saya sangat setuju apa yang dikatakan si pemuja
keindahan wanita. 
Saya sangat menentang UU Anti Pornografi dan
Pornoaksi, bukan berarti saya minta pornografi dan
pornoaksi dilegalkan, tapi khan sudah ada KUHAP yang
mengaturnya mengapa bukan itu yang dijalankan dan
diterapkan dengan   tegas? Kita disini bukan ngomongin
si Playboy yang akan terbit tapi ngomongin UU Anti
Pornografi dan Pornoaksi, karena dalam UU tersebut
batasan Porno tidak jelas. Masack sech orang ciuman
bibir di depan umum dikatakan porno tanpa nelihat
siapa yang melakukannya apakah suami istri atau gak?
Suami istri yg lama gak jumpa terus ketemu dan
melampiaskan rindunya dgn ciuman bibir di bilang
porno? Mereka melakukan atas kangen rindu bukan atas
dasar nafsu birahi.
Saya juga setuju UU tersebut ditolak karena ada
tersirat bahwa ada keinginan menentukan porno atau
tidaknya suatu tindakan atau benda berdasarkan syariat
Islam bukan berdasarkan analisa umum yang berlaku
dimasyarakat. Berlakunya UU tersebut akan mengubah
suatu tatanan budaya dalam suatu komunitas masyarakat
dan akan menghilangkan ciri khas suatu daerah.
Sebagai contoh, budaya menggunakan kemben di Jawa,
Kebaya di Bali, Koteka di Papua akan hilang karena
tidak ada batasannya dalam UU Anti Pornografi dan
Pornoaksi. Juga akan mengubah budaya seni suatu
daerah, bagaimana seandainya suatu tarian daerah tanpa
goyang pinggul? akan nampak lucu khan? Jika si penari
akan bergoyang pinggul, tentunya udah ditunggu ama UU
Anti Pornografi dan pornoaksi karena dalam UU tersebut
bergoyang pinggul sudah dikatakan pornoaksi tanpa
batasan yang jelas, jika gak goyang tarian akan
seperti jalan ditempat.

Ok, cuma sekian dari saya

--- Sha Sha <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> G: Agak aneh, INFORMASI yang anda berikan banyak
> PALSUNYA.  Hidden agendas?
> 
> 
> -----
> 
> Agak aneh, pengedaran dan penjualan Playboy adalah
> diharamkan 
> di sebahagian besar negara Asia seperti China, Korea
> Selatan, 
> India, Myanmar, Malaysia, Thailand, Singapura,
> Taiwan dan Brunei. 
> Hong Kong pernah membenarkan penerbitan dan
> penjualan Playboy 
> tetapi lesen itu sudah pun ditarik balik
>    
>   Rakyat Indonesia pasti menerima tamparan hebat
> jika majalah itu 
> berjaya menembusi pasarannya, kerana Playboy tidak
> dijual 
> di negara jirannya, Australia. Pengharaman Playboy
> awalnya hanya 
> meliputi negeri Queensland tetapi akhirnya pada
> 2000, Playboy 
> tidak dibenarkan dijual di Australia. Penjualan
> Playboy di daerah 
> di Amerika juga dikawal ketat. Biasanya Playboy
> hanya dijual 
> di kedai arak. Malah, ada kedai buku di Amerika
> mengharamkan 
> penjualan Playboy.
>    
>   Soalnya, kenapa Kerajaan Indonesia pula bertindak
> lebih berani 
> daripada Australia. Adakah mereka terpikat dengan
> keuntungan
> sehingga tergamak menjual harga diri! 
>    
>   Jurucakap Playboy Amerika, Lauren Melone ketika
> membuat ulasan 
> pertama rentetan kekecohan di Indonesia menegaskan
> republik 
> Indonesia adalah umpama `LOMBONG EMAS' kerana
> memiliki pasaran 
> yang sangat dinamik. 
>    
>   [Lombong Emas? hehehe]
>    
>   Tetapi, adakah penjualan Playboy edisi Indonesia
> akan memberikan 
> keuntungan trilion atau bilion dolar kepada negara
> itu?. 
>    
>   Adakah Indonesia terlupa betapa negara itu
> sebenarnya sedang
> menghadapi krisis keruntuhan moral dan akhlak. 
> 
> Budi Sulistyo <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
>   Setubuh eh setuju banget tuh! Kalau UU tersebut
> jadi
> diberlakukan, sekalian aja NKRI (Negara Kesatuan
> Republik Indonesia) diganti sebutannya menjadi NIRI
> (Negara Islam Republik Indonesia) yang pake dasar
> Hukum Islam, yang berarti Azas Demokrasi yang selama
> ini di bangga-banggakan akan runtuh begitu aja.
> Gimana?
> Maaf bukan provokasi, tapi coba kita telaah lebih
> dalam, Thanks.
> 
> --- pemuja keindahan wanita
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > Teman teman semua, kita harus rapatkan barisan
> > menentang UU pornografi dan pornoaksi karena UU
> > tersebut gak jelas. Batasan tentang porno gak
> diatur
> > secara jelas dan juga ada indikasi pembuatan UU
> > tersebut dengan berdasarkan syariat Islam. Kita
> > harus menantangnya. Bisa - bisa ini dipakai alat
> > untuk melegalkan penggrebekan bar, cafe, diskotik
> > dll oleh orang - orang yang sok agamais dan
> munafik.
> > 
> > Yang sangat disayangkan, mengapa Anggota Dewan
> > mencari pertimbangan ke orang orang yang pernah
> > tercela seperti Rhoma Irama dan Inneke.
> > 
> > Agaknya Rhoma Irama bersuara lantang karena gak
> bisa
> > dapatkan inul, coba dia kasih tidur ama Inul dan
> > Inneke tidur ama Anjasmara, pasti akan ceritanya
> > lain.
> > 
> > salam keindahan wanita
> 
> 
> 
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 





Indonesian girls sites by NonaManis:
- MoreNonaManis.com est. 2005 - More Revealing Indonesian Beauties
- IndoAmateurs.com est. 2004 - Indonesian Girls Next Door
- ExoticAzza.com est. 2001 - Indonesia Erotica

Reopening Soon:
- NonaManis.com est. 1997 - Sexy Indonesian Girls 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/nonamanis2/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 




Kirim email ke