"Ayah, bangun dong..!"
"Siapa yang akan mengantar aku pulang?"
Itulah kalimat yang keluar dari mulut si gadis cilik berumur lima tahun. Sambil
memeluk helm, ia terus mengguncangkan tubuh ayahnya. Sementara sang Ayah tetap
terbujur kaku. Ayahnya meninggal akibat kecelakaan yang menimpanya.
Seseorang bertanya kepada si anak...
"Namanya siapa?"
"Aku Tini", demikian jawab si gadis cilik.
"Nama ayahnya siapa?"
"Ayahku bernama Pak Eko", sambil tersedu.
"Rumah kamu di mana?"
"Aku nggak tau..."jawab si gadis lagi.
"Kok helmnya dipeluk terus?"
"Iya tadi kata Ayah, helmnya aku pegang aja soalnya deket kok"
Ah, ternyata kali ini sang ayah salah. Jarak yang dekat tidak menjadi jaminan
keselamatan. Aku menatap si gadis cilik sejenak. Masih bisa kudengar kalimat
yang diucapkannya:
"Ayah, bangun dong..."
"Aku mau pulang."
"Ayo antar aku pulang..."
Dikutip dari milist *Forum Safety Riding Jakarta*, lewat email Edy Caplang,
seperti yang diceritakan kembali oleh Kompol Warsinem, Kasi Dikmas Ditlantas
Polda Metro Jaya.
Nama pada cerita di atas hanya rekayasa.
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
Check outnew cars at Yahoo! Autos.