------------------------------- Pesan Awal -------------------------------
Judul Surat: [JV_Community] FNI, Bukan Festival Nasyid!!!
Dari:        "biruhati_Internisti" <[EMAIL PROTECTED]>
Tanggal:     Sab, 23 Oktober 2004, 12:08
Untuk:       [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------------------------------------


FNI, Bukan Festival Nasyid!!!

Dunia Nasyid Indonesia, sempat mendapatkan sebuah kesejukan saat ada
sekelompok orang yang berinisiatif mengadakan ajang untuk menjaring bibit
� bibit nasydi potensial dari seluruh nusantara. Apalagi penyelenggara
menjanjikan berbagai hal yang menarik dan berbeda. Mulai dari saat
karantina peserta akan diberi berbagai bekal mulai dari agama hingga
kemampuan olah vokal. Hingga sistem penilaian yang akan menggunakan juri
dari beberapa penyanyi kondang. Meski sempat timbul berbagai pertanyaan,
apakah ini bukan sebagai bentuk suatu "kelatahan" karena munculnya kontes
� kontes idola di televisi? Namun, menurut penyelenggara, setidaknya FNI
bisa menjadi sebuah solusi alternatif untuk mengimbangi maraknya kontes
idola

Sayang seribu sayang, dalam realita perjalanannya hingga telah memasuki
putaran final dan tahap eliminasi pertama, begitu banyak cacat dan
kesalahan yang cukup krusial yang dilakukan oleh penyelenggara. Dan kami,
Justice Voice Community (JVC) selaku komunitas pemberdayaan penikmat
nasyid Indonesia yang funky tapi tetap syar�i, dengan tegas mengkritik dan
menyatakan bahwa FNI Tidak Layak disebut Festival Nasyid, tapi lebih tepat
disebut Festival Lagu Relijius atau Festival Boysband Islami bahkan AFI
gaya Ramadhan!

Ada beberapa hal yang melatarbelakangi penilaian kami itu:

   FNI dikelola & diselenggarakan oleh orang � orang yang tidak
berkompeten dalam dunia nasyid. Sehingga sejak awal cukup banyak cacat
yang dilakukan, antara lain:

      Penentuan daerah penyelenggaraan audisi yang tidak tepat, ada daerah
yang layak jadi tempat audisi namun tidak ditetapkan jadi
penyelenggara audisi dan sebaliknya. Persyaratan peserta yang tidak
tegas dan tidak jelas, terbukti ada beberapa tim yang sebenarnya
sudah memiliki popularitas tingkat nasional atau regional bahkan
sudah menelurkan album bisa ikut audisi bahkan lolos ke putaran
final dengan memakai nama baru.


Bahkan saat ini, FNI sudah sepenuhnya menjadi hak milik Indosiar dan
dikelola oleh stasiun televisi yang pertama kali memunculkan kontes idola
itu. Sehingga dalam pelaksanaan putaran final FNI ada begitu banyak
perubahan yang cukup fundamental yang membuat FNI keluar dari jalurnya!!!

   Penyelenggaraan Putaran Final FNI sama sekali tidak pro nasyid atau
tidak mengangkat nasyid. Karena :

      Lagu yang dibawakan oleh peserta putaran final bukanlah lagu � lagu
nasyid, tapi merupakan lagu � lagu Pop relijius/Islami. Nasyid jelas
beda dengan lagu � lagu tersebut. Ada ciri dan karakter tersendiri
yang tak mungkin dipaksakan. Tidak ada bintang tamu dari tim � tim
nasyid di Indonesia yang sudah cukup mapan yang diundang.


Karenanya, FNI saat ini lebih cocok disebut Festival lagu relijius/pop
Islami.

