berkata : "Hadits hasan shahih". 6. Kedua orang tuanya mendapatkan mahkota surga Dari Muadz bin Anas t, bahwa Rasulullah e bersabda : "Barangsiapa yang membaca Al Qur`an dan mengamalkan apa yang terdapat di dalamnya, Allah akan mengenakan mahkota kepada kedua orangtuanya pada Hari Kiamat kelak. (Dimana) cahayanya lebih terang dari pada cahaya matahari di dunia. Maka kamu tidak akan menduga bahwa ganjaran itu disebabkan dengan amalan yang seperti ini. " H.R. Abu Daud. Itulah sedikit yang bisa Ana Share, semoga bisa bermanfaat. Ana pun termasuk Hambanya yang sedang berproses dalam belajar dan masih jauh sekali dari Sempurna. Sekian dari Ana. Wassalamualaikum Warahmatullah Wabarokatuh ________________________________ From: Syarif Niskala <[email protected]> To: [email protected] Sent: Friday, May 8, 2009 8:47:29 AM Subject: [muslim_binus] Mohon bantuan pendapat : Bagaimana menumbuhkan CINTA pada Al Qur'an? Assalamu'alaikum war wab. Sahabat-sahabat majelis milist yang budiman. Terkait sebuah Program Pembinaan Remaja, saya sedang mengumpulkan ilham-ilham yang terserak. Saya mohon sahabat berkenan me-reply e-mail ini (tanpa mengganti subyek) tentang gagasan, ide, masukan atau apa pun yang Allah Swt. titipkan pada taman pikiran sahabat. Semoga upaya ini semakin berkah apabila dalam prosesnya meluaskan diri pada keterlibatan positif partisipasi pribadi-pribadi tulus seperti Anda. Untuk sebuah kebersamaan perbuatan yang baik ini, mohon berkenan menerima ungkapan rasa terima kasih saya yang terdalam. Wassalamu'alaikum war wab. Syarif Niskala
