> Wal Suparmo <wal.supa...@...> wrote: > yang membongkar penipuan Cut Zahara > Fona tentang janinnya yang katanya > bisa berzikir adalah dr. Tadjuluddin > seorang ahli kandungan (obgin) yang > juga seorang Aceh yang akhirnya > berhasil memeriksa kandungan Cut > Zahara Fonna di RSTM (waktu itu) dan > menemukan kaset recorder kecil yang > ditempelkan di perutnya.
Yang membongkar penipuan Cut Zahara Fona bukanlah dr.Tadjuluddin, melainkan hasil rontgent oleh dokter di Jepang yang mengirimkan hasil rontgen-nya yang menemukan adanya cassette player kecil diperut si ibu sedangkan bayinya belum terbentuk masih berupa embryo yang sangat muda. Jadi jangankan bisa berdzikir, denyut jantungnya sekalipun belum ada. Dr.Tadjuluddin ini justru satu2nya dokter pada waktu itu yang membawa penipu ini kepada para pejabat tinggi negara. Dokter inilah yang bertanggung jawab untuk menyebar luaskan penipuan ini sebelum akhirnya terbongkar di RSCM setelah hasil foto rontgen dari Jepang dikirimkan ke Indonesia. Bahkan diduga, Dr. Tadjuluddin ini ikut serta dalam penipuan ini, karena foto rontgen dari RSCM ternyata tidak sama dengan foto rontgent yang dari Jepang. Dalam foto Rontgen di RSCM yang dikonsultasikan oleh dr. Tadjuluddin ternyata umur kehamilannya sudah lebih dari 6 bulan dimana denyut jantungnya sudah ada. Padahal waktu dibandingkan dengan Rontgent dari Jepang, justru kehamilannya masih dibawah umur 4 bulan dimana belum ada denyut jantungnya. Tanpa bantuan Dr. Tadjuluddin, maka Cut Zahara Fona tidak bakalan terkenal hingga mendapatkan dana pemerintah untuk keliling dunia untuk berdakwah agama Islamnya, termasuk ke Jepang dalam memeriksakan kehamilannya. Darimana dananya kalo bukan dari dana pemerintah akibat rujukan dokter Tadjuluddin yang memungkinkan terjadinya penipuan ini ??? Ny. Muslim binti Muskitawati.
