Tenang bro.

Kita atasin bersama.

Kita minta sutioso menyediakan 1 tuk gantiin 1 motor kita. alias barter....

Ya gak? Jadi kan impas

 

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
Aip B
Sent: Saturday, January 13, 2007 7:57 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [mxrider] FW: [KCDj] [O-O-T] Masuk Thamrin Bayar

 

Kalo angkutan umum dari rumah sampe kantor GRATIS, saya mau berpindah ke
angkutan umum deh...dan tengah malem tetep ada tu angkutan terutama di
jalan2 protokol, karena selama ini kalo pulang tengah malem dah ga ada
angkutan sama sekali....PULANG MO PAKE APA???? kecuali ya motor
pribadi....kl pake mobil, parkir aja dah MAHAL.....


 


Jl. HR. Rasuna Said kav.x-6 no.8
Kuningan - Jakarta Selatan 12940
Phone : +62215222086
Hp    : +628122303660 

 

----- Original Message ----
From: Dimaz Janu <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, January 11, 2007 11:37:41 AM
Subject: [mxrider] FW: [KCDj] [O-O-T] Masuk Thamrin Bayar

r

 

Heran, gak kapok2 ya si sutiyoso. Bikin sensasi mulu, napsu amat sih mau
maksain rider sepeda motor pindah ke busway.

Bos Bian, ajak club2 dan community2 yang lain untuk turun, demo ke DPRD,
atau sekalian DPR dah. Gimana bos ?

 

Janu

Masuk Thamrin Bayar 

Kontroversi larangan sepeda motor masuk ke 
jalan-jalan protokol tak menyurutkan niat Pemprov DKI. Kemungkinan 
besar aturan itu akan diberlakukan akhir tahun ini. Pengaturan 
pembatasan pergerakan sepeda motor itu, juga akan diikuti penerapan 
jalur komersial bagi kendaraan roda empat atau lebih melalui 
penarikan pajak kemacetan (electronic road pricing/ERP)

"Saat ini masih dikaji. Detail engineering design-nya diperkirakan 
selesai pertengahan tahun. Setelah itu baru kita lakukan persiapan 
implementasinya. Kita harapkan, ERP bisa diterapkan tahun ini juga. 
Mungkin hampir bersamaan dengan penerapan pembatasan gerak motor 
itu," ujar Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Udar Pristono 
kepada Warta Kota, Senin (8/1).

Penerapan dua aturan itu, kata Pristono, dilakukan dengan 
pertimbangan sejumlah faktor. Terutama terkait perubahan pola 
transportasi masyarakat Ibu Kota selepas beroperasinya tujuh koridor 
busway yang secara resmi akan diluncurkan Gubernur Sutiyoso pada 27 
Januari 2007. "Memang idealnya itu diberlakukan setelah angkutan 
masal tersedia. Ta pi, saya kira setelah tujuh koridor beroperasi 
penuh, pola perjalanan orang akan berubah. Saat itu ada lebih banyak 
titik transfer yang memudahkan penumpang busway bepergian dengan 
tarif yang murah," katanya. 

Dishub menganggap penting pemberlakuan pembatasan gerak kendaraan 
pribadi di kawasan-kawasan tertentu. Dan itu tak hanya berlaku bagi 
motor, melainkan juga bagi mobil. "Itu bagian dari strategi 
penanganan lalu lintas, selain menyediakan angkutan masal, menambah 
ruas jalan, kita juga perlu membatasi penggunaan kendaraan pribadi," 
ujar Pristono.

Saat ini, dishub sedang mengkaji lokasi yang akan dijadikan sasaran 
penerapan aturan tersebut. Jalur komersial ERP kemungkinan besar 
akan diterapkan pada jalan-jalan yang sekarang terkena three in 
one. "Pilihannya antara sistem ERP Singapura, atau congestion 
charging di London, Inggris," ujar Pristono. 

