Memilukan..! Tragedi pasuruan membuktikan kalau kemiskinan sudah makin mendera rakyat. Tragedi ini seharusnya juga menyadarkan penguasa (pemerintah + dpr) kalau persoalan utama bangsa kita adalah ekonomi, bukan 'pornografi'. RAKYAT BUTUH MAKAN, RAKYAT TAK BUTUH KESOKSUCIAN! Perut rakyat hanya bisa dikenyangkan oleh nasi, bukan oleh kesoksucian memuakkan.
Saya tidak apriori terhadap Porn Act, tapi harus porn act yang rasional, bukan -seperti kata seorang mantan hakim MK- RUU APP yang mengada-ada. Kita butuh porn act yang sehat, yang cerdas, yang realistis, porn act yang semata dilandasi semangat menjaga anak-anak di bawah umur dari ekses negatif konten-konten adult; Bukan RUU APP yang dipenuhi aroma kesoksucian memuakkan. Bukan RUU APP yang mengobrak-abrik wilayah pribadi orang dewasa (Bayangkan, kabarnya siapa saja yang ketahuan menyimpan barang-barang berkonotasi 'pornografi' di rumah, bakal dipidana. Ini kan sungguh edan bin gendeng). Bukan RUU APP yang akan memenjarakan individu karena cara berbusananya. Bukan RUU APP yang akan mempidana individu karena pilihan profesinya. Bukan RUU APP yang akan memberi legalitas pada kelompok preman untuk melaksanakan premanisme-nya. Saya bukan penikmat hardcore. Tapi saya menolak mentah-mentah ruu edan ini. RUU ini akan membuka lebar-lebar peluang anarkisme, RUU ini hanya akan melegalkan aksi-aksi kelompok preman yang mengaku-aku pembela agama. RUU ini sungguh membawa mudharat. RUU ini demikian melampaui batas, dan insya Allah setiap yang melampaui batas pasti akan hancur! Alih-alih mengharap kenaikan suara dengan memotori RUU APP sok suci, insya Allah malah babak belur di pemilu depan. Insya Allah mayoritas publik malah tambah muak dengan segala kesoksucian ini. Saya pribadi sudah jelas TIDAK AKAN MENCOBLOS parpol-parpol pendukung berat APP. Tapi saya TIDAK AKAN GOLPUT, karena kalau golput berarti memberi peluang bagi kelompok-kelompok soksuci-arabis-talibanis untuk berkuasa di negeri ini. Dan konon, hanya ada 2 parpol yang menolak pengesahan RUU ini, yakni PDIP dan PDS. Tidak ada jalan lain. RUU ini harus ditolak mentah-mentah!

