Gw sekeluarga kemarin hari kamis tanggal 10 april 2008. berangkat ke lampung dengan menggunakan mobil pribadi pas akan sampai di kota bandar lampung sore sekitar jam 3-4 an. ada operasi kendaraan bermotor, yang saya heran hanya kendaraan dari luar kota lampung saja yang di berhentikan sedangkan untuk kendaraan yang berasal dari lampung tidak di berhentikan. setelah saya diberhentikan mobil saya pinggirkan. kemudian oknum polisi tersebut meminta saya untuk memperlihatkan STNK dan SIM. setelah saya memperlihatkan mulai gelagat yang tidak baik timbul dari oknum polisi tersebut, dia berjalan ke arah belakang mobil seperti memperhatikan apa yang di incar dia. dia melihat ke jok belakang dan menannyakan barang apa yg akan di bawa dan menannyakan akan kemana ? kemudian saya menjawab akan ke lampung untuk menghadiri resepsi penikahan saudara sepupu saya. Kemudian dia melihat jok belakang yg penuh dengan barang dan meminta saya untuk mengeluarkan segitiga pengaman. berhubung banyak barang dan segitiga itu tertindih2x barang bawaan saya kemudian bilang pada polisi itu susah kalau mengeluarkan nya, dia ngotot untuk memperlihatkan segitiga tersebut. daripada saya repot kemudian ayah saya bicara pada polisi tersebut kl susah untuk mengambil segitiganya dan repot kalau untuk bongkar muat barang di jok belakang. kemudian dia menawarkan damai, aku di kasih uang oleh ayah saya 20 rbu di minta aku yang memberikannya pada polisi tersebut ( soalnya gelagat minta duit dah kelihatan banget coy dan saya sebenernya dah gak setuju dengan pendapat bokap cuman karena di desak masalah waktu jadi apa boleh buat ) bukannya nerima dia malah bilang begini sama saya " Masa 20 rbu saya nilang motor saja minta 30 sampai 40 rbu masa mobil cuman ngasih 20 rbu, udah lah 50 rbu aja gak pake di tawar lagi". sambil dongkol campur kesel mangkel dah wahhhhh dahhhh kesel banget gw ma aparat yg kaya gini. gw kasih duit 50 rbu sambil doain agar uang yg gw kasih biar bikin perut dia pecah ( saking keselnya gw ). bukan masalah uang yang aku permasalahkan tapi kelakuan dari oknum tersebut yang aku sesalkan. gimana mau menangkap penjahat kalau sampai saat ini masih banyak penjahat berseragam.
