sumber : milis [email protected]

HENTIKAN MEMBERI UANG KEPADA ANAK JALANAN

Banyak pihak dan yayasan yang telah mencoba menolong mereka dengan
memberikan sekolah gratis, makanan gratis dan rumah singgah
bagi mereka. Namun mereka tetap kembali ke jalan. Mengapa ?? Karena UANG
anda!!

Karena setiap hari mereka memperoleh "uang gampang" paling sedikit Rp.
25.000,- , itu berarti dalam sebulan mereka bisa memperoleh
Rp. 750.000,-

Jumlah yang cukup besar, tidak heran mereka memilih untuk tetap di
jalanan. Tapi jika dibiarkan, 10-20 tahun lagi mereka akan tetap
berada di jalanan dan bisa menjadi preman yang tinggal di jalan dan
melahirkan anak-anak kurang mampu dan yang tidak berpendidikan.
Ini akan menjadi lingkaran setan di negara kita.

Mereka bukannya tidak punya
pilihan lain, apa yang bisa kita lakukan
agar mereka tidak berada di jalanan lagi ???

1. BERHENTI MEMBERIKAN UANG KEPADA MEREKA!!!

     Dengan begitu kita menolong mereka dari resiko-resiko berbahaya
serta memberikan kesempatan kepada mereka untuk menyambut
uluran tangan yayasan dan melakukan hal-hal yang berguna untuk masa
depannya kelak. Lewat tindakan kita dan kesempatan yang kita
berikan, kita secara tidak langsung sedang memulihkan hak-hak asasi anak
menurut Konvensi anak PBB (diratifikasi Keppres RI No.
36/1990) :   - Hak untuk hidup

                              - Hak untuk tumbuh dan
berkembang

                              - Hak untuk berpartisipasi

Dengan kita berhenti memberikan "uang gampang" berarti kita telah
menjadi sukarelawan pasif dalam usaha pemulihan hak asasi anak
itu.

Di satu sisi kita kasihan melihat mereka namun jika kita memberi uang
maka mereka akan tetap seperti itu dan tidak mau menyambut
uluran tangan dari yayasan-yaysan yang berniat membantu mereka. Di sisi
lain dengan tidak memberikan uang maka kita berharap masa
depan mereka akan lebih baik dari sekarang ini.

Informasi tambahan : tanggal 5 Desember telah ditetapkan sebagai Hari
Volunteer sedunia. Dalam rangka memperingati hari tersebut,
pada tanggal 5 Desember 2004, PBB dalam hal ini UNV (United Nations
Volunteer) melakukan kampanye di Jakarta untuk
kepedulianterhadap anak jalanan dengan
tema "Stop Beri Uang, Beri Kami
Kesempatan". Dengan harapan kampanye ini mengubah
paradigma masyarakat terhadap pemberian kepada anak jalanan serta
menggalang para sukarelawan yang mendukung kampanye
tersebut.

http://www.stopberiuang.or.id
http://www.unv.org

2. DUKUNG USAHA MEREKA

     Berikan reward kepada semangat bekerja dan berusaha. Sebisa
mungkin, meskipun akan ada selisih harga, belanjalah kebutuhan anda
kepada usaha-usaha yang dikelola oleh mereka. Anggaplah selisih harga
ini sebagai sedekah untuk merkea. Lebih ekstrim lagi, belanjalah
keada mereka meskipun anda tidak terlalu membutuhkan barangnya. Hal ini
sekali lagi jauh lebih baik daripada sekedar memberikan
"uang gampang" kepada anak jalanan.

Quote dari seseorang : "OTOH never give money to pengemis. Tapi kalo
ngeborong pisang sampe busuk, sapu lidi kayu, tae
uli sebakul
sampe busuk ya pernah .... yang penting tuh orang udah usaha"

3. DUKUNG USAHA YAYASAN-YAYASAN SOSIAL

     Stop berikan "uang gampang" , alihkan dana anda kepada
yayasan-yayasan sosial yang anda percayai untuk mengelola uang bantuan
anda secara lebih terorganisir. Ini juga akan lebih baik.

4. SEBARKAN KAMPANYE INI

     Berpartisipasilah dalam penyebaran pesan ini. Tulis dan sebarkanlah
di forum-forum dan milis-milis yang relevan atau diskusikanlah
hal ini dengan teman-teman anda atau segala macam bentuk penyebaran
lain.

"Mari kita selamatkan dan bangun bangsa kita menjadi bangsa yang sehat,
cerdas dan maju"


      Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih 
cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. 
Dapatkan IE8 di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/

Kirim email ke