----- Original Message ----- 
From: "Bambang Andryanto" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Saturday, June 02, 2007 11:42 AM
Subject: Re: [honda-tiger] OOT : Just Sharing : Perbedaan Pom Shell dan Pom 
Petronas dan Pom Pertamina


| Sebenarnya sih; POM Pertamina itu nggak semuanya punya pertamina tetapi 
pengusaha Swasta kira2 90% dari seluruh POM Di indonesia;
| nah ini temen aku yang jalanin usaha POM Bensin (Swasta) masalahnya 
misalnya adalah:
|
| - Dalam DO ditulis 16000 liter, tapi waktu bongkar biasanya beda 300-400 
liter (Beda 2 drum), dan nggak bisa di klaim walaupun teorinya sih bisa tapi 
malah akan "merusak hubungan baik dengan Pertamina"
| - Supaya pengiriman nggak telat, harus bayar jasa timer di plumpang 
(400-500 rb / Tangki); kalau nggak; bisa bisa pengiriman telat dengan seribu 
lima alasan :-)
| - Setiap bulan; harus berbagi kasih pada oknum2 di pertamina supaya jatah 
volume order nggak di kurangi terutama yang pengiriman awal atau akhir 
minggu (saat pom bensin rame).
| - Biaya listrik (PLN mengklasifikasi POM sebagai USAHA komersial), rata2 1 
POM bayar listrik 15-30 juta.
| - Mesin Dispenser hanya boleh pakai yang terdaftar di Pertamina.
| - Bangun POM harus pakai konsultan dan Pemborong yang ditunjuk Pertamina 
(bisa kebayang kan biayanya?)
| - Nah juga sebagai bukti "Peran serta masyarakat"; setoran2 ke Dept 
perdagangan, Kantor wilayah Meterologi, Dinas Pemadam Kebakaran, Kecamatan, 
Kelurahan, RW, RT, Masyarakat sekitar (Uang brisik / uang bau); termasuk 
preman2 dan Forum forum ini itu yang bertebaran.
| kalau dulu sih setorannya nggak sebanyak itu; karena biasanya yang punya 
POM adalah orang 2 yg dekat dengan penggede; jadi kalau macem2 malah runyam, 
tapi sekarang sih jadi barang jarahan....
| belum kalau ada inspeksi dari petugas pajak, metrologi, Pertamina, 
Perdagangan, dsb,...... min 500 rebu harus diselipin. Salah nggak salah ya 
tetap aja salah......
| Nah teman ini bilang; gimana nggak nutup ongkos; margin perliter hanya 22 
rupiah, harus dikurangi macem2 diatas....
|
| Kalau mau diterusin cerita dukanya sih banyak; tapi takut ntar para bro 
pada berderai air mata....
|
| Duh kasian deh negeri kita ya, kalau nggak maling nggak idup walaupun hati 
menolak.....
|
| Andre
| 

Kirim email ke