thx banget bro.
numpang copas yah...
:)

2010/4/29 Sam Ardi <[email protected]>

> *Penulis: M Salahuddien dan Sam Ardi - detikinet*
>
> Beberapa hari ini media memberitakan tentang pencurian password akun
> facebook user di beberapa tempat baik di Indonesia maupun luar negeri. Para
> korban mengaku setelah log out terakhir kali dan keesokan harinya mencoba
> log in ternyata gagal mengakses dengan beberapa alasan seperti “password dan
> username tidak cocok” ataupun “akun tidak eksis”.
>
> Di beberapa social networking lainnya, seperti twitter dan plurk sempat
> dilaporkan kejadian yang sama pernah terjadi. Username dan password
> tiba-tiba tidak cocok dikarenakan sesuatu hal, atau dapat kita ambil benang
> merah, password mereka ada yang mengganti.
>
> Apakah ada suatu teknik cracking untuk membobol akun facebook antar
> individu? Jawabannya ada beberapa. Lalu pertanyaan selanjutnya adalah,
> apakah ada teknik untuk melumpuhkan akun facebook atau social networking
> lainnya?
>
> Teknik yang terungkap untuk menyerang akun facebook beberapa waktu lalu
> adalah dengan membanjiri data pada server facebook dengan teknik DDOS atau
> biasa dikenal dengan Distributed Denial of Service sehingga server lumpuh
> selama beberapa jam seperti yang terjadi pada facebook dan twitter tahun
> 2009 oleh cracker dari Rusia. Kemungkinan seperti ini perlu kita waspadai.
>
> *Keylogger*
>
> Cara pertama menggunakan keylogger adalah cara yang sangat efektif bagi
> para cracker untuk mencuri password dari akun facebook anda. Dengan
> menginstall software dan atau hardware keylogger pada notebook maupun PC
> sasaran, maka otomatis segala bentuk ketukan pada keyboard maupun aktivitas
> browsing anda akan terekam dengan detail dan sistematis.
>
> Sehingga jika anda mengetikan password dan username pada notebook atau PC
> yang telah dipasangi keylogger, anda dengan penuh kerelaan hati telah
> menyerahkan data pribadi sensitif tersebut pada orang yang memasangnya,
> karena keylogger ibarat kertas karbon yang akan membuat salinan tentang
> sesuatu yang ditulis diatasnya.
>
> Keylogger biasanya dipasang oleh cracker pada terminal akses internet
> publik yang berbagi pakai seperti di warnet dan kampus. Maka berhati-hatilah
> ketika menggunakan akses seperti ini.
>
> 1. Pertama, jangan langsung menggunakan terminal melainkan lakukan restart.
> 2. Kedua, coba cek apakah ada aplikasi tersembunyi yang berjalan di memori
> background, anda bisa gunakan tools event task manager (tekan tombol ctrl +
> alt + del pada desktop windows anda) dan perhatikan apakah ada aplikasi atau
> proses yang tidak biasa? Memang anda perlu sedikit belajar dan membiasakan
> hal ini demi keamanan anda sendiri.
> 3. Ketiga, cek setting keamanan pada browser yang anda gunakan apakah
> secara otomatis merekam username dan password? Sebaiknya matikan fitur ini
> dan apabila ada fitur anti phising site bisa diaktifkan.
> 4. Keempat, bersihkan/hapus cache dan history secara otomatis setiap kali
> menutup browser. Ini bisa anda lakukan pada setting browser.
> 5. Kelima, pastikan bahwa setiap selesai melakukan kegiatan anda selalu log
> out dengan sempurna.
>
> *Sniffing*
>
> Teknik kedua adalah dengan menggunakan tools yang biasa digunakan sniffing
> seperti Cain and Abel pada area yang terkoneksi WiFi jadi tools tersebut
> memang “mencari aktifitas” pada laptop-laptop yang terkoneksi. Maka anda
> harus berhati-hati juga apabila sedang mobile dan mengakses HotSpot.
>
> Pada prinsipnya akses wireless sangat mudah untuk diintip. Jangan begitu
> saja mempercayai SSID “Free WiFi atau Free HotSpot” saat anda scanning
> wireless network. Yang paling aman adalah bertanya pada pengelola HotSpot
> area tersebut apa SSID yang resmi? Kemudian setting akses wireless pada
> notebook anda untuk tidak “auto connect” melainkan harus manual agar anda
> bisa meneliti terlebih dahulu.
