Maaf, hanya berbagi cerita saja...

Hanya melepaskan "uneg-unge"...



Ini terjadi lagi. Orang tua dari salah satu tetangga saya yang berasal dari
Purworejo-Jawa Tengah. Beliau meninggal sebelum saya sempat memberikan OU TEA
kepada beliau.



Ceritanya begini...

Minggu sore kemarin, saat saya pulang dari rumah salah seorang saudara. Orang
tua tetangga saya masuk ICU RS.PKU Muhammadiyah Yogyakarta
karena serangan jantung dan stroke. Sebelumnya beliau (almarhum) dirawat di RSD
Purworejo. Setelah shalat Magrib, saya dan istri berbincang-bincang dengan anak
menantunya (tante wulan). Saya sempat menanyakan, apakah Mbah Poer (ayah dari
tante Wulan) sudah menawarkan OU TEA kepada beliau (almarhum) untuk
mengkonsumsi OU TEA? Tidak dijawabnya. 



Dalam hati saya, sudah  ada niatan untuk memberikan OU TEA
milik saya. Bahkan saya berencana esok hari akan menjenguk beliau dengan
membawakan 1 thermos OU TEA siap minum. Tengah malamnya, tante
wulan dan om Widodo mendapat telepon, agar segera ke RS. Saya tidak tahu ada
apa gerangan...



Keesokan pagi, saya berencana menjenguk beliau (almarhum). Untuk itu, saya
kirim SMS kepada om Wid untuk mengetahui posisi dan keadaan ortunya. Namun sms
saya tidak dibalas. Saya minta istri saya untuk menelepon nomor fleksi tante
wulan, lagi-lagi tidak tersambung. Istri saya pun berkata, "jangan-jangan
udah meninggal pa. Soalnya nggak mungkin tante dan om nggak pulang pagi ini,
pasti ada apa-apa. Paling nggak mereka pulang untuk memandikan baby mereka
(usia 2 bulan)". Tapi saya bilang, "akh Ma, jangan ngomong begitu,
gak baik lho..."



Siangnya, istri saya mencoba telepon ke hape Om Wid, tapi tidak diangkat
malahan ditutup. Nggak lama kemudian, saya dapat sms dari om Wid. Om Wid
bilang, ayahnya udah "nggak ada"...



Saya hanya bisa menghela nafas panjang...

Istri saya berkomentar "Pa, kejadian lagi. Niat baik papa nggak
kesampaian. Keburu Allah menjemput beliau (almarhum)..."



Yah...hal ini pernah terjadi dengan istri Om
saya sendiri yang terserang kanker rahim. Dahulu saya sudah mengirimkan OU TEA
untuk dikonsumsi. Tapi dari pihak keluarga belum memiliki keyakinan dan
keberanian untuk meminumkan teh hitam ini kepada tante saya (almarhummah).
Keburu, almarhummah di jemput sang Khaliq...



Inilah yang namanya ajal. Tidak seorangpun tahu kapan Allah SWT akan
"mejemput".

OU TEA
juga bukanlah segalanya, bukan pula obat dari semua penyakit.

OU TEA
hanya salah satu mahluk hidup ciptaan Allah SWT, yang kemudian Allah
"teteskan" sangat sedikit sekali dari sebesar-besarnya kebesaran
Allah...

OU TEA
hanya salah satu, tumbuhan berkhasiat yang telah diciptakanNYA...

Semua kembali kepadaNYA, karena hanya DIA Yang Maha Tahu apa yang akan terjadi
satu detik kedepan...



Do'a ku :

Ya Allah...Ampuni dosa orang-orang yang telah "mendahului" kami, juga
dosa-dosa setiap orang yang telah ditinggalkan...

Terimalah setiap amal perbuatan baik mereka yang mendahului dan tabahkan kami
yang ditinggalkan... 

Amin...



Regards,
 Suhendra
 Owner [of] http://sehatkaya.net , OU TEA | Rahasia Sehat dan Kaya Ala Cina Kuno
 Jl. Godean Km. 4,5 Gg.Kenanga No.157
 Rt.05 Rw.01 Dn.Patran, Ds.Banyuranden
 Kec.Gamping, Kab Sleman
 Yogyakarta (55293)
 HP : 0819-1905-2820


      

Reply via email to