http://www.tribun-timur.com/view.php?id=66585&jenis=Makassar
*Sabtu, 01-03-2008 | 23:49:39 * ** ** *Anak Anda Alergi Matematika, Ajarkan Metode Sakamoto * *Laporan: muhammad anshor. [EMAIL PROTECTED] * ** *Makassar, Tribun - Jika anak Anda fobia (takut) pada pelajaran matematika, jangan khawatir, ada caranya agar anak-anak lebih menggandrungi pelajaran hitung-menghitung ini, yaitu dengan menggunkan Metode Sakamoto. * *Misalnya sebuah soal analisa seperti ini, harga sebuah cincin, Rp 500 lebih mahal daripada harga sebuah kalung. Ketika seorang membeli empat buah cincin dan dua buah kalung seharga Rp 20 ribu, berapa harga sebuah cincin dan sebuah kalung? Jika pertanyaan di atas ditanyakan kepada anak Anda yang duduk di bangku sekolah dasar, berapa waktukah yang dibutuhkannya untuk menyelesaikan soal tersebut?Atau, dapatkan dia menyelesaikannya? Ciri utama Metode Sakamoto adalah berfokus pada soal cerita yang memiliki bobot nilai tinggi dalam pelajaran matematika di sekolah dan telah disesuaikan dengan kurikulum. Dengan Metode Sakamoto, akan diajarkan kepada murid sekolah dasar agar dapat dan dengan cepat menyelesaikan soal tersebut. Dengan Metode Sakamoto juga murid sekolah dasar dapat dengan mudah mengetahui kalau jawaban dari pertanyaan di atas adalah harga sebuah cincin Rp 3.500 dan harga sebuah kalung Rp 3.000. ''Metode Sakamoto ini sangat sederhana dan mudah dimengerti. Sangat cepat dan akurat dalam memecahkan soal dengan pemikiran logis analitis," jelas Marianawati Purnomo, Direktur PT Sakamoto Indonesia Perdana saat acara Grand Launching Sakamoto Method Japanese Mathematics Center, di Azalea Hall Clarion Hotel Makassar, Sabtu (1/3). Marianawati menambahkan dengan metode yang diperkenalkan di Indonesia sejak Oktober 2001 itu, murid pun tidak sekadar bisa menyelesaikan soal, melainkan lebih menyukai matematika. Lebih lanjut, Marianawati memaparkan bahwa penerapan metode Sakamoto pada mata pelajaran matematika khusus siswa SD tersebut berfokus pada soal cerita yang berbobot nilai tinggi di sekolah. ''Itu juga sudah disesuaikan dengan kurikulum yang kini diterapkan. Yaitu kurikulum tingkat satuan pendidikan," katanya di hadapan undangan yang kebanyakan orangtua yang memiliki anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu. Dalam pemaparannya, Marianawati menjelaskan ada tiga langkah dalam penerapan metode sakamoto tersebut. Pertama, G.R. (grasp the relation). Yaitu cara untuk memahami soal, susun data, dan mencari hubungan antardata. Kedua, Diagram. Yaitu memperjelas inti permasalahan dalam bentuk diagram sehingga timbul logika pemecahan. Ketiga, writing. Yaitu penulisan persamaan dari diagram dalam bentuk angka-angka untuk memperoleh jawaban soal. Sedangkan manfaat yang bisa didapatkan dari penerapan Metode Sakamoto ada lima poin. 'Pertama, manfaat Metode Sakamoto ini dapat membangun kemampuan berpikir logis analitis. Kedua, membangun pengertian konsep dan aplikasinya serta pola pikir kreatif," kata Marianawati. Ketiga, mengajarkan kepada murid cara terstruktur dan sistematis dalam menyelesaikan soal dengan mudah, teliti dan cermat. Keempat, meningkatkan performansi dan fondasi murid dalam pelajaran matematika. Manfaat kelima, dengan Metode Sakamoto, dapat membangun pengertian konsep dan palikasinya terhadap soal matematika. "Tidak ada lagi fobia matematika. Matematika akan menjadi sahabat setiap murid sekolah dasar.(*)* Tribun Timur, Selalu yang Pertama <http://www.tribun-timur.com/> Ada peristiwa menarik? SMS www.tribun-timur.com di 081.625.2233 email: [EMAIL PROTECTED] Hotline SMS untuk berlangganan koran Tribun Timur, Makassar (edisi cetak) : 081.625.2266. Telepon: 0411 (8115555) (*rex*) -- ********************************** Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist ************************************