>
> Ketika anda melakukan akses dari jaringan WiFi HotSpot sebaiknya hindarkan
> transaksi pada situs yang kritis seperti e-banking, akses email, akun
> jejaring sosial dlsb. Browsing hal yang umum saja kecuali anda yakin benar
> bahwa tidak ada yang berusaha mengintip aktivitas anda dan jaringan tersebut
> bisa dipercaya.
>
> Meskipun demikian, pastikan bahwa anda selalu akses dengan memilih mode
> secure connection yaitu menggunakan HTTPS yang biasanya ditandai dengan
> munculnya icon gembok terkunci pada browser anda. Dengan akses HTTPS ini
> maka antara anda dengan server layanan yang diakses telah dilindungi dengan
> enkripsi sehingga tidak mudah diintip oleh orang yang tidak berhak. Pastikan
> anda sudah masuk ke mode secure sebelum memasukkan username dan password
> atau PIN.
>
> *Phishing*
>
> Cara ketiga adalah dengan mengklik url yang diberikan oleh aplikasi
> facebook maupun via email yang mengatasnamakan facebook. Atau menjebak Anda
> dengan tawaran aplikasi asing pada facebook merupakan aplikasi yang lepas
> dari maintenance facebook sendiri.
>
> Aplikasi tersebut dapat dibuat oleh siapa saja dan kapan saja dan random
> sifatnya. Untuk mencuri username dan password tersebut, biasanya korban
> disuruh mengakses link tersebut dan diperintahkan memberikan password dan
> usernamenya. Perhatikan contoh berikut:
>
> Contoh 1:
>
> Anda diminta untuk mengakses link tertentu:
>
> http://www.facebook.com/l.php?u=http%3A%2F%2Fwww.gir
> lcam-facebook.com%2Fapps%2Ffacebook%2Fbookmark%2526a
> mp%253bcode2432kn4khkh34&h=f2a5c924ad5de97a77f440ac31753781
>
> Namun ketika Anda mengkliknya Anda harus log in dahulu di halaman tersebut,
> padahal Anda sebelumnya sudah log ini terlebih dahulu. Jangan pernah Anda
> masukan username ataupun password jika Anda menemui hal janggal seperti ini,
> karena dapat diindikasikan hal tersebut adalah phising dengan menggunakan
> fake log in facebook, perhatikan screenshoot di bawah:
>
> <http://www.facebook.com/photo.php?pid=30756388&op=1&view=all&subj=386585932410&aid=-1&auser=0&oid=386585932410&id=1064919678>
>
>
> Ada sesuatu yang janggal, Anda sudah log in sebelumnya dan ketika Anda
> mengakses link di atas Anda disuruh log in kedua kalinya. Jelas ini adalah
> bentuk phishing di mana sang pencuri password menipu Anda dengan mendesain
> halaman “orisinil” dari facebook. Perhatikan dengan baik-baik url pada kolom
> tempat Anda memasukan url, agar tidak menjadi korban. Dan perhatikan apabila
> Anda mendapatkan peringatan dari facebook semacam ini:
>
> <http://www.facebook.com/photo.php?pid=30756389&op=1&view=all&subj=386585932410&aid=-1&auser=0&oid=386585932410&id=1064919678>
>
>
> Munculnya halaman peringatan facebook ini menandakan bahwa Anda sebenarnya
> sedang mengakses situs (url) lain di luar web site resmi facebook, sehingga
> Anda perlu berhati-hati dan jangan pernah memberikan apabila diminta
> memasukkan ulang username dan password atau jangan pernah melakukan bila
> diminta mendownload suatu software, program, aplikasi atau dokumen tertentu
> yang sekilas nampaknya berguna atau menarik (misalnya games, tools dlsb.)
> karena bisa jadi itu sebenarnya adalah malware.
>
> Masalahnya adalah, kebanyakan pengguna facebook kurang memperhatikan pesan
> peringatan seperti ini, tidak membaca isinya atau karena kurang memahami
> maksudnya dan kendala bahasa dan mengabaikannya. Perlu dibiasakan, apabila
> menjumpai hal yang tidak biasa atau meragukan bahkan Anda tidak mengerti apa
> maksudnya, maka tindakan paling aman adalah selalu menolak dan memilih klik
> tombol “cancel”. Atau langsung tutup halaman tersebut, sampai Anda
> mendapatkan keterangan yang terpercaya.
>
> Contoh 2:
>
> Dahulu ada sebuah group di dalam facebook yang memberikan teknik untuk
> mengambil password akun orang lain dengan alamat tersebut:
>
> http://www.facebook.com/group.php?gid=202000763768
>
> Kemudian kita lihat apa yang tertera pada halaman group “Cara Mengetahui
> Password Teman Anda” tersebut:
>
> *1. KLIK "Join this Group" ATAU "Gabung ke Grup Ini"
> (hanya Anda yang telah bergabung yang bisa menggunakan fasilitas ini!)
> 2. KLIK "Invite People to Join" ATAU "Undang Orang untuk Bergabung"
> 3. CENTANG Semua teman Anda, minimal 100 orang agar bisa berjalan!
> (hanya teman Anda yang telah di undang yang bisa Anda lihat segala
> aktivitasnya di facebook Anda!)
> 4. KLIK Tombol "Send Invitations" ATAU "Kirim Undangan"
>
> kirim pesan ke admin facebook dengan mengcopy link :
> http://www.facebook.com/home.php?#/i....3256059163..1
>
> KEMUDIAN kirim pesan dengan petunjuk berikut:
>
> .gx=0&.tm=1259467892&.rand=fnvrjkff2bk4e|(ALAMAT EMAIL Anda
> )/config/login?.src=fpctx&.intl=us&.done=http%3A%2F%2Fm(PAS SWORD EMAIL
> Anda)||202000763768&ref=nf##hl=id&source=hp&q=/7601524/id/f#id(ALAMAT
> EMAIL YANG AKAN Anda KETAHUI PASSWORDNYA)
>
> klik send email
>
> kemudian dengan menunggu konfirmasi balasan dari facebook admin dalam waktu
> 24jam, Anda akan mendapat email balasan dan mengetahui password facebook
> teman Anda.*
>
> Perhatikan kalimat yang cetak tebal tersebut, ada sesuatu yang ganjil
> bukan? Anda ingin mengetahui password orang lain tetapi Anda sebelumnya
> disuruh memasukan password dan username Anda terlebih dahulu. Jelas ini
> merupakan upaya jebakan terhadap akun Anda.
>
> Harus selalu diingat bahwa username dan password adalah sesuatu yang vital,
> sama seperti PIN ATM biarlah Anda, pihak bank dan Tuhan saja yang
> mengetahuinya. Jangan pernah berikan kepada pihak lain, apapun alasannya
> termasuk permintaan dari seseorang yang mengaku sebagai admin. Sebab kalau
> benar dia adalah admin, tentu tidak memerlukan username serta password Anda
> untuk melakukan maintenance atau tindakan apapun.
>
> Terakhir, selalu ketikkan langsung alamat url situs pada jendela browser
> Anda. Sebab ada juga malware yang menambahkan link bookmark sehingga Anda
> mengira bahwa itu resmi padahal adalah penyesatan (phising).
>
> Malware yang lebih canggih bahkan bisa merubah informasi di etc/host yang
> memetakan alamat url secara statik pada komputer Anda tanpa menggunakan
> mesin DNS. Sehingga ketika Anda mengetikkan alamat jejaring sosial ternyata
> diarahkan ke phising site. Karena itu sangat penting untuk selalu waspada
> dan memeriksa keabsahan suatu url dan mengetahui adanya ketidakwajaran
> walaupun agak sulit.
>
> *Social Engineering*
>
> Sekarang ini mulai banyak korban berjatuhan akibat upaya pembajakan akun
> facebook yang menggunakan teknik social engineering. Terutama memanfaatkan
> kelemahan prosedur akun email gratisan seperti Yahoo! Mail.
>
> Seseorang atau cracker bisa berpura-pura menjadi Anda dan mencoba
> mendapatkan akses tidak sah dan membajak akun email Anda. Caranya dengan
> mengikuti prosedur kehilangan password.
>
> Biasanya layanan email gratisan akan menanyakan beberapa kata kunci untuk
> konfirmasi seperti kombinasi “di mana tempat bulan madu Anda?” atau “siapa
> nama hewan peliharaan Anda yang pertama” atau “siapa nama paman atau tante
> yang jadi favorit Anda?”. Jawaban atau kata kunci dari pertanyaan konfirmasi
> seperti ini dulu pernah Anda isikan ketika pertama kali mendaftarkan akun
> email tersebut.
>
> Sekarang melalui facebook, seseorang atau cracker bisa dengan mudah
> mengelabui Anda. Dia akan berpura-pura melamar sebagai teman Anda. Kemudian
> mencari tahu alamat email Anda.
>
> Ketika dia mengetahui bahwa Anda menggunakan alamat email gratisan, maka
> mulailah dia mengajak Anda berkomunikasi. Dengan cara tertentu dia akan
> mengkorek sejumlah informasi yang seharusnya Anda rahasiakan.
>
> Begitu Anda memberikan informasi yang diperlukan untuk mengakses prosedur
> kehilangan password di layanan akun email gratisan, maka si cracker akan
> menguasai akun email Anda. Selanjutnya dia akan melakukan prosedur yang sama
> kepada akun facebook Anda, yaitu pura-pura lupa password dan mencoba
> membajaknya.
>
> Facebook biasanya akan mengirimkan email “password sementara” ke alamat
> email utama Anda yang sialnya sudah dikuasai oleh si cracker. Sehingga
> dengan mudah dia menguasai akun facebook Anda juga. Begitu dia mengganti
> password akun facebook Anda, maka selanjutnya Anda akan ditolak untuk
> mengakses aku facebook Anda sendiri.
>
> Seorang cracker yang membajak akun facebook Anda biasanya akan
> memanfaatkannya untuk beberapa tujuan jahat. Yang pertama adalah untuk
> melakukan impersonating atau pemalsuan identitas dengan maksud untuk
> memfitnah, menjelek-jelekkan dan menjatuhkan martabat Anda sebagai pemilik
> akun yang sesungguhnya. Misalnya dia menyerang dan melakukan suatu tindakan
> yang tidak disukai teman-teman Anda sehingga di dunia nyata, semua orang
> menjadi memusuhi Anda tanpa Anda sadari.
>
> Yang kedua adalah untuk menipu teman-teman Anda. Telah banyak laporan di
> luar negeri maupun juga di Indonesia, bahwa sejumlah orang dimintai tolong
> oleh teman lamanya di facebook untuk mengirimkan sejumlah uang karena
> beberapa alasan, yang klasik adalah mengaku kecopetan atau kerampokan atau
> di akhir pekan tidak bisa mengambil uang untuk pengobatan dsb. Atau mengajak
> bertransaksi sesuatu tapi sebenarnya akun facebook itu telah dibajak oleh
> orang lain.
>
> *Tips Pencegahan*
>
>
>    1. Jangan mudah menerima permintaan pertemanan dari orang yang sama
>    sekali belum Anda kenal, terutama yang tidak memiliki mutual friend.
>    2. Anda selalu memiliki kesempatan untuk melakukan konfirmasi kepada
>    teman yang ada di dalam mutual friend seseorang yang mencoba meminta
>    pertemanan pada Anda. Sebab memang itulah salah satu gunanya facebook
>    menampilkan informasi mutual friend yaitu agar Anda bisa melakukan
>    verifikasi terlebih dahulu. Apabila teman Anda mereferensikan dan
>    mengkonfirmasi keabsahan calon teman tersebut baru “lamaran” tersebut bisa
>    dipertimbangkan untuk diterima.
>    3. Cara lain untuk mengkonfirmasi suatu permintaan pertemanan adalah
>    mengirimkan message kepada yang bersangkutan. Dengan komunikasi ini Anda
>    dapat menanyakan siapakah dia sebenarnya (seringkali nama akun yang
>    ditampilkan adalah julukan atau nama alias yang tidak membantu Anda untuk
>    mengingat siapakah calon teman itu) dan melakukan konfirmasi lainnya yang
>    diperlukan. Misalnya, melakukan komunikasi off line (telepon) atau 
> pertemuan
>    on line web cam atau bahkan off line adalah cara lain untuk melakukan
>    konfirmasi keabsahan calon teman.
>    4. Jangan terburu-buru dan berhati-hati dalam menyampaikan sejumlah
>    informasi pribadi yang sekilas nampaknya tidak penting tetapi ternyata
>    merupakan kunci untuk membobol akun email Anda. Pertanyaan yang sepertinya
>    menunjukkan antusiasme pada satu hal yang sama (binatang kesayangan, tempat
>    wisata favorite, cerita tentang keluarga, memasang album foto event 
> tertentu
>    dlsb.) tanpa sengaja bisa memaparkan informasi pribadi yang seharusnya Anda
>    rahasiakan.
>    5. Anda mungkin tanpa sadar telah memaparkan informasi yang seharusnya
>    rahasia itu dalam profile Anda. Atau dalam words caption di album foto 
> Anda.
>    Misalnya menulis nama binatang kesayangan Anda persis di bawah fotonya
>    bahkan ada orang yang secara khusus membuatkan akun facebook untuk binatang
>    kesayangannya lengkap dengan semua profilenya. Atau memasang foto dan
>    menyebut lokasi bulan madu dan atau memberikan tagging pada foto keluarga
>    (termasuk paman yang menjadi favorite Anda) dlsb. Beragam ketidaksengajaan
>    semacam itu.
>    6. Berhati-hati dan pikirkanlah berkali-kali kemungkinan manfaat dan
>    kerugiannya bila Anda harus menampilkan informasi pribadi di halaman info
>    akun facebook Anda. Anda punya pilihan untuk tidak menuliskan informasi 
> itu,
>    misalnya binatang kesayangan, toh sebenarnya apabila ada yang ingin tahu,
>    bisa menanyakannya secara pribadi melalui fasilitas message langsung kepada
>    Anda. Anda juga bisa memilih setting untuk membatasi akses orang lain ke
>    informasi tertentu di akun facebook Anda. Misalnya Anda bisa menyembunyikan
>    alamat email. Manfaatkan fitur setting pengamanan akun facebook ini
>    semaksimal mungkin dan pikirkanlah.
>    7. Sebisa mungkin dan jikalau memungkinkan hindari menggunakan layanan
>    email tak berbayar untuk akun facebook Anda. Gunakanlah akun email lokal
>    misalnya yang diberikan oleh kantor Anda (kalau diijinkan untuk pribadi),
>    menyewa akun email ke ISP (sebenarnya harganya murah atau bahkan gratis
>    apabila Anda menjadi pelanggan ISP tersebut) atau Anda membuat domain
>    pribadi sendiri dan meminta tolong layanan jasa hosting untuk membuatkan,
>    apabila Anda tidak memiliki keterampilan teknis sendiri. Intinya, akun 
> email
>    lokal atau milik sendiri lebih aman dari teknik serangan social engineering
>    ini terutama karena prosedur untuk konfirmasi kehilangan password atau bila
>    terjadi compromise biasanya dilakukan secara manual dengan teknik
>    identifikasi off line bukan by system yang otomatis tapi menggunakan
>    algoritma pengamanan yang terlalu sederhana seperti layanan email gratisan.
>    8. Selalu tambahkan alamat email sekunder pada akun facebook Anda dan
>    juga pada akun email gratisan yang Anda gunakan apabila memang terpaksa
>    tidak ada pilihan selain harus menggunakan layanan tersebut. Sembunyikan
>    atau jangan pernah Anda tunjukkan kepada siapapun dengan alasan apapun
>    alamat email sekunder Anda itu. Dan secara periodik ubahlah semua password
>    Anda sesuai anjuran pengamanan seperti menggunakan kombinasi huruf, angka
>    dan karakter khusus serta panjang password minimal 6 atau 8 karakter yang
>    sulit ditebak orang lain dan bila sulit menghapalnya jangan simpan
>    catatannya di tempat yang mudah diketahui. Atau gunakan fasilitas aplikasi
>    password management untuk membantu Anda. Ada banyak yang gratis.
>    9. Meskipun tidak lazim, namun demi untuk keamanan, backuplah data
>    friend list Anda. Informasi penting seperti nama profile accountnya, url
>    halaman facebooknya, alamat email dan juga telepon (kalau ada). Sehingga
>    apabila terjadi sesuatu Anda bisa segera memberikan peringatan, misalnya
>    melalui email dan akan berguna apabila kelak Anda membuka akun facebook 
> yang
>    baru dan terpaksa harus memasukkan satu per satu lagi friend list Anda
>    tersebut. Backup memang sedikit merepotkan namun penting.
>    10. Apabila Anda terlanjur menjadi korban pembajakan akun facebook maka
>    Anda dapat melakukan 4 hal.
>    1. Pertama, peringatkan semua orang bahwa akun Anda telah dibajak.
>       Upaya ini bisa Anda lakukan lewat berbagai saluran seperti email, 
> telepon,
>       milis, chat, blog dlsb. Demi untuk mencegah orang lain, teman, famili 
> Anda
>       yang ada di friend list menjadi korban misalnya penipuan.
>       2. Kedua, patut secepatnya (Anda berlomba dengan si pembajak sebelum
>       dia mengganti alamat email utama dan sekunder Anda) mencoba untuk
>       mendapatkan kembali akun Anda melalui prosedur lupa atau kehilangan
>       password. Apabila berhasil, segera ganti alamat email Anda dan 
> passwordnya
>       dan sembunyikan jangan ditampilkan dengan mengubah setting keamanan akun
>       Anda. Jangan buru-buru log out untuk mencegah si pembajak mencoba 
> mengambil
>       alih juga. Dan jangan log out sampai Anda berhasil mengganti alamat 
> email
>       utama dan sekunder Anda serta mengisi password yang baru sekaligus
>       menerapkan setting pengamanan yang lebih tertutup 
> (melindungi/menyembunyikan
>       alamat email Anda).
>       3. Ketiga, melaporkan kepada tim keamanan facebook bahwa akun Anda
>       telah dibajak, alamatnya adalah:
>       http://www.facebook.com/help/?page=1023 atau apabila link tersebut
>       telah berubah Anda dapat mencarinya di halaman HELP. Anda akan diminta
>       mengisi form dan selanjutnya akan ada korespondensi dengan tim keamanan
>       facebook yang akan berusaha mengkonfirmasi kebenaran laporan Anda dan
>       apabila semua berjalan dengan baik, mungkin akun Anda dapat 
> dikembalikan.
>       Namun pastikan bahwa sebelum melaporkan, Anda sudah memiliki alamat 
> email
>       yang baru dan aman.
>       4. Yang keempat, apabila semua upaya mengembalikan akun Anda gagal,
>       maka segeralah membuka akun facebook baru, amankan informasinya agar 
> tidak
>       dibajak orang lagi dan add semua teman Anda (semoga Anda melakukan back 
> up).
>       Kemudian bersama-sama ajaklah mereka semuanya untuk melaporkan akun lama
>       Anda yang dibajak tsb. Sebagai akun yang melakukan abuse, fraud, 
> compromise
>       dan impersonating sehingga nanti akan ditutup atau diblokir oleh 
> facebook.
>    11. Yang terakhir jangan gunakan alamat email, username dan password
>    yang sama untuk semua layanan online yang Anda ikuti. Selalu update
>    pengetahuan Anda mengenai isu keamanan layanan jejaring sosial dan
>    senantiasa waspada ketika aktif di dunia maya.
>
> Penulis adalah:
>
>
>    - *M Salahuddien, Wakil Ketua ID-SIRTII (Indonesia Security Incident
>    Response Team on Internet Infrastructure)*
>    - *Sam Ardi, Pemerhati Cyber Law dan Cybercrime, ketua Bloggerngalam
>    (Komunitas Blogger Kota Malang)*
>
> Dimuat di :
> http://www.detikinet.com/read/2010/04/28/151959/1347163/323/pembajakan-account-facebook-dan-cara-mencegahnya--1-
>
> http://www.detikinet.com/read/2010/04/28/162532/1347224/323/pembajakan-account-facebook-dan-cara-mencegahnya--2-
>
> http://www.detikinet.com/read/2010/04/28/183439/1347333/323/pembajakan-account-facebook-dan-cara-mencegahnya--3-
>
>
>
>
> --
> Best Regards,
> Blog: http://mygoder.wordpress.com
> Twitter: http://twitter.com/sam_ardi
>
> "Good hacker is famous, but a great hacker always anonymous™"
>

Kirim email ke