*Happy Valentine.[?]

Elaine**
*
2009/2/14 y_dizz <y_d...@mail2web.com>

> Kita ini BANGSA BODOH TAPI SERAKAH, belum siap lah kita mewujudkan
> iklim investasi yang kondusif seperti di Singapura dan Hongkong.
> MENDING NABUNG DI BAWAH BANTAL AJA..!!!
>
> Apakah Anda berani menginvestasikan uang yang telah anda kumpulkan
> dari tetesan keringat Anda bertahun2 di negara yang tidak memiliki
> perlindungan hukum yang kuat kepada para investornya? Regulator
> seperti Bapepam & BEI hanyalah sekumpulan orang2 tolol antek BD.
> Lihatlah betapa lambatnya mereka menangani kasus SP dan Antaboga,
> belum lagi akuisisi tidak wajar yang dilakukan management Bumi
> Resources. Padahal Pak Rully sudah susah payah bikin KIPS-BUMI, tapi
> sepertinya pihak Bapepam-LK tidak bersikap kooperatif.
>
> Kasus HR ini bukanlah yang pertama, silahkan googling tentang
> penipuan2 yang dilakukan oleh sekuritas di Indonesia, dan saya yakin
> juga bukan yang terakhir.
>
> Mark Mobius memang pernah bilang, berinvestasi di emerging markets
> menjanjikan keuntungan yang lebih tinggi, namun resikonya juga tidak
> kalah besar. Jangan heran kalo investasi Anda mendadak lenyap tak
> berbekas karena mental SDM-nya yang masih bobrok, ditambah lemahnya
> regulasi & birokrasi yang busuk.
>
> Regards,
> Yudizz
>
>
> --- In obrolan-bandar@yahoogroups.com, "Kidod25" <kido...@...> wrote:
> >
> > Woi bapepam mending bubarin aje kalau ga jelas perannya, ayo teman2
> buat tekanan agar kasus2 ini segera diselesaikan!!! Sebelum korban2
> lain berjatuhan
> >
> > --- In obrolan-bandar@yahoogroups.com, Cumi Goreng Tepung
> <cumienak@> wrote:
> > >
> > > Semoga tidak ada nasabah SP yang bernasib seperti ini. Ayo
> BAPEPAM-LK,
> > > segera selesaikan kasus SP!
> > >
> > > ---
> > >
> > > http://m.detik.com/read/2009/02/14/152501/1084901/5/tragis-
> nasabah-bank-century-jambi-bunuh-diri<http://m.detik.com/read/2009/02/14/152501/1084901/5/tragis-%0Anasabah-bank-century-jambi-bunuh-diri>
> > >
> > > Sabtu, 14/02/2009 15:25 WIB
> > > Tragis, Nasabah Bank Century Jambi Bunuh Diri
> > >
> > > Suhendra : detikFinance
> > >
> > >   detikcom - Jambi, Gagal menagih dana reksa dana Rp 125 juta yang
> > > dibeli melalui Bank Century, seorang nasabah Bank Century di Jambi
> > > bernama Sayuti Michael yang mengalami setress berat mengakhiri
> > > hidupnya dengan bunuh diri.
> > >
> > > Korban Sayuti Michael (47 tahun) beralamat di Jalan Halim
> > > Perdanakusuma No 2 RT 01 Kelurahan Sungai Asam Pasar Jambi. Korban
> > > diketahui bunuh diri dengan cara terjun dari Hotel Abadi Jambi.
> > > Sebelum melompat korban sempat menenggak racun.
> > >
> > > Informasi tersebut disampaikan oleh Z.Siput, koordinator
> perwakilan
> > > nasabah korban Bank Century seluruh Indonesia yang mendapat
> laporan
> > > dari Ating, koordinator nasabah Bank Century Jambi.
> > >
> > > Menurut Siput dirinya menerima informasi dari Ating 3 jam yang
> lalu
> > > atau sekitar pukul 12.00 WIB, Sabtu (14/2/2009).
> > >
> > > "Sayuti diketahui bunuh diri pada Jumat malam setelah hari
> Jumatnya
> > > dia pergi ke Bank Century Jambi untuk mencairkan reksa dana yang
> > > dijual Bank Century. Namun Sayuti gagal mendapatkan dananya," kata
> > > Siput ketika dihubungi detikFinance, Sabtu (14/2/2009).
> > >
> > > Sepulang dari Bank Century, korban terlihat bertambah setress.
> Sayuti
> > > pernah mengatakan dirinya hidup dari uang yang ada di Bank
> Century.
> > > "Saya hidup dari uang itu, kalau enggak saya mau bunuh diri,"
> cerita
> > > Ating ke Siput.
> > >
> > > Ancaman bunuh diri tersebut ternyata benar-benar dijalankan oleh
> > > Sayuti. Korban Sayuti membeli reksa dana di Bank Century senilai
> Rp
> > > 125 juta.
> > >
> > > Siput mengakui saat ini memang banyak nasabah yang membeli reksa
> dana
> > > di Bank Century yang tertekan jiwanya.
> > >
> > > "Saya tekankan kepada pihak Century termasuk BI masalah ini harus
> > > ditangani serius. Banyak orang yang setress dan ini merugikan
> nasabah,
> > > dan saya minta masalah ini jangan digantung-gantung," katanya.
> > >
> > > Menurut Siput Bank Century sekarang malah banyak menambah nasabah
> baru
> > > tapi masalah nasabah yang lama tidak diselesaikan. "Ini masalahnya
> > > lebih-lebih dari lumpur Lapindo. Century cenderung lepas tangan,
> BI
> > > juga sama," tukasnya.
> > >
> > > (c) 2008 detikcom, All Rights Reserved.
> > >
> > > --
> > >
> > > Salam,
> > > Korban BUMI? Makan cumi saja!
> > >
> >
>
>
>
>
> ------------------------------------
>
> + +
> + + + + +
> Mohon saat meREPLY posting, text dari posting lama dihapus
> kecuali diperlukan agar CONTEXTnya jelas.
> + + + + +
> + +Yahoo! Groups Links
>
>
>
>

<<B0C.gif>>

Kirim email ke