sharing pengalaman saya (soyo OOT kiye..) : pernah satu waktu ayah dari teman baek saya meninggal. kebetulan beliau termasuk orang yang paling soleh n rendah hati di lingkungan kami (itu sepengenalan saya dari sd). meninggal beliau pas selesai sholat maghrib, masih pada posisi tahiyatul akhir. saat besok harinya mo diberangkatkan ke tanah kubur setelah disholatkan, anaknya (teman saya) membuat pengumuman agar pada saat iring2an ke tanah kubur untuk tidak menyalakan sirene atau bunyi-2an lain yang memekakkan telinga dan juga tidak membuat barikade/menyetop para pengguna jalan lain. temen saya bilang: "selama hidup ayah saya Insya Allah tidak pernah menzholimi orang lain, sehingga pada saat beliau sdh meninggalpun tidak perlu utk melakukan hal2 demikian krn takut orang lain/para pengguna jalan lain menjadi terzholimi" terus terang, saat temen saya bilang begitu saya gak tahan untuk nahan air mata. bukan cuma berduka or sepertinya kebaikan budi beliau sdh nurun ke anaknya, tapi juga krn saya pikir selama ini banyak saudara kita yg jauh dari berpikir demikian. gitu bro, saya pikir hal2 seperti di bawah ini gak perlu terjadi. but again, it's just my thougt... pissss....! -------Original Message------- From: bunder dowo Date: 03/31/07 19:58:51 To: [email protected] Subject: [mxrider] OoT :: RIBUAN MOTOR MASUK TOL (Ijin Sutiyoso?) Dari milis tetangga... hmm... what do you think?
RIBUAN MOTOR MASUK TOL Selasa 27 Maret 2007, Jam: 22:13:00 BOGOR (Pos Kota) - Ribuan motor masuk Tol Jagorawi mengiringi jenazah Habib Assegaf, Ketua Gerakan Umat Islam Indonesia (GUII) yang hendak dimakamkan di Kampung Lolongok, Kel. Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Selasa (27/3) siang. Mereka mengaku lewat tol setelah mendapat izin dari Gubernur DKI Sutiyoso. Ribuan motor ini masuk ke Tol Jagorawi sejak pintu Tol Tebet, Jakarta Selatan hingga pintu keluar Tol Bogor. Sebelumnya mereka menunggu iringan-iringan ambulance jenazah Habib Abdurahman bin Abdullah Assegaf (Habib Assegaf) di Pintu Tol Tebet, saat rombongan datang mereka segera masuk ke tol. Kehadiran ribuan sepeda motor ini praktis membuat kemacetan luar biasa di sepanjang Tol Jagorawi ke arah Bogor. Beruntung, berkat kesigapan aparat Polantas Polda Metro Jaya dan Polwil Bogor, antrean kendaraan tidak berlangsung lama. Arus kendaraan pun berangsur-angsur normal kembali. Masuk kendaraan roda dua di Tol Jagarowi ini, menurut Ansori, pemimpin rombongan setelah pihaknya minta izin kepada Gubernur DKI. Habib Assegaf meninggal Senin (26/3) malam, akibat komplikasi penyakit yang dideritanya sejak dua tahun ini di pondok pesantrennya di Parung, Bogor (iwan) http://poskota.co.id/news_baca.asp?id=31126&ik=4 __________ NOD32 2148 (20070327) Information __________ This message was checked by NOD32 antivirus system. http://www.eset.com
<<attachment: BackGrnd.jpg>>
imstp_chubbi_by_im_en.gif
Description: GIF image
