ngomong-ngomong ada yang ngaku peturing sejati neh????wakakakak salut-salut
hehehehehe Riky Rider --- Aip B <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > body-nya yg beda tipis ya bro...hahaha > > Arip Budiman > Gedung Sentra Mulia, Lt.19 > Jl. HR. Rasuna Said kav.x-6 no.8 > Kuningan - Jakarta Selatan 12940 > Phone : +62215222086 > Hp : +628122303660 > > > > > ----- Original Message ---- > From: Caesar Alvino <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Monday, April 28, 2008 5:12:56 AM > Subject: Re: [mxrider] FW: Berkelana Bersama V-ixion > > Ini baru namanya peturing sejati... Sehari bisa > 400KM.. Beda tipis lah > sama gue :P > > Regards, > [EMAIL PROTECTED] > MXRC172JKT > > 2008/4/28 SL. Ibrahim <[EMAIL PROTECTED]>: > > > > > > > > > > ________________________________ > > > > > > From: akang kabayan > > Sent: 28 April 2008 17:39 > > > > > > > > > > > > > > bro & sist.. > > ini ada cerita cukup menarik dan siapa tau bisa > menjadi > > inspirasi..... > > salam > > > > Philippe Farid Rahmani, Pengelana Sepeda Motor > > Sehari "Melahap" 400 Km > > > > Jakarta-Bagi seorang biker, "karier" puncak > adalah saat > > melakukan turing keliling dunia di atas motornya. > Ini > > impian setiap penyemplak motor, apa pun jenisnya. > Di > > Indonesia, biker yang sudah melakukan ritual > puncak itu > > jumlahnya masih dalam hitungan jari. Tapi di luar > negeri, > > mereka melakukan kegiatan itu seperti halnya > piknik rutin. > > Dan bagi mereka, Indonesia adalah salah satu > negara yang > > menantang untuk dijelajahi. > > > > Menemukan pengelana asing yang sedang bertandang > di > > Indonesia, susah-susah gampang. Mereka hampir > tidak pernah > > mau terekspos keberadaaannya. Tapi Philippe Farid > Rahmani > > (51), adalah pengecualian. Dia adalah contoh > pengeliling > > dunia keturunan Aljazair-Swiss yang "tertangkap > basah" > > sedang bertandang di Jakarta dan dijumpai Sinar > Harapan dan > > Koran Tempo, baru-baru ini. > > > > Pria yang di kartu namanya mencantumkan > profesinya sebagai > > kelana dunia ini bercerita, cita-citanya sudah > kesampaian > > karena bisa bertualang dengan sepeda motor di > Indonesia. > > Niatnya berkeliling Nusantara sudah bergelora > sejak > > beberapa tahun lalu. > > > > Tapi niatnya itu terganjal masalah transportasi. > "Saya mau > > menggunakan motor besar, tapi saya rasa sulit > mendapatkan > > layanan servis di sejumlah besar lokasi," aku > pria 51 tahun > > ini yang beruntung mendapat pinjaman V-ixion dari > PT Yamaha > > Motor Kencana Indonesia. > > > > Tinggi badannya yang sekitar 190 cm tak > membuatnya > > kesulitan bermanuver dengan V-ixoin, yang > dinilainya cukup > > ergonomis dan cekatan di kondisi jalan Indonesia. > > "Perjalanan panjang saya dimulai 15 Desember 2007 > lalu. > > Start dari Jakarta menuju Bandung, saya dikawal > sejumlah > > klub motor Yamaha," ujarnya. Lepas dari kota ini, > Philippe > > pun melenggang sendirian. > > > > Dari Parisj van Java, kelana dunia ini menuju > Wonosobo, > > dilanjutkan Magelang untuk berwisata ke Candi > Borobudur. > > Puas menikmati peninggalan kuno yang menjadi > salah satu > > dari tujuh keajaiban dunia, itu, dia bergegas ke > kawasan > > pegunungan Bromo. Jalur yang dia tempuh menuju > kawasan > > eksotis itu dengan membelah area Karangnyar, > Solo, Jawa > > Tengah dan mampir sejenak di Telaga Sarangan yang > masuk > > wilayah Magetan, Jawa Timur. "Saya tidak takut, > karena > > yakin situasi di Indonesia aman," ujar penyuka > bakso itu. > > > > Usai menikmati Bromo, Phillippe melanjutkan > menuju Pulau > > Dewata melalui Surabaya. Dari Bali dia > menyeberang ke > > Lombok, kemudian diteruskan turing ke Sumbawa dan > Flores. > > Dari kawasan Indonesia Timur, dia menuju Sulawesi > dengan > > jalur Surabaya, Makasar, dan Manado. > > > > Dari Manado dia segera kembali ke Surabaya, > dilanjutkan > > menuju Semarang, Cirebon, Bandung, Sukabumi, > Labuhan, > > Merak, dan menumpang kapal feri menuju Sumatera. > Perjalanan > > pun diteruskannya hingga Nanggroe Aceh Darussalam > via > > Bandar Lampung, Palembang, Jambi, Pekanbaru, > Medan, dan > > NAD. > > > > Perjalanan penuh risiko itu berakhir 4 April 2008 > lalu, > > melalui Medan–mampir ke Danau Toba, Bukit Tinggi, > Padang, > > Danau Ranau, Bengkulu, Lampung, dan Jakarta. > Jumlah total > > jarak petualangan Philippe sekitar 18.000 > kilometer yang > > dilakukan selama hampir empat bulan penuh. > > "Selama berpetualang tak ada kendala sama sekali > dengan > > motor sport injeksi pertama di Indonesia ini," > terangnya. > > > > Bahkan akunya, di sejumlah wilayah luar Jawa yang > tak ada > > SPBU dan Pertamax, motor yang ditungganginya > terpaksa > > menenggak premium dan BBM botolan, tanpa masalah. > Motor ini > > ganti oli dan filter setiap 2.000 kilometer. > > Bala bantuan tak hanya datang dari bengkel resmi > Yamaha, > > tapi sejumlah klub penunggang V-ixion di Makasar, > Lampung, > > dan kota-kota lainnya pun dengan sigap > "memandunya" > > berkeliling kota. Philippe mengaku tak > menggunakan Global > > Positioning System (GPS) untuk membaca jalan. > > "Saya lebih suka membaca peta dan bertanya pada > orang-orang > > selama perjalanan," ujarnya. > > > > Karena sikapnya itulah, Philippe selalu disambut > terbuka di > > setiap lokasi terpencil sekalipun. "Biasanya > aksinya itu > > diakhiri dengan foto bareng," tuturnya tertawa. > > > > Pria ramah ini sepertinya terlahir untuk menjadi > petualang. > > Sebagain besar hidupnya dihabiskan untuk > menjelajah > > seantero negeri. Saat dia menunggang BMW 1000, > dia > === message truncated === ____________________________________________________________________________________ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
