8 Tips Sambut Ramadhan 

Oleh: Ulis
Tofa, Lc 









dakwatuna.com - 

"Allahumma baariklanaa fi rajab wa sya'ban wa balighna ramadhan"
"Ya 
Allah berikanlah berkah-Mu kepada kami di bulan Rajab dan Syaban, dan 
pertemukan kami dengan Ramadhan."
Amin yaa Rabbal 'Alamin

Ramadhan yang penuh kelimpahan kebaikan dan
keutamaan, akan dapat dirasakan dan diraih ketika ilmu tentang Ramadhan
dipahami dengan baik.

Bayangkan,
para generasi awal Islam sangat merindukan bertemu dengan bulan suci ini. 
Mereka berdo’a selama enam bulan sebelum kedatangannya agar mereka dipanjangkan
umurnya sehingga bertemu dengan Ramadhan. Saat Ramadhan tiba, mereka
sungguh-sungguh meraih kebaikan dan keuataman Ramadhan. Dan ketika mereka
berpisah dengan Ramadhan, mereka berdo’a selama enam bulan setelahnya, agar
kesungguhannya diterima Allah swt. Kerinduan itu ada pada diri mereka, karena
mereka sadar dan paham betul keutamaan dan keistimewaan Ramadhan.


Bagaimana
menyambut bulan Ramadhan? Berikut kami hadirkan “8 Tips Sambut Ramadhan”
:


1.
Berdoa agar Allah swt. memberikan umur panjang kepada kita sehingga kita
berjumpa dengan bulan Ramadhan dalam keadaan sehat. Dengan keadaan sehat, kita
bisa melaksanakan ibadah secara maksimal: Puasa, shalat, tilawah, dan dzikir.
Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan
Rajab selalu berdoa, ”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna
ramadan. Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban, dan
sampaikan kami ke bulan Ramadan.” (HR. Ahmad dan Tabrani)


2.
Pujilah Allah swt. karena Ramadhan telah diberikan kembali kepada kita. Imam An
Nawawi dalam kitab Adzkar-nya berkata: ”Dianjurkan bagi setiap
orang yang mendapatkan kebaikan dan diangkat dari dirinya keburukan untuk
bersujud kepada Allah sebagai tanda syukur; dan memuji Allah dengan pujian yang
sesuai dengan keagungannya.” Dan di antara nikmat terbesar yang diberikan
Allah swt. kepada seorang hamba adalah ketika dia diberikan kemampuan untuk
melakukan ibadah dan ketaatan. 



3.
Bergembira dengan datangannya bulan Ramadhan. Rasulullah saw. selalu memberikan
kabar gembira kepada para sahabatnya setiap kali datang bulan Ramadhan: “Telah
datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah telah
mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka
pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad).


4.
Rencanakan agenda kegiatan harian untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin
dari bulan Ramadhan. Ramadhan sangat singkat, karena itu, isi setiap detiknya
dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan diri, dan mendekatkan diri
kepada Allah swt.


5.
Kuatkan azam, bulatkan tekad untuk mengisi waktu-waktu Ramadhan dengan
ketaatan. Barangsiapa jujur kepada Allah swt., maka Allah swt. akan membantunya
dalam melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya melaksanakan
aktifitas-aktifitas kebaikan. “Tetapi jikalau mereka benar terhadap Allah,
niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” Muhamad:21.


6.
Pahami fiqh Ramadhan. Setiap mukmin wajib hukumnya beribadah dengan dilandasi
ilmu. Kita wajib mengetahui ilmu dan hukum berpuasa sebelum Ramadhan datang
agar amaliyah Ramadhan kita benar dan diterima oleh Allah swt. “Tanyakanlah
kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahu.” Al-Anbiyaa’
ayat 7.


7.
Kondisikan qalbu dan ruhiyah kita dengan bacaan yang mendukung proses 
tadzkiyatun-nafs
–pemberishan jiwa-. Hadiri majelis ilmu yang membahas tentang keutamaan,
hukum, dan hikmah puasa. Sehingga secara mental, dan jiwa kita siap untuk 
melaksanakan
ketaatan kepada Allah swt. di bulan Ramadhan.


8.
Tinggalkan dosa dan maksiat. Isi Ramadhan dengan membuka lembaran baru yang
bersih. Lembaran baru kepada Allah, dengan taubat yang sebenarnya taubatan
nashuha. “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang
yang beriman, supaya kamu beruntung.” An-Nur:31. Lembaran baru kepada
Muhammad saw., dengan menjalankan sunnah-sunnahnya dan melanjutkan risalah
dakwahnya. Kepada orang tua, istri-anak, dan karib kerabat, dengan mempererat
hubungan silaturrahim. Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang paling
bermanfaat bagi mereka. Sebab, “Manusia yang paling baik adalah yang paling
bermanfaat bagi orang lain.” 



Semoga
Allah swt. memanjangkan umur kita sehingga berjumpa dengan Ramadhan. Dan selamat
meraih kebaikan-kebaikannya. Amin ya Rabbana. Allahu a’lam :)


 



Kirim email ke