buset!.....ulisan itu bikin nyesek tapi itu kenyataan negara kita "endonesya"......mari kita eksodus k republik mimpi!

On Jun 15, 2007, at 9:46 AM, Syahril Dian Purwono wrote:

 

 

Thank You & Best Regards,

Syahril Dian Purwono


 just kidding, sekedar untuk bahan renungan

  ---------------------------------
  PIDATO BUSH

  Ehm ehm...
 Kepada yang terhormat Direktur CIA, FBI, Direktur Bank Dunia, ADB, IMF,  CEO Haliburton, Exxon Mobil, Freeport, Bankir2 Internasional, Dan semua
  yang telah membantu kami membiayai perang Iraq, Afghanistan, serta
 menyebarluaskan kekuasaan Imperium global, Direktur media dan televisi  CNN, ABC, NBC, yang telah membantu propaganda kita, kami ucapkan terima
  kasih.
 Hari ini adalah hari yang sangat penting karena pada hari ini saya akan  melaporkan keadaan Indonesia, yang dulu kita takuti itu, sekarang sama
  sekali tak berdaya di hadapan kita.
 Kita tidak perlu takut kepada angkatan bersenjata mereka, karena senjata  yang mereka gunakan adalah kiriman dari negeri kita, lihatlah ketika kita  jatuhkan embargo senjata, tentara-tentara mereka seperti maung ompong ha
  ha ha ha (hadirin tertawa), yang lebih lucu lagi kemarin presidennya
 sendiri yang memelas pada kita untuk menghentikan embargo itu... hahaha.
  (hadirin tertawa).. kasihan-kasihan.
 Tak perlu takut pada generasi mudanya, rupanya faham materialisme, budaya
  konsumtif, hedonisme, individualisme, yang kita ajarkan itu lewat
  iklan-iklan kita, tayangan-tanyangan televisi kita, film-film kita,
 propaganda-propaganda kita, sudah tertanam pada hati dan pikiran sebagian  besar dari mereka, jangankan memikirkan negeri atau umatnya lebih-lebih  agamanya, kini mereka hanya memikirkan kesenangan diri mereka sendiri,  bayangkan saja Negara semiskin itu penduduknya menempati urutan tertinggi  dalam korupsi dan dalam urusan berbelanja baju ke Singapura, mengalahkan
  Jepang, Australia, dan China sekalipun. ha ha ha (hadirin tertawa ).
 Tak perlu takut tentang pelajar-pelajarnya, karena mahasiswa-mahasiswa  terbaiknya selalu kita rekrut dan kita pekerjakan di perusahaan-perusahaan
  minyak atau tambang kita, dan kita menyuap mereka dengan gaji yang
  besarnya sama dengan loper koran di negeri kita ha ha ha. (hadirin
  tertawa ). Bayangkan orang-orang terbaiknya hadirin.
 Tak perlu takut kepada pemimpin politik dan pejabatnya, karena sebagian  besar dari mereka adalah orang yang gila jabatan dan sangat mudah untuk  disuap, untuk uang dan jabatan, mereka bisa kita minta untuk melakukan apa  saja sesuai keinginan kita. Dasar mental koruptor! ha ha ha ha (hadirin
  tertawa ).
 Hutang mereka sudah sangat besar dan hampir mustahil bisa mereka bayar,
  22% APBN mereka habis untuk membayar hutang kepada kita, sehingga
 mengurangi anggaran pendidikan mereka, kesehatan mereka, dan pelayanan  sosial mereka. Sehingga di negeri itu banyak penduduknya yang kelaparan,  miskin, sakit dan tak mampu berobat, ini merupakan keuntungan bagi kita.
  Karena semakin lama jika kondisi tidak berubah, maka akan tercipta
 generasi yang lemah dari negeri itu. Yang tidak akan mampu melawan kita,
  seperti yang selama ini kita harapkan.
 Kekayaan negeri mereka hampir semuanya kita kuasai, lebih dari 96 % ladang  minyak mereka telah kita miliki, tambang batu-bara, tembaga, emas, yang  beroperasi di negeri itu hampir semuanya adalah milik kita. Lebih dari itu
  mimuman-minuman, makanan-makanan, buku-buku, walau banyak yang ngopi,
 komputer-komputer, software-soffware mereka, walau banyak yang ngebajak,
  bahkan odol dan sabun yang mereka gunakan adalah produksi perusahaan2
  kita. ha ha ha (hadirin tertawa),
  ....Indonesia merupakan ladang dollar kita yang harus tetap kita
  pertahankan bagaimanapun caranya, 200 juta lebih penduduk negeri itu
  merupakan konsumen bagi produk-produk perusahaan kita.
  Singkat kata Indonesia telah kalah dari kita baik dari segi ekonomi,
  militer, politik, budaya, teknologi, dan lain-lain dan lain-lain
 Untuk menjaga agar kondisi ini tetap berlangsung, maka saya sarankan agar  lebih mengefektifkan promosi budaya konsumtif dan hedonisme kepada mereka,  kepada agen-agen CIA agar memecah belah , tebarkan kecurigaan dan fitnah di  antara mereka, biar mereka terus berkelahi dan tidak punya waktu untuk
  melawan Imperialisme kita, terus rekrut generasi muda terbaiknya agar
  bekerja untuk perusahaan-perusahaan kita, sehingga tidak akan banyak
  gerakan yang menentang kita.
 Sebelum mengakhiri pidato ini, saya ucapkan terima kasih atas kerja sama  yang luar biasa ini, kepada seluruh pihak yang telah ikut serta membantu  usaha kita, perusahaan-perusaha an Multinasional, Televisi dan Media masa,
  Bank Dunia, IMF, CGI, Negara-Negara Sekutu, Economic Hit Man, Mafia
 Berkeley, yang terhormat pejabat korup Indonesia. Dan lain-lain, dan  lain-lain.
  Sekian dan terima kasih.


  President USA
  George Walker Bush
  White House


Kirim email ke