'Alaikassalam.......

Hanya menambahkan saja : "Trias Politika (lembaga Eksekutif, Legislatif dan 
Yudikatif) memang terlihat semakin berkompetisi mengambil peran dan cari muka 
di masyarakat...Entah ya?, ada apa dibalik itu semua?. Jika saya sebagai 
rakyat, saya lebih suka melihat ketiga berkoalisi dan berelaborasi untuk 
memberikan batasan yang jelas dan tegas atas aturan main negeri kita tercinta 
ini".

Tapi isi negara ini bukan hanya saya saja, masih banyak elemen masyarakat lain 
yang mempunyai suara yang semuanya ingin diprioritaskan. Jadi ada benarnya juga 
pepatah " Jangan pernah bertanya apa yang bisa Negara berikan padamu, tapi 
bertanyalah tapi apa yang bisa kamu berikan pada negara". Semoga di tengah 
hiruk pikuk pemerintah ini, kita tidak terjerumus di dalamnya dengan memberikan 
statement yang tidak kita ketahui kebenarannya secara pasti, media boleh 
bersuara tapi kita pun harus selektif dan tidak mudah terpancing dengan suara 
media. 

--- On Mon, 1/18/10, Agung Nugroho <[email protected]> wrote:

From: Agung Nugroho <[email protected]>
Subject: Bls: [muslim_binus] Pemerintahan SBY tidak menunjukan kebenaran.....
To: [email protected]
Date: Monday, January 18, 2010, 10:54 AM







 



  


    
      
      
      assalam...
 
menarik juga 
 
seperti yang kita lihat belakangan ini, banyak penyimpangan penyimpangan yg 
terjadi didalam pemerintahan Pak SBY. knapa ? sepertinya kursi kepemimpinan 
adalah kursi "empuk" bagi para elite politik. Perebutan kursi "empuk" itu 
semakin longgar dikala sistem diktator era Soeharto lengser. Transisi dari 
sistem diktator menjadi sistem demokrasi,demokrasi liberal , menjadi bumerang 
bagi bangsa ini. Dewan Ekssekutif  sepertinya kurang memproteksi diri dari 
ancaman ancaman stabilitas politik. Stabilitas politik kurang di jaga dengan 
semakin banyaknya partai politik yang duduk di kursi DPR, partai oposisi juga . 
Sepertinya Trias Politika kurang berjalan di Indonesia.
 
Kasus kasus yang terjadi saat ini, mungkin permainan dari para kompetitor yang 
ingin merebut kembali kursi "empuk" presiden dengan tujuan melengserkan 
pemerintahan saat ini, jangaka panjangnya pemilu 2014 partai demokrat gagal 
merebut kursi lagi..
 
sepertinya untuk merubah Indonesia, perlu di adakan "pemberantasan" orang-orang 
hasil didikan orde baru dari panggung politik ini.

 
 
maaf, kalao pandangan saya salah, maklum saia bukan ahlinya... itu cuma 
pendapat saya.
 




Dari: Iqbal Al_Katiri <iqbal_e...@yahoo. com>
Kepada: muslim_binus@ yahoogroups. com; EraMuslim <eramus...@yahoogrou ps.com>; 
FPI <frontpembelaislamin done...@yahoogro ups.com>; Arrahmah <media_arrahmah@ 
yahoogroups. com>; MT-Alkhawarizmi Pengurus <mtbinus_pengurus@ yahoogroups. com>
Terkirim: Sen, 11 Januari, 2010 21:04:47
Judul: [muslim_binus] Pemerintahan SBY tidak menunjukan kebenaran... .

  



Assalamualaikum,

SaudaraQu semua, sudah bukan rahasia lagi bahwa banyak sekali hal-hal buruk 
menimpa..

Mulai dari Bencana Alam, Kasus Century dan Yang lagi heboh nih...

Perihal Penjara Bintang 5, Narapidana Korupsi Artalita... :(

Luar biasa nih.. Napi yang harusnya berada di sel tahanan malah ditempatkan 
secara berlebihan di Kantor Sipir RuTan tersebut...

Gilaaaaa.... . :))

Didalamnya ada semua peralatan dan perlengkapan bak hotem mewahh..

Tidak ada kesan terlebih kenyataan yang bisa menyakinkan bahwa Artalita berada 
dalam tahanan!!

Umat Islam sekalian...

Artalita bukanlah siapa-siapa saya, namun yang menjadi perhatian adalah 
bagaimana pemerintah menyikapi hal ini yang sedang benar-benar dibicarakan 
masyarakat.. .

Sungguh, SBY seharusnya malu dengan fakta ini...

SBY seharusnya meminta maaf kepada masyarakat Indonesia.

Tak mungkin ada keadilan jika, fakta seperti ini
 bisa berlanjut...

Pastilah, Khilafah Islam yang tegak satu-satunya harapan Umat Islam dan umat 
dunia..

Insya Allah, topik ini menarik untuk diperbincangkan dan diketahui..

Juga sebagai pertimbangan kita kedepan tentang bagaimana melihat isi 
pemerintahan Indoneia tercinta...

Syukron...

Wassalamualaikum.



       Lebih aman saat online. 
Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk 
Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!

    
     

    
    


 



  






      

Kirim email ke