gue kepikiran juga untuk demo. Sutiyoso gak pernah naik bis sih, susah
ngomong ama die. Kumpulin semua rider seluruh jakarta, blokir sudirman -
thamrin, lumayan bikin kapok tuh.
Kowoy
On 05/01/07, dedi haryadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> indonesia itu pemimpinnya goblok-goblok...!!
> doyan nya sama duit sama perempuan doang!!
> najis deh!!
>
>
> On 1/5/07, Dimaz Janu <[EMAIL PROTECTED] > wrote:
> >
> > Bros, coba baca ini deh. Comment gue:
> >
> > Terus kalo angkot2 dan bus2 berhenti sembarangan gak dihitung bikin
> > macet yah ? dasar sutiyoso gelo…., ka lo mau adil, mobil juga
> > dibatasi, bus2 dan angkot2 juga gak boleh, berhenti sembarangan. Kalo tetep
> > ngeyel, cabut aja ijin trayeknya…..
> >
> >
> >
> >
> >
> > Janu
> >
> > StopDiskriminasiTerhadapRodaDua
> >
> >
> >
> > -----Original Message-----
> > *From:* [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] ] *On Behalf
> > Of *Arie PBA
> > *Sent:* 05 January, 2007 10:51
> > *To:* [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> > * Subject:* [YRM] [OOT] Pelarangan Kendaraan Roda Dua di jalan
> > Protokol
> >
> >
> >
> > BALAI KOTA, WARTA KOTA- Gerak sepeda motor di Jakarta akan semakin
> > dibatasi, antara lain dilarang masuk jalan protokol. Kendaraan roda dua itu
> > dituding jadi biang macet jalanan Ibu Kota. Saat ini, Gubernur DKI Sutiyoso
> > sedang mencari terobosan aturan untuk membatasi pergerakan sepeda motor di
> > jalan protokol Ibu Kota, seperti Jalan MH Thamrin, Jenderal Sudirman, dan HR
> > Rasuna Said. Selain itu, mulai tahun 2007 ini sepeda motor hanya boleh
> > berada di lajur khusus atau di sisi kiri jalan.
> >
> > "Ini wacana yang ingin saya angkat ke permukaan, yakni membatasi
> > sepeda motor. Itu harus dibahas dalam waktu dekat. Saya sudah melihat
> > sendiri, sebuah kota yang dipenuhi sepeda motor, yaitu Hanoi. Jakarta
> > berpotensi seperti itu, dan jika itu terjadi, sangat tidak nyaman Jakarta,"
> > ujar Sutiyoso usai memimpin rapat dengan Dewan Transportasi Kota Jakarta
> > (DTKJ) di Balai Kota DKI, Kamis (4/1).
> >
> > Sutiyoso meminta DTKJ mengkaji masalah tersebut dari berbagai sisi,
> > termasuk landasan hukumnya. DTKJ diminta membahasnya bersama Dinas
> > Perhubungan, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, dan para pakar di
> > bidang transportasi.
> >
> > Bang Yos berharap, pembatasan gerak sepeda motor itu dapat memecahkan
> > problem lalu lintas Jakarta, tanpa merugikan para pengendara motor. "Mungkin
> > kita perlu cari kompensasi bagi pemegang STNK motor dengan memberi diskon
> > kartu abonemen busway. Itu salah satu contoh saja," ujarnya.
> >
> > Ketua DTKJ Soetanto Soehodo mengatakan, penerapan pembatasan sepeda
> > motor di sejumlah jalan memang sudah sangat mendesak. Hal itu terkait dengan
> > buruknya disiplin para pengendara motor dan pertambahan jumlahnya yang tak
> > terkendali. "Saya tidak tahu jumlah pastinya, tapi perkiraan saya sekarang
> > sudah di atas 3 jutaan. Jumlah ini lebih besar dari kendaraan roda empat
> > yang hanya sekitar 2,5 juta," ujar Soetanto.
> >
> > Selain itu, walaupun secara fisik sepeda motor hanya mengambil ruang
> > 25 persen dari ruang yang dibutuhkan kendaraan roda empat, dalam praktiknya
> > ruang yang diambil motor bisa sama besar dengan sebuah mobil. "Jadi sudah
> > tidak ada keraguan lagi, motor memang menyumbang kemacetan lalu lintas di
> > Jakarta," paparnya.
> >
> > Beberapa pilihan pembatasan gerak sepeda motor sedang dikaji DTKJ.
