barusan nonton. memang bener cho chang biasa aja. malah lebih cakep luna lovegood dan ginny. dan luna pas banget, always dreamy.
overall gue bilang mayan. but then again film yang ada gary oldman emang buat gue pasti mayan. dari seluruh film harpot, gue bilang ini nomer dua terbagus setelah prisoner of azkaban. dengan catatan, gue nyaris lupa cerita bukunya sehingga bisa menikmati apa adanya. seperti soal patung centaur yang rusak, lha iyalah rusak, wong diperlihatkan dumbledore dan voldemort adu sihir, dan merusak ministry of magic, terlepas dari apa sebenarnya yang tertulis di buku. kayaknya gara2 gue masih fresh baca LOTR return of the king, gue merasa versi filmnya kurang ok. mungkin akan lain jika gue belum atau sudah lupa isi ceritanya. ini juga yang mungkin banyak mempengaruhi penilaian orang lain terhadap film harpot ini. buat gue yang paling nempel banget di kepala soal buku order of the phoenix adalah tega banget si sirius dimatikan, dan versi filmnya keliatan banget kok betapa emosionalnya harry saat sirius kena avada kedavra-nya bellatrix (pas nonton gue penasaran siapa sih si bellatrix ini, sering banget rasanya gue lihat di film yang pernah gue tonton, pas nunggu credit title baru inget halah si helena bonham carter). nah yang ada di buku tapi gak ada di film itu adalah cermin pemberian si sirius ke harry, yang fungsinya sebagai alat komunikasi antara mereka berdua. ini di buku beneran plot hole, karena sebenarnya harry bisa pakai cermin itu buat komunikasi ke sirius, eh tapi malah harus pake floo network di ruangannya umbridge. nah berhubung di film gak pernah disebutin soal cermin ini, jadinya plot hole ini nggak ada di versi film. -- things left unsaid, http://ryosaeba.wordpress.com maxgain scams, http://maxgain.wordpress.com
