---------- Forwarded message ----------
From: asriyanti octaviana <[email protected]>
Date: 2011/1/4
Subject: Artikel - Balasan Bagi Ibu Yang Baik
To: [email protected]


 *BALASAN BAGI IBU YANG BAIK*



Dari Anas bin Malik r.a.: Seorang perempuan menemui ‘A’isyah r.a.. kemudian
‘A’isyah memberinya tiga buah kurma. Lalu perempuan itu memberikan kurma
kepada dua anaknya, masing-masing satu buah kurma. Ia sendiri memegang
sebuah kurma untuk dirinya. Setelah kedua anak itu menghabiskan kurma
masing-masing, mereka-memandang kepada ibunya.  Perempuan itu membelah kurma
yang ada ditangannya dan membagikannya kepada kedua anaknya.

Kemudian Rasulullah Saw datang dan ‘A’isyah memberitahukan hal tersebut
kepadanya. Rasulullah Saw. bersabda : ”Apa yang membuatmu kagum terhadap hal
itu ? ALLAH telah merahmatinya karena kasih sayangnya kepada anak-anaknya.”
(HR. Al-Bukhari)

Seorang ibu adalah lambang belas kasih, pengorbanan dan kebesaran hati. Ibu
menanggung sendiri semua beban sejak mengandung, melahirkan, menyusui hingga
menyapih.

Kontribusi ibu selama periode ini – utamanya dalam mempertaruhkan nyawa pada
situasi kritis – seperti kontribusi pejuang atau mujahid dijalan ALLAH.
 Jika ibu meninggal dalam masa itu (melahirkan) ia memperoleh pahala seperti
pahala orang yang mati syahid.

Seorang ibu dengan segala perhatian dan kasih sayangnya, selalu menginginkan
anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang saleh. Untuk itu ia menjaga dan
mendidik mereka sesuai dg nilai-nilai Islam yang benar.

Dengan cara seperti itu, ibu seperti menanam sebatang pohon yang kuat dan
baik di taman Islam. Menanamkan cinta jihad dan dakwah untuk Islam.

Seorang ibu menyuburkan tanaman Islam dalam jiwa anak-anaknya dengan
membiasakan shalat, mengaji, mengajari mereka berpuasa dan segala kebaikan
dg penuh kasih sayang. Harapannya agar buah hatinya mempunyai akhlak yang
luhur dan mulia.

Seorang ibu berusaha menjadikan dirinya suri teladan yang baik bagi
anak-anaknya dalam kehidupan sehari-hari.

Seorang ibu akan bersabar dalam menghadapi segala ujian serta berteguh hati
menjalankan tugas yang telah dianugerahkan dan diamanahkan ALLAH SWT
kepadanya dengan tulus dan ikhlas.

Sebagai penghargaan atas peran besar dan kasih sayang ibu bagi kehidupan
anak-anak, ALLAH membalasnya dengan menempatkannya sebagai sosok paling
berhak mendapatkan perlakuan istimewa dari anak-anaknya.

ALLAH juga menjadikan surga berada dibawah telapak kakinya… J

Wallahu a’lam.

Kirim email ke