   FNI sama saja dengan kontes idol yang lain karena penggunaan sms
sebagai penjurian. Menurut salah seorang finalis, ada semacam pemaksaan
di putaran final FNI sebagai ajang pemaksaan tim � tim nasyid yang ada
untuk jadi boysband relijius dan kehilangan identias timnya. Satu
contoh kasus adalah Tim Nasyid Zukhruf asal Solo. Di tim nasyid ini
yang bisa atau biasa bernyanyi dan bertindak sebagai vokal hanya 3
orang, selebihnya adalah pemain musik. Namun pihak panitia Indosiar
tetap memaksa agar semua menyanyi. Jelas saja hasilnya sangat tidak
memuaskan. Ini adalah pembunuhan identitas dan kreativitas Munsyid.
Biar bagaimanapun, nasyid adalah ajang kreativitas sebuah tim dengan
ciri dan karakternya masing � masing. Aransemen lagu yang penuh
paksaan. Saat konser perdana, semua lagu memakai alat musik. Padahal
tidak semua lagu nasyid memakai alat musik. Hilangnya nilai
sportivitas. Karena ada beberapa finalis yang sesungguhnya merupakan
tim nasyid mapan bahkan sudah mengeluarkan album. Namun mereka tetap
mengikuti ajang ini dengan mengganti nama. Sebut saja MIXTA dari
Banten, personelnya merupakan personel tim nasyid Melodi Islam dan satu
dari LQ Voice, 2 tim nasyid asal Lampung yang sudah mengeluarkan album.
Sementara SAVANA dari Semarang, yang sesungguhnya berasal dari Jogja,
merupakan penjelmaan alias nama lain dari tim nasyid Al � Birr yang
sudah punya 2 album. FNI telah dijadikan Indosiar sebagai alat
membersihkan nama karena sempat dihujat lewat program AFI-nya. Kalau
tidak mau dibilang FNI telah dimanfaatkan oleh Indosiar agar AFI tetap
ada di bulan Ramadhan namun dengan nuansa yang relijius. Fakta dan
realita di atas jelas menunjukkan hal itu.

Oleh karena itu, kami berharap agar semua pihak yang berkompeten
secepatnya sadar dan mengembalikan FNI ke jalurnya semula sehingga citra
nasyid yang telah dan sedang susah payah dibangung oleh tim � tim nasyid
assabiqunal awwalun (Snada, Izzis, NSP, Mupla, Justice Voice, dll) tidak
rusak begitu saja. Juga agar FNI, sebagai sebuah ajang besar berskala
nasional tidak sia � sia keberadaannya. Lebih jauh adalah agar FNI tidak
ditinggalkan oleh komunitas nasyid itu sendiri.

Kami memuji NTQ (Nasyid, Taushiyah, Qira�ah) yang diadakan TV7. Meski
secara kualitas tim � tim pesertanya masih dibawah FNI karena tidak lewat
audisi. Namun di NTQ, Nasyid dan para munsyid tidak kehilangan jati
dirinya. Metode penjurian pun, meski masih menggunakan sms, tapi tetap ada
penilaian dari tim juri tetap. Bahkan lebih baik lagi karena di NTQ ada
pembacaan ayat suci Al Qur�an dan untaian hikmah.

Demikian kritik dan saran serta pernyataan sikap dari kami. Kebenaran
hanya milik Allah, Manusia adalah tempatnya salah dan lalai. Semoga Allah
mengampuni segala kesalahan kita dan kita tetap dalam ridho-Nya. Amiiin.

Wassalamu�alaikum wr.wb.

Marsahid Agung Sasongko

Justice Voice Community (JVC), Dept. Media & Jaringan Iqro Club DIY

Jl. Hasanudin Gg. Kantor Pos No. 13 Teluk Betung Utara, Bandar Lampung

08562804495



Dudung Kurnia Sundana
=====================
E-mail  : [EMAIL PROTECTED]
Mobile  : +62817434686
YIM     : du2nks
Website : http://www.kotasantri.com
          http://www.tazakka.net

---
Hiasi hidup dengan ibadah, jalin ukhuwah tegakkan dakwah!


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/9rHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Mari bersama-sama mengharumkan Islam lewat kebudayaan/seni Islami

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/nasyid-indonesia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke