Itu lah bahaya nya investasi paper asset yang penuh dengan counter party 
risks.Paper asset banyak di pengaruhi institutional/ counter party risks.. 
kalau counter party risks default atau collapse, bisa jadi worthless investasi 
nya.
Those banks should have invested in hard assets, things they can touch and no 
one can take it away from them nor manipulate their intrinsic values :)
--- Pada Sel, 16/12/08, Hendri Cendra Arcan <han...@gmail.com> menulis:
Dari: Hendri Cendra Arcan <han...@gmail.com>
Topik: [obrolan-bandar] Bank-Bank Besar Akui Terkena Aksi Madoff
Kepada: "obrolan-bandar" <obrolan-bandar@yahoogroups.com>
Tanggal: Selasa, 16 Desember, 2008, 9:47 AM










 






    
            http://www.kompas. com/read/ xml/2008/ 12/16/09191864/ Bank-Bank. 
Besar.Akui. Terkena.Aksi. Madoff



Kompas.com, Selasa, 16 Desember 2008 | 09:19 WIB

MADRID, SENIN - Bank-bank di seluruh dunia mulai menghitung potensi

kerugian dari penipuan Bernard L. Madoff, seorang broker veteran dan

mantan Chairman Bursa Nasdaq. Efek ulah Madoff yang merugikan  50

miliar dollar AS dana nasabah ini bakal hebat.



Hingga kemarin, beberapa bank besar mulai mengakui investasinya dalam

produk-produk Madoff. Bank terbesar di Spanyol dan kedua di Eropa,

Banco Santander, menyatakan produk investasinya memiliki eksposur

senilai 2,33 miliar euro (3,1 miliar dollar AS) di Madoff. Bank itu

juga menginvestasikan 17 juta euro dana investasinya sendiri dalam

produk Madoff.



Dari Eropa, bank Prancis, BNP Paribas, menghitung akan rugi 350 juta

dollar euro . Tapi, Paribas mengklaim tak punya investasi langsung.

Royal Bank of Scotland (RBS) Inggris pun ikut terkena getah Madoff,

tanpa merinci total kerugiannya.



Di Asia, broker top Jepang, Nomura, mengakui bakal menghadapi kerugian

27,5 miliar euro (302 juta dollar AS). Masih dari Asia, institusi

keuangan Korea Selatan mungkin juga rugi 100 juta dollar AS akibat

skandal Madoff.



Harian Financial Times melaporkan, HSBC dan Union Bancaire Privee

Swiss, mungkin juga tersandung Madoff. HSBC akan terkena sekitar 1

miliar dollar AS karena bank itu memberi pinjaman kepada klien

institusi, terutama hedge fund, yang membenamkan duitnya pada produk

Madoff. Sayang, kedua bank itu masih bungkam.



Yang jelas, skandal Madoff memaksa otoritas pasar modal dan perbankan

di berbagai negara menelusuri jejak penipuan Madoff di negara mereka.

Sebagai contoh, badan pengawas pasar modal Italia, Consob, mulai

menyelidiki dampak skandal Madoff terhadap sistem finansial negara

itu. Bank sentral Spanyol, Bank of Spain, juga melakukan langkah

serupa guna mencari tahu efeknya terhadap perusahaan Spanyol.



Sejauh ini, Securities and Exchange Commission (SEC) terus memeriksa

Madoff. SEC menemukan, Madoff menjalankan skema Ponzi itu lewat

institusi manajemen dana ilegal dan bisa menyeret tersangka lain.



Dua orang karyawan Madoff mengungkapkan, Madoff menjalankan bisnis

konsultasi investasi dari kantornya di lantai 17. Ia jarang muncul di

lantai 18 dan 19, kantor unit trading dan administrasi perusahaan.



Rika Theo


      

    
    
        
         
        
        




        




        
        


        
        
        




      Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari 
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Kirim email ke