> > Salah satunya dengan membatasi sepeda motor di jalan-jalan protokol secara
> > ketat. Menurut Soetanto, jalan-jalan protokol yang dianggap perlu penerapan
> > larangan pergerakan sepeda motor itu antara lain, Jalan MH Thamrin,
> > Sudirman, dan HR Rasuna Said. "Saya kira masih tetap ada jalan alternatif
> > yang bisa digunakan pengendara motor, kalau misalnya mereka dilarang masuk
> > Jalan Thamrin dan Sudirman," tuturnya.
> >
> > Namun, larangan sepeda motor di jalan protokol itu dapat pula
> > diberlakukan hanya untuk waktu dan hari tertentu. "Mungkin kita akan
> > terapkan pada jam-jam sibuk pagi dan sore, dan di hari kerja saja. Tapi di
> > hari libur, kita bebaskan," ujar Soetanto.
> >
> > Di ruas-ruas jalan lain, pergerakan motor juga diatur dengan
> > menerapkan kewajiban menggunakan lajur khusus bagi jalan-jalan yang sudah
> > menyediakan jalur lambat. "Kalau yang belum ada jalur lambatnya, ya harus di
> > sisi kiri jalan," tambah Soetanto.
> >
> > DTKJ belum dapat memastikan kapan aturan pembatasan gerak sepeda motor
> > itu bakal diterapkan. Akan tetapi, Soetanto mengingatkan pentingnya
> > membarengi aturan itu dengan dengan perbaikan sistem transportasi umum Ibu
> > Kota. Dengan demikian, masyarakat tetap memiliki pilihan alternatif untuk
> > mendukung mobilitasnya secara efisien. "Idealnya tentu harus disediakan
> > alternatif transportasi umum yang efisien," katanya.
> >
> > Langgar hak
> > Sementara itu, Opik, warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menolak
> > pembatasan motor di jalan protokol. Alasannya, selama ini sehari-hari ia
> > menggunakan kendaraan roda dua untuk pulang dan pergi ke kantornya di
> > kawasan Kota, Jakarta Barat. "Rute saya selalu lewat jalan itu. Kalau motor
> > dilarang lewat, saya harus bagaimana? Apalagi busway juga akan naik.
> > Sedangkan gaji saya untuk makan sehari-hari saja kadang kurang," ujarnya.
> >
> > Sedangkan Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI),
> > Tulus Abadi, menilai pelarangan penggunaan sepeda motor di jalan protokol
> > seperti Jalan MH Thamrin-Jenderal Sudirman adalah bentuk pelanggaran hak
> > masyarakat yang memprihatinkan. Mestinya cukup dilakukan pengaturan,
> > misalnya dengan pembuatan jalur khusus sepeda motor atau pembatasan jam.
> >
> > "Memang kalau dibiarkan, semua juga bisa nggak nyaman. Tapi kebijakan
> > harus dibuat secara komprehensif, jangan sepotong-potong. Lihat juga
> > regulasi tentang penjualan sepeda motor. Begitu gampang masyarakat membeli
> > sepeda motor tanpa ada larangan," ujarnya.
> >
> > Tulus menambahkan, inisiatif warga membeli sepeda motor merupakan
> > bagian lain dari bentuk perlawanan masyarakat terhadap ketidakmampuan
> > pemerintah menyediakan sarana transportasi yang mudah, murah, cepat, dan
> > aman. "Justru kalau mau jujur, yang mengambil ruang jalan lebih besar adalah
> > mobil. Pengaturan pengguna mobil semestinya juga lebih ketat, jangan fokus
> > pada sepeda motor saja," tuturnya. (dra/chi)
> >
> > Sumber: Warta Kota
> >
> >
> >
> > *Black97Kalem**
> > Arie PBA*
> >
> > --
> > No virus found in this incoming message.
> > Checked by AVG Free Edition.
> > Version: 7.1.409 / Virus Database: 268.16.4/615 - Release Date:
> > 03/01/2007
> >
> > --
> > No virus found in this outgoing message.
> > Checked by AVG Free Edition.
> > Version: 7.1.409 / Virus Database: 268.16.4/615 - Release Date:
> > 03/01/2007
> >
> > --
> > No virus found in this outgoing message.
> > Checked by AVG Free Edition.
> > Version: 7.1.409 / Virus Database: 268.16.4/615 - Release Date:
> > 03/01/2007
> >
> >
>