Sedikit menambahkan saja mbah... :-)

Materinya embah agak berat nich kayanya...he he he....

by pass jika tdk perlu.....

Pengendalian Emosi menurut saya sangat terkait dengan Kesabaran.
Dan Kesabaran itu adalah olah dari pengertian. :-)
bukan sifat.

bukan ditingkatkan kesabarannya tapi lebih diperdalam pengertian yg
akan dapat membuat kita sabar dengan sendirinya.... :-)

Digdaya tanpa aji....:-)

Mario Teguh 13 Des 08 (4/6)

http://www.youtube.com/watch?v=9Ih5Sy1Nq0I



BAIKLAH, BAIKLAH

Seorang gadis di kampung nelayan hamil di luar nikah, Setelah
berkali-kali dipukuli, karena takut.
akhirnya ia mengaku bahwa bapak dari anak yang dikandungnya adalah
Guru Zen yang merenung 
sepanjang hari di dalam kuil di luar desa.

Orangtua si gadis bersama banyak penduduk desa beramai-ramai menuju kuil. 
Dengan kasar mereka menyerbu Guru yang sedang berdoa. 
Mereka menghajarnya karena kemunafikannya dan menuntut bahwa ia
sebagai bapak anak itu 
wajib menanggung biaya untuk membesarkannya. 

Sang Guru hanya menjawab, 'Baiklah, baiklah.' :-)

Setelah orang banyak pergi meninggalkannya, 
ia memungut bayi itu dari lantai. 
Ia minta supaya seorang ibu dari desa memberi anak itu makan 
dan pakaian serta merawatnya atas tanggungannya.

Sang Guru itu jatuh namanya. Tidak ada lagi orang yang datang untuk
meminta wejangan lagi.

Ketika peristiwa itu sudah berlalu satu tahun lamanya, 
gadis yang melahirkan anak itu tidak kuat menyimpan rahasianya lebih
lama lagi. 

Akhirnya ia mengaku, bahwa ia telah berdusta. 
Ayah anak itu sebetulnya adalah pemuda tanggung di sebelah rumahnya yg
sudah kabur 3 bulan yg lalu. 

Orangtua si gadis dan para penduduk kampung amat menyesal. 
Mereka bersembah sujud di kaki Guru untuk mohon maaf dan meminta
kembali anak tadi. 
Guru kemudian mengembalikan anak tsb yg sudah berumur 1 tahun dan
hanya mengatakan : 'Baiklah. Baiklah!' :-)


Kehilangan nama? Nope. :-)
Hal itu tdk banyak berbeda dengan kehilangan kontrak yang kita tanda
tangani dalam mimpi.

Satu-satunya martabat yang sejati adalah martabat yang tidak
terendahkan oleh sikap tidak hormat orang lain 
Engkau tidak mengurangi keagungan air terjun Niagara dengan meludahinya.



KEPASTIAN PADA MATA UANG

Jendral Jepang termasyhur, Nobunaga, memutuskan untuk menyerang,
meskipun jumlah prajuritnya hanya sepersepuluh dari jumlah prajurit
musuh. Ia yakin bahwa ia akan menang, tetapi para prajuritnya merasa
sangsi.

Dalam perjalanan menuju peperangan, mereka berhenti di sebuah kuil
Shinto. Sesudah berdoa di dalam kuil, Nobunaga keluar dan berkata:
'Sekarang, aku akan melemparkan mata uang. Jika gambar kepala yang
kelihatan, kita akan menang. Kalau angka yang kelihatan, kita akan
kalah. Nasib akan terungkap sekarang.'

Ia melempar mata uang. Tampak gambar kepala. Para prajurit begitu
bersemangat maju perang, hingga mereka menang dengan mudah.

Hari berikutnya seorang ajudan berkata kepada Nobunaga: 'Tak seorang
pun dapat rnengubah nasib yang sudah ditakdirkan untuknya.' 'Memang
betul,' kata Nobunaga, sambil menunjukkan mata uang rangkap, yang
kedua sisinya bergambar kepala.

Kekuatan doa? Kekuatan takdir? Ataukah kekuatan iman yang yakin bahwa
sesuatu akan terjadi?






--- In obrolan-bandar@yahoogroups.com, "jsx_consultant"
<jsx-consult...@...> wrote:
>
> Dua hari yang lalu di Cable TV ada film tentang anak dan bapak
> jago poker. Si bapak juara maen poker nasional, dan si anak
> dari kecil diajarin maen poker didapur dengan taruhan 1, 5, 10 sen.
> 
> Si anak tumbuh jadi jago poker tetapi nasibnya jelek ampe ludes
> semuanya. Tapi karena dia merasa jago maen poker, dia engga ragu
> minjem termasuk ngambil duit dari dompet pacar untuk maen lagi. 
> Tapi karena dia tambah NAPSU/EMOSI dia malah tambah ludes.
> 
> NASIBNYA baru berubah ketika dia sadar bahwa Keahlian yang dia
> punya tidak berarti jika dia tidak bisa mengontrol EMOSI. Akhirnya
> dia bisa menjadi salah satu juara Poker nasional.
> 
> Ini cuman film, bisa bener atau tidak. Tapi apa yang diceritakan
> film ini BENAR adanya untuk maen FILM atau SAHAM.
> 
> Jika pada suatu SAAT anda merasa:
> - Kalah berat, Sial, Stress, Tidak bisa konsentrasi, bimbang,
>   ragu maka sebaiknya anda MUNDUR DULU dari Trading saham.
> - Keahlian setinggi apapun akan 'hilang' JIKA secara emosi
>   anda tidak siap.
> 
> Untuk membuktikan ini, coba anda SIMULASIKAN:
> - Trading pake duit GEDE dan
> - Trading boongan (Paper Trading).
> 
> Anda akan merasakan bedanya, untuk GAIN di pasar modal itu engga
> perlu SKILL YG LUAR BIASA, cukup BASIC TRADING SKILL dan EMOSI 
> YG MANTAP. 
> 
> Coba tanya ama engkong SB kalo engga percaya, ini engkong duitnya
> banyak jadi engga pernah STRESS kalo maen, sedangkan Trader
> kecil yg duitnya PAS PASAN selalu KEGOCEK bandar karena maen
> mereka trading dengan TEGANG, abis duit belanja dipake trading... 
> hehehe...
> 
> Masih engga percaya EMOSI NO 1, Coba perhatiin cowo yang lagi
> mau nembak cewe cakep, sampe ada yg jadi gagap, salah tingkah,
> engga bisa mikir. Orang dengan IQ berapapun akan jadi DONGO
> kalo secara psikologis orang tsb tidak siap atau terganggu.
> 
> Jadi setiap mau Trading, anda tanya ama diri sendiri:
> - Apakah saya hari ini FIT secara mental untuk trading ?.
> 
>  
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>   
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> --- In obrolan-bandar@yahoogroups.com, "y_dizz" <y_dizz@> wrote:
> >
> > Hahaha... Kalo saya sih :
> > 
> > 1. Kudu seneng ama trading --> UDAH KECANDUAN MALAH
> > 
> > 2. Kudu sabar, tabah dan tawakkal
> > 
> > 3. Berlatih pasrah , ikhlas --> UDAH PASRAH KOK, DOW MAU -10%, OIL 
> > MAU KE $25, TERSERAH.... Kekekek
> > 
> > 4. Rajin puasa --> KEMARIN PAS IHSG DIBANTING DARI 2000an KE 1100 
> > JUGA UDAH PUASA MAKAN ENAK, HABIS NGGAK ADA DUIT...
> > 
> > Syarat yang ke-2 itu yang saya belum punya, mudah2an nanti seiring 
> > bertambahnya usia jadi lebih SABAR. Maklum darah muda, masih 
> panasan.
> > 
> > 
> > 
> > --- In obrolan-bandar@yahoogroups.com, Pengamat Market 
> > <kalipatullah@> wrote:
> > >
> > > he..he....Elliot wave yang model asleinya sih udh ilang pak..
> > > 
> > > Tapi prinsip2 dasarnya seperti penyertaan volume dan oscilator 
> yang 
> > tidak boleh ditinggalkan
> > > 
> > > Kata guru saya waktu saya bertapa di gunung sindara dan sumbing.
> > > Kalau mo belajar Elliot dan mau dipakai buat trading harus 
> > menguasai semua aspek2 dalam TA antara lain tingkatannya sbb:
> > > 
> > > 1. Traditional chart pattern
> > > 2. Volume analysis
> > > 3. Indicator Technical Analysis
> > > 4. Fibonacci dkk
> > > Setelah bisa gabungin ke 4 hal di atas baru masuk ke
> > > 
> > > 5. Elliot wave pattern
> > > 6. Menggabungkan elliot wave pattern dengan 4 hal sebelumnya
> > > 7. Counting the wave
> > > 8. Trading/ predicting with Elliot wave..
> > > 
> > > Terus terang kalo disuruh sampai ke level 8 nnya itu yang susah 
> dan 
> > memakan waktu lama
> > > 
> > > Kata guru saya juga kalau mau serius belajar sih ada syarat2 nya 
> > yang lain:
> > > 1. Kudu seneng ama trading
> > > 2. Kudu sabar, tabah dan tawakkal
> > > 3. Berlatih pasrah , ikhlas 
> > > 4. Rajin puasa
> > > baru nanti di mandiin pakai kembang 100 rupa 
> > > 
> > > Dan yang paling penting setelah khatam tuh ilmu kudu bisa dipake 
> > buat perang (trading), kalau gk, bisa  mubazir dah belajar lama2 
> dan 
> > kemringet gk kepake buat perang...
> >
>


Kirim email ke