Assalamualaikum,
Sebenarnya ini bisa dikatakan curhat tetapi semoga bisa dibuat bahan
renungan teman-teman juga.
Saya mengelola beberapa website yang saya gunakan untuk mendapatkan
penghasilan dari iklan, artikel review, jualan barang dan sebagainya.
Beberapa kali website saya disusupi oleh orang lain. Kadang merubah
tampilan websitenya, memampang nicknamenya di sana, kadang menyisipkan
beberapa halaman di folder tertentu yang mirip dengan login paypal,
halaman login visa dan sebagainya yang biasa digunakan untuk phising.
Ada yang masang script ddos, script bot, psybnc dll. Dari artikel yang
pernah saya baca, lamer (level terendah dalam strata hacker yang
kerjanya merusak sistem) sering merubah halaman website orang lain
untuk sekedar memampang nicknamenya di sana, sekedar mencari kepuasan,
agar dikenal oleh teman-teman komunitasnya. Ada juga yang disebut
dengan hacktivism, merubah halaman situs orang lain dan dijadikan
tempat untuk menyerukan aspirasinya. Seperti saat ini yang sedang
hangat-hangatnya yaitu tentang malaysia dan free abb. Lucunya yang
digunakan untuk memajang aspirasinya adalah di website yang sama
sekali tidak ada hubungannya sama sekali.

==Memangnya dampaknya apa sih?==
Pernahkah kalian tahu apa yang terjadi dengan pemilik atau pengelola
website tersebut?
Okay, secara pribadi dulu, apa yang terjadi dengan saya saat halaman
website saya dirubah. Hanya karena halaman website berubah antara 1-4
hari, saya kehilangan setengah dari jumlah pengunjung website dan
butuh waktu beberapa bulan agar website stabil kembali. Otomatis
pendapatan saya berkurang. Pernah juga saya dikirimi email oleh paypal
yang menyatakan bahwa website saya dilaporkan ke FBI karena ada
halaman fake login paypal yang nangkring di website kesayangan saya.
Padahal itu ulang orang yang menyusup dan memanfaatkan website saya
untuk kepentingan pribadinya. Alhamdulillah saya belum mempunyai
tanggungan anak istri jadi tidak terlalu bingung karena pendapatan
bulanan sedikit meredam.
Tetapi apa yang terjadi pada orang lain mungkin berbeda. Seperti teman
saya yang sudah mempunyai anak istri dan menjadikan website yang
dijadikan sebagai toko onlinenya sebagai salah satu ladang utama untuk
mencari nafkah menghidupi anak istri. Kasihan kan? Hanya karena ingin
menunjukkan kalau dia bisa masuk ke sistem orang lain dengan ilegal
dia secara tidak langsung membuat usaha orang lain menjadi menurun.
Memang rizki itu sudah diatur tetapi apakah pantas kita berbuat
seperti itu?

==lalu?==
Lalu? Ilmu keamanan komputer atau keamanan website memang dibutuhkan.
Jadi jika teman-teman memang berminat ke arah situ silahkan belajar
dengan tekun. Banyak yang butuh orang-orang yang bisa mendeteksi
kelemahan di sebuah website. Teman-teman malah bisa mendapatkan
pekerjaan jika dilakukan dengan etika yang benar. Banyak yang
pekerjaannya hanya mencari kelemahan sebuah website dan dia dibayar
untuk itu, bayarannya lumayan besar dan legal yang berarti halal.
Jika butuh media untuk praktek lebih baik gunakan website sendiri atau
gunakan komputer sendiri, diinstall webserver dan CMS. Atau jika
memang ingin praktek langsung ke website milik orang lain silahkan
minta izin terlebih dahulu. Siapa tau jika nanti memang menemukan
lubang keamanan dan teman-teman bisa menutup lubang tersebut nanti
yang punya website memberikan sedikit ucapan “terima kasih” yang masuk
ke rekening teman-teman atau malah nanti disuruh bekerja di sana. Ada
juga yang seperti itu dan itu terjadi kepada teman saya. Setelah
menemukan lubang dan memperbaiki akhirnya ditawari untuk bekerja di
perusahaan.

==saya melakukannya untuk memberikan peringatan kok==
Ibaratkan saja sebuah rumah. Apakah kita pantas nyelonong masuk tanpa
permisi, merubah bahkan mengambil barang-barang di dalamnya lalu
menempel pesan di dinding “mas, rumah anda tidak aman, tolong
diamankan ya”. Seperti itu? Atau kita lihat dulu dari luar, “Ah,
sepertinya maling bisa masuk dari jendela nih” lalu dia menemui
pemilik rumah, memberi tahu kalau maling mungkin saja masuk dari
jendela rumah dan memberikan masukan agar jendelanya diganti dengan
yang lebih aman”. Misalkan saja seperti itu. Mana yang lebih baik?
Maka berikan peringatan dengan cara yang baik. Tidak perlu kita
merubah halaman website untuk memperingatkan admin bahwa websitenya
tidak aman. Silahkan kirim email, pakailah kata-kata yang sopan,
tunjukkan dimana lubangnya. Terlebih lagi jika memang bisa tunjukkan
bagaimana cara menutup lubangnya. Belum tentu admin yang mengelola
website itu mengerti dengan hal-hal seperti itu, belum tentu juga dia
admin yang malas. Bisa saja adminnya adalah orang dengan kemampuan IT
yang terbatas makanya perlu diajari.

Semoga apa yang saya tulis ini bisa dijadikan sedikit renungan.
Berpikirlah terlebih dahulu sebelum melakukan sesuatu. Mohon maaf, ini
hanyalah celotehan seorang blogger biasa yang masih butuh banyak
belajar. Jika ada perbedaan pendapat itu wajar dan pasti :)
Wassalamualaikum
sumber: 
http://adinugroho.web.id/my-diary/mari-hacking-website-agar-menjadi-lebih-aman.html

Kirim email ke