Salam, Semuanya perbuatan tekutuk dari orang Kristen dan Islam yang memperebutkan Tuhan dan Allah imaginair mereka. Tetapi masih untung hanya membakar Kitab suci, bukan membunuh orangnya dengan BOM BUNUH diri seperti yang terjadi antara sesama agama di Timur Tengah, Pakistan dan Afganistan.Yang diajurkan supaya aksi ini disebarkan diseluruh dunia termasuk Indonesia. Wasalam, Wal Suparmo
--- Pada Sen, 2/8/10, muskitawati <[email protected]> menulis: Dari: muskitawati <[email protected]> Judul: -:: Milist NB::- Bakar Quran Boleh, Bakar Bangunan Dilarang !!! Kepada: [email protected] Tanggal: Senin, 2 Agustus, 2010, 3:20 AM Bakar Quran Boleh, Bakar Bangunan Dilarang !!! Negara bagian Florida di Amerika Serikat ini sekarang menciptakan suatu peringatan menghormati korban2 teror jihad Islam dengan "pembakaran Quran Internasional". Quran digambarkan sebagai ajaran setan untuk menyebarkan malapetaka dimuka bumi ini. Tentu, sebagai muslimin kita harus menghormati tindakan masyarakat di Florida ini meskipun ada juga muslimin yang kehilangan akal sehatnya malah menjadi berang dan marah. Padahal kalo dipikir secara teliti, masyarakat yang menciptakan tradisi ini didorong oleh perbuatan2 umat Islam sendiri yang terkutuk itu sehingga sama sekali tidak ada alasan untuk marah selain menjadikan kejadian ini sebagai koreksi untuk memperbaiki agama kita dimasa depannya. Selama Quran yang dibakar itu dibelinya sendiri bukan mensita Quran2 milik mesjid, maka perbuatan itu adalah ok harus dihormati. Sebaliknya, membakar gereja, membakar mesjid, menjarah toko2 Cina, menjarah harta benda umat Ahmadiah...... semua ini salah dan terkutuk karena gereja, mesjid dan toko2 itu miliknya orang lain bukan milik si pembakar. Hal inilah kita sebagai kaum muslimin harus melihat perbedaan2nya yang besar ini. Apa alasannya muslimin harus marah ??? Justru mereka yang jadi korban2 teror jihad muslimin inilah yang pantasnya harus marah. Tradisi pembakaran Quran ini tidak akan jadi masalah besar dinegara yang menjamin kebebasan beragama ini. Kalo antar agama saling menghina, saling mencemoh, dan saling menjelekkan adalah biasa karena hal2 seperti itu memang merupakan kewajiban masing2 agama dalam bersaing satu sama lainnya. Ny. Muslim binti Muskitawati.
