Berita terusan, maaf kalau sudah basi
 
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Bakri
Sent: 05 Oktober 2007 14:49
To: Yuswo Martadi
Subject: [group-gec] Modus Kejahatan Baru {01}



 

Awas Modus Baru Kejahatan 

Selasa 2 Oktober 2007, Jam: 9:35:00 

JAKARTA (Pos Kota) - Memburu kambing malah kehilangan kerbau, 

itulah tamsil untuk Ny. Yanti, 42, dari Slipi, Jakarta Barat. 

Dua penjahat telah mempedayainya ketika dia baru saja menemukan 

segepok uang dolar AS. Di tempat sepi Ny. Yanti malah dikerjai para penjahat
tersebut, sehingga uang miliknya Rp 500.000,- yang baru saja diambil dari
BCA 

digondol para cecunguk tersebut. 

Peristiwa mengenaskan itu menimpa Ny. Yanti di Jalan Brigjen Katamso, 

Jakarta Barat, Senin (1/10) siang.
Beberapa menit sebelumnya, ibu satu anak ini memang baru saja mengambil uang


di BCA Wisma Asia Jalan S. Parman. Gara-gara dikerjain penjahat tersebut,
uang
yang sedianya untuk membayar semester putranya raib.
Dengan tubuh gontai Ny. Yanti terpaksa melapor ke Polres Jakarta Barat. 

Peristiwa yang menimpa Ny. Yanti itu merupakan modus baru. Siang itu sekitar
pukul 

13.30 warga RT 08/02 Kel. Slipi, Kec. Palmerah, Jakarta Barat tersebut
sendirian 

mengambil uang Rp 500.000 di BCA Gedung Wisma Asia. Usai mengambil uang 

ibu rumah tangga ini berjalan kaki bermaksud pulang. Ketika berjalan kaki,
tiba-tiba melihat segepok uang dolar AS jatuh dari saku celana seorang
lelaki. 

Secara spontanitas, naluri kejujurannya menyebabkan Ny. Yanti memberitahukan


hal itu kepada pria si pemiilik uang tadi. 

Namun ketika diambil untuk dikembalikan kepada pemiliknya, muncul lelaki
lain 

yang langsung mempengaruhi Ny. Yanti. Katanya, jangan dikasih tahu,
sebaiknya uang tersebut dibagi dua saja. Lelaki tadi selanjutnya mengajak
wanita 

asal Klaten, Jawa Tengah itu ke jalan sepi tidak jauh dari Wisma Asia
tepatnya
di Jalan Brigjen Katamso, Kota Bambu Selatan, Jakarta Barat. "Saya sempat
bilang 

tidak mau, tapi lelaki itu membujuk terus hingga membawa saya ke jalan
sepi,"
kata Ny. Yanti lagi. 

Tapi apa yang terjadi? Setiba Ny. Yanti dan lelaki yang membujuknya tadi di
jalanan 

yang sepi, mendadak muncul pria yang mempunyai uang dolar tersebut. Orang
tersebut tiba-tiba menuduh Ny. Yanti yang mengambil uangnya. Keruan saja hal
itu 

membuat Ny. Yanti panic dan serta merta menolak tuduhan mencuri segepok
dolar
tersebut. 

Tas Ny. Yanti lalu diperiksa. Meski sudah dibilang tidak ada, pria itu terus


mengacak-acak isi tasnya.
Dan begitu dia tidak menemukan dolar miliknya Ny. Yanti disuruh pulang. 

Namun setibanya di rumah, seusai salat dzuhur Ny. Yanti baru ingat mengecek 

tasnya. Ia terkejut ketika mengetahui uang Rp 500.000,- yang akan dipakai
membayar 

semestar putranya sudah raib. Ny. Yanti akhirnya melaporkan kejadian itu ke
Polres
Jakarta Barat. 



Peringatan : Kalau menemukan sesuatu segera diumumkan, Inysa Alloh semua
selamat

 

 




-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
This message may contain confidencial and/or proprietary information of Garuda 
Maintenance Facility Aero Asia, PT., and /or their affiliated companies. This 
message is intended only for use of the named addressee(s). If you are not 
named addressee or receive this message in error you may not disclose, copy, 
distribute or use this information for any purpose.

<<attachment: winmail.dat>>

Kirim email ke