wah ada kuliah fisika, bukan main membahas atom tapi kok cuma sekucrit yah, hehehehe ini kultum ya alias Kuliah Tujuh Detik Man, hiakakakkakakaka. g baru denger nih ada tebak tebakan tafsir, setau gue sih kajan bukan tebak tebakan, wah, ini guru spiritualnya siapa ini alquran diakata tebak tebakan tafsir, hehehehhe lucu juga tapi kalo lu mau tau tebak2an yang sesungguhnya ke toko buku gramedia tuh bayak tebak tebakan tuh. huakahkahkhakuauakhakuhauhkahkau.
________________________________ From: muskitawati <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, April 12, 2010 3:36:43 AM Subject: -:: Milist NB::- Science Bukanlah Tebak2an Tafsir Seperti Al-Quran Science Bukanlah Tebak2an Tafsir Seperti Al-Quran Kalo biasa tebak2an tafsir dengan cara Quran dan Hadist, janganlah cara2 ini digunakan dalam Science, karena Science itu bukanlah tebak2an juga bukan tafsir, tapi hasil solusi permasalahan melalui proses "critical thinking" berupa Observasi object dengan urut2an logis dari data2 yang dikumpulkan, disusun, yang kemudian disimpulkan secara rasional, yang hasilnya kemudian bisa diperbandingkan dengan hasil experiment ahli2 lainnya. Positron yang berada didalam inti atom itu berbentuk Quark, dan Quark yang berubah posisi dari "Up" menjadi "Down", menyebabkan positron itu beremisi. Jadi meskipun Positron-nya tidak beremissi, tetap aja positron itu berada dalam inti atom dalam bentuk Quark. Hal yang kayak begini terlalu detail dan enggak perlu diperdebatkan disini agar anda bisa berkompetensi dianggap jadi ilmuwan. > Kiyai Ngrambyang <kalimalang@ ...> wrote: > Inti atom yang mengalami perubahan BISA > memancarkan positron karena proses di > dalamnya. Positron itu TERCIPTA akibat > perubahan tadi, bukan karena inti atom > itu mengandung positron di dalamnya. > Oooo.... saya enggak pernah membicarakan: sebab atau karena apa positron itu bisa ada. Juga saya enggak menerangkan bahwa positron itu berasal dari mana. Yang saya bilang itu, positron adalah massa yang bermuatan positive yang disebut anti-partikel yang berada dalam inti atom. Tidak pernah saya menjelaskan karena apa positron bisa terbentuk didalam inti-atam. Tapi anda sendiri yang untuk menunjukkan kompetensi anda menuduh saya keliru, kemudian menerangkan tentang karena apa positron bisa terbentuk. Anda enggak ngerti apa artinya "emission" kalo cuma modal kamus memang artinya "memancar". Memang pancaran partikel ini bisa berupa pancaran atau positron-emission. Tapi kalo positron ini tidak dipancarkan, bukan berarti tidak ada positronnya. Positron yang tidak dipancarkan itu disebutnya sebagai Quark. Jadi apa yang anda debat kusirkan ini bukan topik atau bagian dari pembicaraan saya. Sebaiknya kalo anda mau membicarakan terbentuknya "positron" silahkan aja bikin topik baru. Saya khan belum membicarakan cara terbentuknya positron-emission yang anda anggap berasal dari berbagai Quark, padahal dari website yang saya lampirkan itu jelas dikatakan bahwa berubahnya posisi Quark dari up to down akan mengeluarkan positron-emission yang bermuatan positive. Dan disana juga ditulis bahwa Quark itu adalah adalah istilah lain untuk isi dalam proton dan neutron. http://en.wikipedia.org/wiki/Positron_emission Inside protons and neutrons, there are fundamental particles called quarks and neutrinos There are up quarks and down quarks. Positron emission happens when an up quark changes into a down quark. Jadi yang salah baca itu justru anda sendiri, anda kagak ngarti bahasa Inggris, biarlah apa yang saya baca diatas juga bisa anda baca sehingga anda bisa lebih kompeten dan saya jadi enggak kompeten. Begini terjemahannya: Didalam proton2 dan neutron2 ada partikel utama yang disebutnya sebagai Quark-Qurark dan partikel2 neutron. Quark itu cuma ada dua posisi, salah kalo anda anggap bahwa Quark itu ada macam2 karena Quark itu cuma ada satu macam, dan posisinya juga cuma ada dua yaitu "up" dan "down". Positron-emission itu terbentuk dari perubahan posisi Quark dari "up" menjadi "down". Jadi perhatiin baik2 disini, positron emission beda dari positron. Positron itu adalah Quark, dan positron-emission itu adalah Quark yang memancar. Jadi istilahnya dibedakan, kalo enggak memancar namanya Quark, tetapi kalo jadi pancaran maka namanya Positron emission. Disini enggak berarti karena Quarknya memancar, berarti Quark-nya akan berkurang, itu pemahaman yang salah, karena Quark itu bukanlah seperti benda yang bisa anda hitung, melainkan merupakan partikel. Sama seperti cahaya, juga adalah partikel photon, pancaran photon yang terus menerus dari sumbernya tidak berarti jumlah photon yang ada disumbernya jadi berkurang atau jadi habis. Jadi yang salah ngarti itu anda sendiri, jangan ngajakin saya debat kusir. Juga semua ini bukan dari saya, kalo mau debat kusir salahin deh tuh websitenya. Secara singkat, "Positron" itu adalah Quark, dan "Quark" itu adalah Proton yang bersama Neutron menyusun inti atom. Jangan cari2 nambahin kata2 "emission" agar anda dikira bisa jadi kompeten, karena semuanya sama termasuk elektron itu juga bisa ber-emissi karena emissi itu hanyalah istilah untuk patikel yang bergerak. Atau emisi adalah pergerakan partikel. Naaah... begitulah terjemahannya, jadi pemahaman anda jelas2 salah parah, Quark yang anda bilang ada macam2 tidak ada dikatakan didalam terjemahan diatas. Quark itu cuma satu macam aja, hanya ada dua posisi bukan posisi banyak macamnya. Inti atom bisa memancarkan positron, naaah... positron yang dipancarkan ini disebut dalam bahasa Inggrisnya sebagai "Positron Emission". Tetapi kalo positronnya tidak dipancarkan oleh inti atom bukan berarti atau diartikan positron itu tidak ada dalam inti atom, positron itu selalu ada dalam inti atom didalam proton dalam bentuk Quark. Jadi apakah inti atom mau mengalami perubahan atau tidak mengalami perubahaan, tetap aja "Positron" itu ada dalam inti atom tanpa harus memancar atau ber-emissi. Itulah gunanya, kalo mau jadi scientist harus mampu bahasa Inggris bukan berbahasa Arab. Jadi kalo mau ngotot sih boleh2 aja, tapi tunjukkin dong bukti2nya. Saya khan udah dari pertama kali melampirkan ayat2 website-nya, jadi bukan ngarang2 ayat sesuka sendiri. Cuma bedanya, anda itu buta bahasa Inggris. Menterjemahkan bahasa Inggris diatas pake cara2 tafsir Quran, sehingga salah total, kalo Quran memang tebak2an jadi tafsir, cara ini diharamkan dalam dunia science, karena dunia science memakai critical analysis bukan pakai tebak2an tafsir. Ny. Muslim binti Muskitawati.