Sistem ERP di Singapura mampu menekan kepadatan lalu lintas hingga 
73 persen. Pajak kemacetan juga diterapkan di Jerman, AS, Kanada, 
Meksiko, Perancis, Hongkong, dan Taiwan. Jalan yang terkena program 
3 in 1 adalah Jalan Jenderal Sudirman, MH Thamrin, Medan Merdeka 
Barat, Hayam Wuruk, Gajah Mada, Gatot Subroto, dna Pintu Pesar 
Selatan. 

Penampungan motor
Sementara itu, bagi pengguna motor akan disediakan lokasi park and 
ride untuk menempatkan kendaraannya sebelum berpindah ke angkutan 
umum. Lokasi yang mungkin akan dijadikan penampungan motor itu 
antara lain Terminal Kampung Rambutan dan Taman Margasatwa 
Ra gunan. "Dari sana kan nanti sudah ada busway untuk ke tengah kota. 
Jadi tak ada alasan lagi sulit angkutan umum," ujar Pristono.

Menurut Pristono, manajemen lalu lintas itu terdapat dalam konsep 
Pola Transportasi Makro (PTM) yang telah ditetapkan pemprov hingga 
2015. Dalam PTM itu, penyediaan angkutan massal, penambahan ruas 
jalan, dan pengurangan penggunaan kendaraan pribadi harus berjalan 
seiring.

Angkutan massal yang dimaksud itu antara lain berupa kereta bawah 
tanah (subway), kereta layang berrel tunggal (monorel), 15 koridor 
busway, dan angkutan air (wa ter way). Subway akan menghubungkan 
utara dan selatan Jakarta, monorel menjadi akses bagi mobilitas 
barat dan timur, dan busway menjadi moda ketiga menghubungkan titik 
ke titik di dalam kota. (dra)

POLA TRANSPORTASI MAKRO 
Subway : Tahap I Lebak Bulus-Dukuh Atas (2010), 
Tahap II Dukuh Atas-Kota 
Monorel : Jalur Hijau (14,275 km) Kuningan-Sudirman (2007)
Jalur Biru (9,725 km) Kampung Melayu-Tanah 
Abang (2008)
Busway : 15 koridor (2010)
Transportasi sungai (water way): Tahap awal Manggarai-Karet 
beroperasi 2007

PEMBAYARAN ERP
* Sistem ERP antara lain akan menggunakan voucher yang berupa smart 
card. Nilai nominal di voucher itu akan berkurang secara otomatis 
bila melintas di kawasan ERP.
* Pada jam-jam tertentu, tarif ERP akan lebih mahal.

 

 

--
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.410 / Virus Database: 268.16.8/621 - Release Date: 09/01/2007

 

--
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.410 / Virus Database: 268.16.8/621 - Release Date: 09/01/2007

 

 

  _____  

Need Mail bonding?
Go to the Yahoo!
<http://answers.yahoo.com/dir/index;_ylc=X3oDMTFvbGNhMGE3BF9TAzM5NjU0NTEwOAR
fcwMzOTY1NDUxMDMEc2VjA21haWxfdGFnbGluZQRzbGsDbWFpbF90YWcx?link=ask&sid=39654
6091>  Mail Q&A for great
<http://answers.yahoo.com/dir/index;_ylc=X3oDMTFvbGNhMGE3BF9TAzM5NjU0NTEwOAR
fcwMzOTY1NDUxMDMEc2VjA21haWxfdGFnbGluZQRzbGsDbWFpbF90YWcx?link=ask&sid=39654
6091>  tips from Yahoo! Answers users.

 






Disclaimer: Although this message has been checked for all known viruses
using Trend Micro InterScan Messaging Security Suite, Bukopin 
accept no liability for any loss or damage arising
from the use of this E-Mail or attachments.
        







Disclaimer: Although this message has been checked for all known viruses
     using Trend Micro InterScan Messaging Security Suite, Bukopin 
           accept no liability for any loss or damage arising
               from the use of this E-Mail or attachments.

Kirim email ke