KhaiRuRizaL Rizale <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED]
From: KhaiRuRizaL Rizale <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Sun, 30 Jul 2006 19:16:48 -0700 (PDT)
Subject: [Transmiz11] Fwd: Fw: [buton_room_2006] Fwd: [FORUM PENGAJIAN KANTOR] FW: Sebuah kisah tentang kebohongan seorang Ibu [ Virus Free - PTI ]



Note: forwarded message attached.

Do you Yahoo!?
Next-gen email? Have it all with the all-new Yahoo! Mail Beta.
Date: Thu, 27 Jul 2006 23:25:50 -0700 (PDT)
From: rahmadi arief <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Fw: [buton_room_2006] Fwd: [FORUM PENGAJIAN KANTOR] FW: Sebuah kisah tentang kebohongan seorang Ibu [ Virus Free - PTI ]
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]

dari email sebelah..maaf kalo udah ada yang pernah dapet

----- Forwarded Message ----
From: Akhmad Rizky <[EMAIL PROTECTED]>
To: Buton Room2006 <[EMAIL PROTECTED]>; O&M Field <[EMAIL PROTECTED]>; Akhmad Rizky <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, July 28, 2006 10:44:26 AM
Subject: [buton_room_2006] Fwd: [FORUM PENGAJIAN KANTOR] FW: Sebuah kisah tentang kebohongan seorang Ibu [ Virus Free - PTI ]



--- Aska Yudhiyantie
<Aska.Yudhiyantie@ BSNmedical. co.id> wrote:

> From: "Aska Yudhiyantie"
> <Aska.Yudhiyantie@ BSNmedical. co.id>
> Date: Wed, 26 Jul 2006 09:01:24 +0700
> Subject: [FORUM PENGAJIAN KANTOR] FW: Sebuah
> kisah tentang kebohongan seorang Ibu [ Virus Free
> - PTI ]
>
>
>
> Salam +,
>
> Delapan Kebohongan Seorang Ibu Dalam Hidupnya
>
> Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya
> bahwa kebohongan akan
> membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang
> mendalam, tetapi kisah
> ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan
> ini, makna
> sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat
> membuka mata kita dan
> terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi
> yang mampu mendorong
> mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.
>
> Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir
> sebagai seorang
> anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin.
> Bahkan untuk makan
> saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu
> sering memberikan porsi
> nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke
> mangkukku, ibu berkata :
> "Makanlah nak, aku tidak lapar" ----------
> KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA
>
> Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih
> sering meluangkan
> waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam
> dekiat rumah, ibu
> berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa
> memberikan sedikit makanan
> bergizi untuk petumbuhan. Sepulang memancing, ibu
> memasak sup ikan
> yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku
> memakan sup ikan itu,
> ibu duduk disamping gw dan memakan sisa daging ikan
> yang masih
> menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang
> ikan yang aku
> makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga
> tersentuh, lalu
> menggunakan sumpitku dan memberikannya kepada
> ibuku. Tetapi ibu dengan
> cepat menolaknya, ia berkata : "Makanlah nak, aku
> tidak suka makan
> ikan" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA
>
> Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai
> sekolah abang dan
> kakakku, ibu pergi ke koperasi untuk membawa
> sejumlah kotak korek api
> untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu
> membuahkan sedikit uang
> untuk menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim
> dingin tiba, aku bangun
> dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu
> pada lilin kecil dan
> dengan gigihnya melanjutkan pekerjaanny menempel
> kotak korek api. Aku
> berkata :"Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu
> masih harus
> kerja." Ibu tersenyum dan berkata :"Cepatlah tidur
> nak, aku tidak
> capek" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA
>
> Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya
> dapat menemaniku
> pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik
> matahari mulai menyinari,
> ibu yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah
> terik matahari selama
> beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi,
> menandakan ujian sudah
> selesai. Ibu dengan segera menyambutku dan
> menuangkan teh yang sudah
> disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Teh yang
> begitu kental
> tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang
> jauh lebih kental.
> Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera
> memberikan gelasku untuk
> ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata
> :"Minumlah nak, aku tidak
> haus!" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT
>
> Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang
> malang harus merangkap
> sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada
> pekerjaan dia yang dulu,
> dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri.
> Kehidupan keluarga kita
> pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa
> penderitaan. Melihat
> kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang
> paman yang baik hati
> yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku
> baik masalah besar
> maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah
> rumah melihat
> kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali
> menasehati ibuku untuk
> menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala
> tidak mengindahkan
> nasehat mereka, ibu berkata : "Saya tidak butuh
> cinta"
> ----------KEBOHONGA N IBU YANG KELIMA
>
> Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah
> tamat dari sekolah dan
> bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun.
> Tetapi ibu tidak
> mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk
> jualan sedikit
> sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku
> dan abangku yang
> bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit
> uang untuk membantu
> memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak
> mau menerima uang
> tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu
> berkata : "Saya
> punya duit" ----------KEBOHONGA N IBU YANG KEENAM
>
> Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke
> S2 dan kemudian
> memperoleh gelar master di sebuah universitas
> ternama di Amerika
> berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan.
> Akhirnya aku pun bekerja
> di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi,
> aku bermaksud
> membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika.
> Tetapi ibu yang baik
> hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia
> berkata kepadaku "Aku
> tidak terbiasa" ----------KEBOHONGA N IBU YANG
> KETUJUH
>
> Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena
> penyakit kanker
> lambung, harus dirawat di rumah sakit, aku yang
> berada jauh di
> seberang samudra atlantik langsung segera pulang
> untuk menjenguk
> ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring
> lemah di ranjangnya
> setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat
> tua, menatap aku
> dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang
> tersebar di wajahnya
> terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya.
> Terlihat dengan jelas
> betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga
> ibuku terlihat
> lemah dan kurus kering. Aku sambil menatap ibuku
> sambil berlinang air
> mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku
> dalam kondisi seperti
> ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : "Jangan
> menangis anakku,Aku
> tidak kesakitan" ----------KEBOHONGA N IBU YANG
> KEDELAPAN.
>
> Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan,
> ibuku tercinta
> menutup matanya untuk yang terakhir kalinya.
>
> Dari cerita di atas, saya percaya teman-teman
> sekalian pasti merasa
> tersentuh dan ingin sekali mengucapkan : " Terima
> kasih ibu ! "
> Coba dipikir-pikir teman, sudah berapa lamakah kita
> tidak menelepon
> ayah ibu kita? Sudah berapa lamakah kita tidak
> menghabiskan waktu kita
> untuk berbincang dengan ayah ibu kita? Di
> tengah-tengah aktivitas kita
> yang padat ini, kita selalu mempunyai beribu-ribu
> alasan untuk
> meninggalkan ayah ibu kita yang kesepian. Kita
> selalu lupa akan ayah
> dan ibu yang ada di rumah.
> Jika dibandingkan dengan pacar kita, kita pasti
> lebih peduli dengan
> pacar kita. Buktinya, kita selalu cemas akan kabar
> pacar kita, cemas
> apakah dia sudah makan atau belum, cemas apakah dia
> bahagia bila di
> samping kita.
> Namun, apakah kita semua pernah mencemaskan kabar
> dari ortu kita?
> Cemas apakah ortu kita sudah makan atau belum?
> Cemas apakah ortu kita
> sudah bahagia atau belum? Apakah ini benar? Kalau
> ya, coba kita
> renungkan kembali lagi..
> Di waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk
> membalas budi ortu
> kita, lakukanlah yang terbaik. Jangan sampai ada
> kata "MENYESAL" di
> kemudian hari.
> _._,_.___
>
>
>
>

____________ _________ _________ _________ _________ __
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail. yahoo.com



Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1ยข/min. __._,_.___

======================================================================
MX Rider Community (MXRC) Official Website :
http://www.mxrider.or.id/

- Posting     : email ke [email protected]
- Berlangganan: email ke [EMAIL PROTECTED]
- Berhenti    : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Digest      : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Baca di web : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Reset email : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Bouncing    : http://groups.yahoo.com/myprefs?edit=2
- Mailinglist : http://groups.yahoo.com/group/mxrider/
======================================================================
*** SAVE BANDWIDTH!,  Mohon buang message yang tidak diperlukan ***

Moderator [mxrider]





SPONSORED LINKS
Motorcycle accessory Motorcycle parts Automotive maintenance
Automotive radiators


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke