G: Apa yang salah? hehehe.. sudah banyak dijawab. Mulai dari definisikan dulu yang jelas, jangan definisi yang kabur. Seperti yang saya tulis kemarin, kenapa tidak kembali ke batasan yang dulu dipakai BSF/LSF sih? Koq malah pakai batasan yang tidak jelas dan bisa diinterpretasikan berbeda-beda? Buat sekelompok orang kelihatan kulit sedikit saja sudah dianggap porno.
Satu lagi pasal yang ngawur adalah pasal yang memberi pelor untuk gerombolan macam FPI mengacau dimana-mana. Iya, saya tau argumentasinya pasti "peran serta masyarakat" hanya sebagai pengawas atau pelapor, tapi prakteknya dijamin pasti banyak yang asal seruduk dengan alasan UU ini. Saya sih sinyalir UU ini memang tidak lebih dari usaha pengalihan perhatian dan mencari popularitas di kalangan tertentu menjelang pemilu, terutama yang dari dulu memang punya niat (semi) tersembunyi itu tuuh. Selain nyari duit tentunya. Kemarin saja sudah mulai keluar bisik bisik perlunya suatu badan pengawas seperti waktu UU ITE yang menghabiskan dana luar biasa itu kan? Ujung2nya pada nganggur cuma terima gaji buta tuh para anggotanya. Belum lagi ongkos buat masing-masing tanda tangan. Masih 50 jet kan? BTW, anda dari partai yang mana nih? Titip salam aja deh.. ----- Apa yang Salah sama UU itu...? Aturannya udah Baik kok...mudah2an kita semua bisa mematuhinya.....,kalo belum bisa ya....manusiawi lah....Minta ampun sama Tuhan masing..2 (peace) On 9/19/08, majalah tawakal1 <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > G: Milis ini kayaknya sudah mulai disusupi oleh pengikut Partai KuSyut > itu deh.. > >

