ini sebabnya kenapa kalo isi bbm sebaiknya minta pakai satuan rupiah 
aja, kasih 20rb beres. 
kalo takaran liternya pas syukur, kalo lebih hanya bayar 20rb aja. 
kalo kurang tinggal masukin koran......dan tetap keluar 20rb aja!

--- In [email protected], "Dani Ramdani" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: Edward 
> To: [EMAIL PROTECTED] ; alfi rusin 
> Cc: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; Alumni 
Madrid 19-23 April 2004 
> Sent: Tuesday, July 24, 2007 9:13 AM
> Subject: [ikan_hias] Kecurangan SPBU 34-12108 Jl. Suryo No. 1 , 
Blok S, Jakarta Selatan.
> 
> 
> Dear All,
> 
> Saya berbagi informasi untuk rekan-rekan semua, dimana saya merasa 
dicurangi saat pengisian Premium di SPBU 34-12108, yang berlokasi di 
Jalan Suryo No. 1 Blok S Jakarta Selatan pada hari Sabtu 21 Juli 2007.
> 
> Saat pengisian saya memakai mobil Jazz, dimana kapasitas tangki 
bahan bakarnya maksimal hanya 42 liter, dan saat itu lampu kuning 
(signal bahan bakar mau habis) belum hidup, artinya masih ada sekitar 
5 liter premium di tangkinya.
> 
> Sewaktu pengisian yang dilakukan oleh petugasnya yang bernama Andi, 
meteran menunjukan angko 0 (nol).
> Saya memperkirakan maksimal pengisian hanya 40 liter, namun sampai 
meteran penunjuk pengisian sampai 40 belum juga penuh, trus meteran 
penunjuk pengisian berjalan sampai angka 52, 43 L baru pengisiannya 
penuh. 
> 
> Sama petugas saya bilang "Mas koq sampai 52 liter, kan tangki saya 
kapasitasnya hanya 40 liter."
> Petugasnya menjawab "Pa' itu bukan urusan saya, saya hanya petugas 
pengisian, kalau bapak tidak terima lapor saja ke pimpinan saya di 
dalam, tapi bapak harus bayar dulu sesuai angka dimeteran".
> 
> Benar juga, dia hanya petugas, dan saya bayar sesuai petunjuk 
meteran sebesar Rp 236.000,-
> Trus saya parkirkan mobil, dan saya masuk ke dalam kantornya yg 
diterima oleh sdr. Boyke Farry Lantang, dan saya minta pengembalian 
kelebihan pengisiannya.
> 
> Sdr Boyke menyatakan " Pak, saya tidak berwenang mengembalikan uang 
bapak, karena itu sesuai dengan yg dimeteran, sedangkan kita baru 
di "TERA" beberapa hari yang lalu.
> 
> Jadi, kalau dilihat dari angka2 diatas berarti ada pemalakan hak 
konsumen sampai 25% dari yg seharusnya. Kalikan berapa Ton Premium 
yang dijualnya dalam sehari, sebulan dan setahun. Sama saja SPBU ini 
dengan merampok konsumennya secara tidak langsung. 
> 
> Saya berharap YLKI, dan PERTAMINA agar menindaklanjuti hal ini, dan 
mohon rekan2 yg punya akses dengan lembaga dan insatansi diatas dapat 
memforwardkan email saya ini.
> 
> Dan kepada Pemilik SPBU, semua data-datanya ada sama saya dan 
ditandatangani oleh petugas2 yang saya sebutkan diatas.
> 
> Rgds,
> EDWARD
> Honda Tendean
> Jl. Kapt. Tendean No. 8, Mampang, Jak Sel.
> 021 719 5240
> [EMAIL PROTECTED]
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke